Kepala Sekolah di SMA Vons Fitae Tewas dalam Kecelakaan di Tol Ungaran
Kecelakaan lalu lintas di Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, membuat satu kepala sekolah asal Jakarta Utara tewas. Terodius Heru Sucahya, 2 Marsudirini Koja, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke tanah akibat kecelakaan lalu lintas. Menurut laporan kepolisian yang diterima Tirto, korban mengalami luka cedera pada kepala dan lecet pada kaki sebelah kiri.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. "Korban merupakan kepala sekolah", kata Lingga saat dikonfirmasi wartawan.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.20 WIB dan melibatkan dua kendaraan. Mobil Toyota Hiace bernomor polisi B 7047 PXU dan truk crane bernomor polisi B 9241 VB. Sopir mobil Hiace, Totot Andriyanto (56), diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak truk crane yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi (55).
Mobil Hiace tersebut mengangkut rombongan guru dari Jakarta Utara. Selain Terodius Heru Sucahya, guru-guru lainnya beruntung hanya mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis. Para korban selamat itu adalah Sundari, SilvaDitya, IgnasiusSuharno, AntoniusYuwonoTrisunu, ImanuelKotan, dan Brigita Putri Milo Deru.
Kecelakaan ini mengingatkan kita tentang pentingnya kesadaran dan kehati-hatian saat berlalu lintas. Kita harus selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara untuk menghindari insiden seperti ini.
Kecelakaan lalu lintas di Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, membuat satu kepala sekolah asal Jakarta Utara tewas. Terodius Heru Sucahya, 2 Marsudirini Koja, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke tanah akibat kecelakaan lalu lintas. Menurut laporan kepolisian yang diterima Tirto, korban mengalami luka cedera pada kepala dan lecet pada kaki sebelah kiri.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. "Korban merupakan kepala sekolah", kata Lingga saat dikonfirmasi wartawan.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.20 WIB dan melibatkan dua kendaraan. Mobil Toyota Hiace bernomor polisi B 7047 PXU dan truk crane bernomor polisi B 9241 VB. Sopir mobil Hiace, Totot Andriyanto (56), diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak truk crane yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi (55).
Mobil Hiace tersebut mengangkut rombongan guru dari Jakarta Utara. Selain Terodius Heru Sucahya, guru-guru lainnya beruntung hanya mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis. Para korban selamat itu adalah Sundari, SilvaDitya, IgnasiusSuharno, AntoniusYuwonoTrisunu, ImanuelKotan, dan Brigita Putri Milo Deru.
Kecelakaan ini mengingatkan kita tentang pentingnya kesadaran dan kehati-hatian saat berlalu lintas. Kita harus selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara untuk menghindari insiden seperti ini.