Pondok Modern Darussalam Gontor yang dipimpin KH Amal Fathullah Zarkasyi saat ini wafat, seperti di umumkan oleh tirto.id. Ia dilahirkan pada 4 November 1949 dan merupakan putra keempat dari Imam Zarkasyi yang juga salah satu pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.
KH Amal Fathullah meraih gelar Sarjana Muda di Institut Pendidikan Darussalam (IPD) PMDG pada tahun 1973. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Sarjana Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya. Kemudian Magister Filsafat Islam diperoleh dari Fakultas Darul Ulum Cairo University Mesir pada 1987.
Kemudian KH Amal Fathullah menyabet gelar Doktor bidang Aqidah dan Pemikiran Islam, Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya Kuala Lumpur Malaysia (2006). Setelah itu, ia menjadi seorang Guru Besar bidang Ilmu Aqidah di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mulai 2014.
KH Amal Fathullah juga pernah dipercaya sebagai Pembantu Rektor III Institut Studi Islam Darussalam (ISID) periode 1996-2000 serta Pembantu Rektor IV ISID (2006-2014). Ia mengawali karier sebagai guru Kuliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) Pondok Modern Gontor mulai 1969.
Selain itu, KH Amal Fathullah dikenal sebagai seorang pejuang pendidikan pesantren. Bahkan, ia turut serta dalam upaya agar sarjana muda lulusan Ponpes Gontor memperoleh kesetaraan dengan lulusan perguruan tinggi di Mesir.
KH Amal Fathullah meninggal pada hari Sabtu (3/1/2026) pukul 12.14 WIB, setelah mengalami sakit batu ginjal, patah tulang, hingga usus buntu.
KH Amal Fathullah meraih gelar Sarjana Muda di Institut Pendidikan Darussalam (IPD) PMDG pada tahun 1973. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Sarjana Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya. Kemudian Magister Filsafat Islam diperoleh dari Fakultas Darul Ulum Cairo University Mesir pada 1987.
Kemudian KH Amal Fathullah menyabet gelar Doktor bidang Aqidah dan Pemikiran Islam, Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya Kuala Lumpur Malaysia (2006). Setelah itu, ia menjadi seorang Guru Besar bidang Ilmu Aqidah di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mulai 2014.
KH Amal Fathullah juga pernah dipercaya sebagai Pembantu Rektor III Institut Studi Islam Darussalam (ISID) periode 1996-2000 serta Pembantu Rektor IV ISID (2006-2014). Ia mengawali karier sebagai guru Kuliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) Pondok Modern Gontor mulai 1969.
Selain itu, KH Amal Fathullah dikenal sebagai seorang pejuang pendidikan pesantren. Bahkan, ia turut serta dalam upaya agar sarjana muda lulusan Ponpes Gontor memperoleh kesetaraan dengan lulusan perguruan tinggi di Mesir.
KH Amal Fathullah meninggal pada hari Sabtu (3/1/2026) pukul 12.14 WIB, setelah mengalami sakit batu ginjal, patah tulang, hingga usus buntu.