Kepala SPPG, Boleh 'Bosan' Menerima Jatah MBG? Malah Pakai Sekolah sebagai Ruang Karaoke!
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, memberikan instruksi yang ketat kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kepala SPPG harus rajin berkunjung ke sekolah-sekolah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG-nya. Ini untuk memastikan data yang akurat dan tidak ada kesalahan.
Misalnya, di Kabupaten Banyuwangi, terdapat sebuah SDN yang menerima jatah MBG sebanyak 63 porsi. Namun, karena Kepala SPPG tidak datang berkunjung ke sekolah itu, sehingga tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Hasilnya, sekolah itu dipakai sebagai ruang karaoke dan tidak ada aktivitas belajar mengajar.
Sementara itu, Nanik juga menekankan pentingnya Kepala SPPG melakukan koordinasi dengan guru serta memantau perkembangan anak-anak penerima manfaat. "Jangan sampai terulang kasus seperti di Madura," ujarnya.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, memberikan instruksi yang ketat kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kepala SPPG harus rajin berkunjung ke sekolah-sekolah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG-nya. Ini untuk memastikan data yang akurat dan tidak ada kesalahan.
Misalnya, di Kabupaten Banyuwangi, terdapat sebuah SDN yang menerima jatah MBG sebanyak 63 porsi. Namun, karena Kepala SPPG tidak datang berkunjung ke sekolah itu, sehingga tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Hasilnya, sekolah itu dipakai sebagai ruang karaoke dan tidak ada aktivitas belajar mengajar.
Sementara itu, Nanik juga menekankan pentingnya Kepala SPPG melakukan koordinasi dengan guru serta memantau perkembangan anak-anak penerima manfaat. "Jangan sampai terulang kasus seperti di Madura," ujarnya.