Alex Marquez: "Aprilia Membuat Banyak Kesalahan, Ducati Harus Berbenah"
Pada acara peluncuran tim Gresini di Kuala Lumpur, Alex Marquez menegaskan bahwa pabrikan Borgo Panigale harus segera meningkatkan performa motor Desmosedici. Pembalap yang menempati posisi kedua di klasemen musim lalu ini menilai bahwa Aprilia membuat kesalahan-kesalahan besar dalam pengujung tahun lalu.
Kesalahan tersebut menyebabkan pabrikan Italia tersebut gagal untuk merebut kemenangan, melawan pesaing yang semakin meningkat. Alex Marquez, yang dipasangkan di Ducati, percaya bahwa Aprilia memiliki kesempatan besar untuk menjadi permainan utama di MotoGP 2026.
"Kami memperjuangkan posisi kedua dengan penuh energi, tetapi pada akhirnya kami gagal untuk merebut kemenangan. Namun, kami tidak menyerah," kata Alex Marquez dalam acara peluncuran tim Gresini.
Pada musim 2025, Ducati berhasil meraih posisi kedua di klasemen secara bersamaan dengan tim sukses ini. Namun, pada balapan-balapan terakhir, Alex percaya bahwa pesaingnya mulai memangkas jarak secara signifikan. Karena itu, ia berharap rentetan inovasi baru pada tes pramusim kali ini bisa membuat Desmosedici tetap menjadi motor terkuat di grid.
"Kami tidak ingin kembali ke situasi seperti tahun lalu. Oleh karena itu, kami harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan performa motor," kata Alex Marquez.
Dengan demikian, Alex Marquez menuntut Ducati agar segera meningkatkan kinerjanya di tahun terakhir pemberlakuan regulasi mesin 1.000cc ini. Karena itu, status baru ini memberikan rasa aman dan kedewasaan lebih dalam menghadapi persaingan di lintasan.
"Status ini memberi saya keamanan dan kematangan lebih dalam melakukan pendekatan, karena kami kini memiliki semua bahan untuk 'memasak' segalanya secara perlahan," kata Alex Marquez.
Pada acara peluncuran tim Gresini di Kuala Lumpur, Alex Marquez menegaskan bahwa pabrikan Borgo Panigale harus segera meningkatkan performa motor Desmosedici. Pembalap yang menempati posisi kedua di klasemen musim lalu ini menilai bahwa Aprilia membuat kesalahan-kesalahan besar dalam pengujung tahun lalu.
Kesalahan tersebut menyebabkan pabrikan Italia tersebut gagal untuk merebut kemenangan, melawan pesaing yang semakin meningkat. Alex Marquez, yang dipasangkan di Ducati, percaya bahwa Aprilia memiliki kesempatan besar untuk menjadi permainan utama di MotoGP 2026.
"Kami memperjuangkan posisi kedua dengan penuh energi, tetapi pada akhirnya kami gagal untuk merebut kemenangan. Namun, kami tidak menyerah," kata Alex Marquez dalam acara peluncuran tim Gresini.
Pada musim 2025, Ducati berhasil meraih posisi kedua di klasemen secara bersamaan dengan tim sukses ini. Namun, pada balapan-balapan terakhir, Alex percaya bahwa pesaingnya mulai memangkas jarak secara signifikan. Karena itu, ia berharap rentetan inovasi baru pada tes pramusim kali ini bisa membuat Desmosedici tetap menjadi motor terkuat di grid.
"Kami tidak ingin kembali ke situasi seperti tahun lalu. Oleh karena itu, kami harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan performa motor," kata Alex Marquez.
Dengan demikian, Alex Marquez menuntut Ducati agar segera meningkatkan kinerjanya di tahun terakhir pemberlakuan regulasi mesin 1.000cc ini. Karena itu, status baru ini memberikan rasa aman dan kedewasaan lebih dalam menghadapi persaingan di lintasan.
"Status ini memberi saya keamanan dan kematangan lebih dalam melakukan pendekatan, karena kami kini memiliki semua bahan untuk 'memasak' segalanya secara perlahan," kata Alex Marquez.