Kerek Ekspor, Kemendag 'Jodohkan' Pengusaha Jepang-Pemasok Lokal

Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru-barulah menggelar pertemuan bisnis antara penyuplai Indonesia dengan perusahaan retail dan trading dari Jepang. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama kedua negara tersebut dalam hal ekspor Indonesia.

Menurut Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, ada empat perusahaan Jepang yang akan dipertemukan dengan 31 perusahaan di dalam negeri. Tujuannya adalah agar bisa mengimpor produk-produk dari Indonesia ke Jepang.

Fajarini menjelaskan bahwa produk-produk yang diimpor tersebut berasal dari berbagai sektor, seperti furnitur, kosmetik, dekorasi rumah, kecantikan, serta otomotif. Penyuplai-penyupli dari Indonesia akan membawa produk-produk mereka ke Jepang dengan mendapatkan dukungan dari partner-perusahaan di dalam negeri.

Fajarini juga menjelaskan bahwa pertemuan ini akan digelar setiap bulan dan bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Jepang. Namun, beliau tidak menyebutkan apa-apa tentang target nilai transaksi dari pertemuan tersebut.

Dengan demikian, kedua negara ini akan dapat lebih berkolaborasi dalam hal ekspor Indonesia dan meningkatkan produk-produk yang diimpor ke Jepang.
 
Mungkin nanti kita akan menjadi mangkal barang-barang di Jepang aja, kapan sih produk-produk dari Indonesia bisa maju? Nanti siapa yang jadi pelanggan utama ya, siapa aja kalau kita tidak punya banyak pasar? Biar-biar pertemuan bisnis ini itu bisa berjalan dengan baik, harus ada batasan sih tentang nilai transaksi yang nanti diimpor ke Jepang, sih...
 
Aku pikir ini gampang banget, nih 🤔. Kamu bayangkan kalau Indonesia bisa jadi produsen utama untuk Jepang, sih? Mereka akan sangat senang dengan produk-produk kami, kayaknya 😊. Tapi, aku khawatirin, apa kira-kira strategi dari Kemendag ini? Apakah mereka benar-benar ingin meningkatkan kerja sama kedua negara atau hanya cari cara untuk mengembangkan ekonomi kita sendiri? 🤷‍♂️. Aku masih curiga tentang target nilai transaksi yang ditawarkan, tapi mungkin aku salah, kan? 😅.
 
Aku senang sekali dengar kalau Kemendag ngeluncurin program bisnis antara Indonesia & Jepang! Itu gampang banget dibilang, kan?

Aku pikir itu sangat bagus karena kalo kita banyak buat produk-produk yang berkualitas tapi tidak pernah diimpor ke luar negeri, tentu saja akan membuat kerja sama kedua negara kita semakin kuat!

Kita harus berharap agar produk-produk kita bisa dipertimbangkan oleh perusahaan-perusahaan Jepang untuk diimpor ke Jepang. Kalo begitu, itu artinya kerja sama kita dengan Jepang pun akan lebih baik dan kita bisa meningkatkan nilai ekspor Indonesia! 🙌
 
ini bikin aku senang banget! kalau kemendag bisa mendapatkan kesempatan untuk mengimpor produk-produk dari indonesia ke jepang, tentu saja akan memberi manfaat bagi banyak orang nih... seperti kita yang suka beli barang-barang keren dari luar negeri, tapi sekarang aja bisa ditemukan di pasar-pasar di dalam negeri... tapi sepertinya masih perlu dicari cara untuk mengimpor dengan harga yang tidak terlalu mahal, ya...
 
Gue penasaran sih apa hasilnya dari pertemuan bisnis ini... Sepertinya sudah ada 4 perusahaan Jepang yang akan bertemu dengan 31 perusahaan di dalam negeri, tapi gue tidak tahu sih bagaimana caranya ini bisa beresolusi. Kalau produk-produk Indonesia mau dipasarkan ke Jepang, apa nilai transaksi targetnya? Gue harap kedua negara ini bisa lebih berkolaborasi dan meningkatkan ekspor Indonesia, tapi gue juga takut sih ada masalah dalam proses import yang bisa terjadi...
 
Gue pikir ini bagus banget ya! Kalo kita bisa mengimpor produk-produk Indonesia ke Jepang, tentu saja keuntungannya akan besar banget. Kita bisa jadi lebih kompetitif di pasar internasional dan membuat perekonomian kita semakin kuat 🤑. Tapi, siapa tahu ada yang tidak jelas tentang target nilai transaksi dari pertemuan ini? Gue harap Kemendag bisa memberikan informasi yang lebih jelas nanti 💡.
 
Pokoknya, kalau kita gini serius dengan eksport, nanti kita bisa jadi kaya aja 🤑. Pertemuan ini penting banget, tapi siapa tahu apa target nilai transaksi itu? Mereka nggak bilang apa-apa tentang itu. Saya hanya harap produksi kita bisa naik dan tidak ada lagi masalah dengan impor produk asing, apalagi dari Jepang yang jauh banget 🕰️.
 
Gue pikir ini penting banget! Kemudian kan apa yang terjadi kalau tidak ada kerja sama seperti ini? Kalau kita jadi semakin bergantung pada impor, kayaknya kita akan sulit meningkatkan nilai tumbuh ekonomi kita sendiri. Misalnya kalau perusahaan Jepang bisa mendapatkan produk-produk kami dengan harga yang lebih murah, gue rasa mereka juga harus siap untuk membayar dengan harga kompetitif ya? Dan juga ini bisa memberikan kesempatan bagi para penyuplai dari Indonesia untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menjual produk-produk ke luar negeri.
 
Maksudnya sih apa artinya nih? Pertemuan bisnis antara Indonesia dan Jepang itu apa ya? Kalo kayak gini, kalau produksi Indonesia bisa masuk ke pasar Jepang, biarlah, tapi kita harus yakin bahwa pasaran Jepang itu bukan mainan, ya. Kalau kalo kita buat kerja sama dengan Jepang nih, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekspor Indonesia, tapi gak ada kata pasti sih, karena pasaran itu sangat berbeda-beda, kan?
 
aku pikir itu bagus banget... kalau bisa naikkan nilai impor dan export kita bisa semakin kuat ekonomi kita 🙌. tapi, aku sedikit curious, apa targetnya dari pertemuan ini? apakah ada jaminan bahwa produk-produk yang diimpor ke Jepang tidak akan digabung dengan produk lain? 💡
 
kembali
Top