Kepsek SMA Vons Fitae Tewas dalam Kecelakaan di Tol Ungaran

Pagi ini, kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Tol Ungaran KM 426.400, Kabupaten Semarang. Kepala sekolah SMA Vons Fitae, Terodius Heru Sucahya, meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Identitas korban ini mengalami luka cedera parah pada kepala dan lecet pada kaki sebelah kiri.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan, yaitu mobil Toyota Hiace dan truk crane. Mobil Hiace dikemudikan Totot Andriyanto, sedangkan truk crane dikemudikan Andi Slamet Suwandi.

Mobil Hiace tersebut melaju dari arah Kota Semarang menuju Bawen, Kabupaten Semarang, ketika terjadi kecelakaan. Sopir Hiace diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak truk crane yang melaju searah di depannya.

Karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar, kecelakaan lalu lintas akhirnya terjadi. Berdasarkan video yang merekam pasca kecelakaan, mobil Hiace mengalami ringsek di bagian depan.

Mobil Hiace tersebut mengangkut rombongan guru dari Jakarta Utara. Selain Terodius Heru Sucahya, guru-guru lainnya beruntung hanya mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis. Korban yang selamat itu adalah Sundari, SilvaDitya, IgnasiusSuharno, AntoniusYuwonoTrisunu, ImanuelKotan, dan Brigita Putri Milo Deru.

Kecelakaan ini menunjukkan betapa pentingnya kesabaran dan konsentrasi saat mengemudi. Semoga semua korban dapat segera pulih dan aman lagi di jalan.
 
Maaf sih, tapi apa yang bisa kita lakukan ya? Si Totot Andriyanto itu, dia salah paham atau apa sih? Kadang-kadang sih mobilnya nggak mau berhenti juga, eh dia kurang konsentrasi, nggak bisa fokus. Kalau gak hati-hati lagi, siapa tahu korbannya bukan guru-guru yang beruntung itu aja... Saya rasa sih kita harus lebih waspada saat mengemudi, terutama jika kita nggak nyaman dengan lalu lintas atau kadang-kadang mobilnya ada masalah.
 
Cerita ini masih bikin saya bingung, sama aja dengan cerita lainnya yang serupa. Tol Ungaran, apa dia udah cukup aman? Kenapa ada yang terus terjadi seperti ini? Totot Andriyanto, apa dia udah berpengalaman mengemudi atau apa? Dan truk crane itu, apakah dia siap-siap untuk jalan searah juga? Saya rasa kecelakaan ini bisa dihindari jika para pengemudi lebih waspada dan sabar.
 
Gue pikir Totot Andriyanto itu malah dia yang terlalu berhati-hati saat ngecepat, kan? Dia tidak perlu menabrak truk crane karena kurang konsentrasi. Gue rasa itu salahasan kalau katakan dia kurang konsentrasi, gue pikir dia itu mungkin sedang stres karena mengantarkan rombongan guru dari Jakarta Utara.
 
ini kecelakannya sangat berat, gusah hati keluarga korban ini... tolong doang semoga terodius sucahya itu bisa segera pulih kesehatannya 🤞
 
Gue pikir Totot Andriyanto salah ngecemudi, kalau gak ya dia udah mati. Tapi kemudian gue lupa, karena siap-siap gue juga mau ngecemudi truk crane. Gue penasaran apa yang terjadi di dalam kecepatan tinggi, gue mau coba ngetesh truk crane dulu.
 
kembali
Top