Kepsek SMA Vons Fitae Tewas dalam Kecelakaan di Tol Ungaran

Kepala Sekolah SMA Vons Fitae Tewas dalam Kecelakaan di Tol Ungaran

Tewasnya kepala sekolah SMA Vons Fitae, Terodius Heru Sucahya, pada kecelakaan lalu lintas di Tol Ungaran KM 426.400, Kabupaten Semarang, Selasa (6/1/2026) pagi. Korban terkena lecet pada kaki sebelah kiri dan cedera pada kepala.

Menurut kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan mobil Toyota Hiace dan truk crane. Sopir mobil Hiace, Totot Andriyanto (56), dikatakan kurang konsentrasi saat mengemudi, sehingga menabrak truk crane yang melaju searah di depannya.

"Korban merupakan kepala sekolah", kata Lingga saat dikonfirmasi wartawan, Selasa. Seorang guru lainnya, Imanuel Kotan (35), mengalami luka nyeri pada dada, sedangkan Brigita Putri Milo Deru (36) mengalami luka robek di mulut dan hidung.

Sementara itu, Sundari (56) mengalami luka nyeri gerak pada tangan kiri, Silvaditya (46) mengalami luka nyeri gerak pada tangan kiri serta luka robek di pipi kiri, Ignasius Suharno (45) mengalami luka robek di bagian belakang kepala, dan Antonius Yuwono Trisunu (42) mengalami luka nyeri pada dada sebelah kiri.

Saat ini, kejadian ini masih menjadi sumber kekhawatiran bagi keluarga dan teman-teman korban.
 
Gue nggak terkejut banget sama hal ini! Kepala sekolah mau punya luka lecet dan cedera kepala, nggak usah berpikir siapa tahu apa yang bakal terjadi. Kalau tidak, dia bisa jadi mengambil keputusan yang nggak tepat lagi, seperti menerima gaji yang kurang atau memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya. Dan sekarang keluarga korban harus nggak sabar, rasanya ada yang terlambat buat berpikir apa-apa.
 
ini nih, kecelakaan begitu tragis, siapa tahu kalau ada cara untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi... tolong kita berdoa agar Semarang aman lagi 🙏
 
Eh gak sabarnya aja sih nih... Kepala sekolah itu jadi korban karena kesalahan sopir mobil yang konsentrasi nggak cukup banget. Kalau dia jadi sopir, pasti akan terus mengemudi dengan cepat, tapi kalau dia menjadi kepala sekolah, dia harus lebih berhati-hati dan fokus di tempat kerja. Tapi, sepertinya korban itu tidak bisa menghindar dari kematian karena kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan mobil yang melaju searah... Hmm, mungkin kalau ada sistem keamanan yang lebih baik di Tol Ungaran, ini gak bisa terjadi.
 
kejadian ini terlalu banyak korban, salah satunya kepala sekolah juga wajib dihormati 🤕. tapi apa yang pasti, truk crane itu harus lebih berhati-hati saat mengemudi di Tol Ungaran, jangan main-main aja ya 🚧. saya rasa ada kesalahan dari sopir mobil Hiace itu, kurang konsentrasi sih, kalau tidak kecelakaan ini gak terjadi apa lagi yang bisa kita lakukan untuk mencegah hal ini? 😔
 
Gue sih curiga apa yang salah sama sistem tol nggak? Kapan aja mobil truk crane di luar zona kecepatan aman? Gue tahu ada banyak pengguna tol yang already kecapa, tapi nggak ada adegan sama truk crane ya? 🤔
 
Tol Ungaran lagi-lagi jadi tempat berdarah 🚨👎 Aku benar-benar kecewa banget sih. Mereka yang ngatur lalu lintas, harus bisa menjaga keselamatan semua pengemudi dan pejalan kaki ya? 🤦‍♂️ Kita harus makin waspada dan peduli dengan segala hal nih, mulai dari transportasi hingga lingkungan sekitar kita. Semoga korban yang lainnya tidak ada masalah lagi 💕
 
Makasih tuh kiprah kepala sekolahnya yang gawa banget! 🙏 Kalo si Totot Andriyanto kurang konsentrasi saat mengemudi, mungkin harus lebih berhati-hati deh ya? 🤦‍♂️ Dan, waaahhh... truk crane itu nggak bisa diprediksi sih, tapi pasti korban yang gini ini akan jadi inspirasi bagai apek kambing siap dilahap 😅.
 
Maaf ya kalau keberuntungannya terjadi di tol, gak usah ngerasa sedih banget deh 🤕. Beliau adalah kepala sekolah yang baik, senang melihat anak-anak belajar dan berkembang. Semoga nyawanya bisa dipulihkan dan bisa kembali ke jabatannya, apa yang terjadi kalau tak ada teman-teman dan keluarga yang bisa menopang dia? 🤝
 
gak percaya banget kayaknya... terodius heru sucahya itu siapa nih? apa dia udah memiliki anak kecil atau sesuai dengan karakter kepala sekolah SMA yang mantap gak? siapa yang akan mengambil alih tugas ini nanti?
 
Okees, apa kaya di balik kecelakaan nih? Totot Andriyanto kurang konsentrasi saat mengemudi? Apakah dia udah pernah ngecewai atau kesulitan gini sebelumnya? Saya pikir truk crane itu jadi salah satu penyebab, tapi bagaimana caranya bisa truk crane bergerak ke depan sih?
 
Wahhh banget ngerasa sedih deh... Kepala sekolah itu nyangkut lelah dan harus jalan tol bareng truk crane kayak gitu. Makin serius lagi, gak baik juga si Totot Andriyanto sopir mobil Hiace yang kurang konsentrasi saat mengemudi. Pasti kalau dia lebih berhati-hati dulu nanti korban ini tidak harus wafat seperti itu. Saya harap keluarga yang terkena luka bisa sembuh cepat dan gak ada efek jangka panjang dari kecelakaan ini.
 
Gampang ngebayangin bagaimana gairah seseorang bisa hilangin kendal saat mengemudi mobil... Apa yang salah dengan Totot si sopir itu? Sudah lama banget dia mengemudi, kalau jadi pengemudi mobil truk crane, pasti sudah berpengalaman... Maka-maka bagaimana bisa kurang konsentrasi? Kenapa nggak seseorang duduk di depannya untuk memberikan tanda-tanda, eh kejadian ini bisa terjadi...
 
kira-kira apa yang ingin kita cari saat ini? hanya memanggil pasien di rumah sakit atau juga harus memikirkan bagaimana cara kita bisa mencegah hal seperti ini terjadi lagi... siapa yang bilang bahwa kehidupan ini adalah tentang keselamatan, tapi sekarang ada orang yang kehilangan nyawa karena kesalahan kecil, tolong kita untuk selalu waspada dan berhati-hati ya
 
kembali
Top