Venezuela, negara kecil tetapi kaya sumber daya di Amerika Selatan ini menjadi target serangan dari Amerika Serikat pada Sabtu (3/1) lalu. Penyebab utama, menurut Donald Trump, adalah soal kaum migran Venezuela yang bergerak ke AS dengan jumlah sekitar 8 juta orang. Trump menuduh pemerintahan Nicolas Maduro menyengaja melepaskan narapidana dari penjara-penjara dan membiarkan anggota geng kriminal seperti Tren de Aragua menyusup ke dalam arus migran menuju perbatasan AS.
Selain itu, juga ada soal narkoterorisme yang dilabeli Trump sebagai Foreign Terrorist Organisation (FTO). Cartel de los Soles, salah satu grup kriminal Venezuela yang dikendalikan oleh Maduro, menurut Trump merupakan organisasi teroris yang sengaja membanjiri pasar AS untuk merusak stabilitas nasional.
Namun, Departemen Luar Negeri AS menyebutkan bahwa Cartel de los Soles tidak benar-benar nyata. Mereka juga menuduh pemerintahan Maduro melakukan <em>weaponization of migration</em>, yaitu melepaskan narapidana dari penjara-penjara dan membiarkan anggota geng kriminal menyusup ke dalam arus migran menuju perbatasan AS.
Ternyata, Donald Trump juga memiliki rencana untuk mengelola sumber daya minyak Venezuela yang terbukti terbesar di dunia. Dia berjanji akan "mengambil" Venezuela sampai selesai dan memberikan kesempatan kepada perusahaan minyak besar AS untuk mengelolanya.
Selain itu, juga ada soal narkoterorisme yang dilabeli Trump sebagai Foreign Terrorist Organisation (FTO). Cartel de los Soles, salah satu grup kriminal Venezuela yang dikendalikan oleh Maduro, menurut Trump merupakan organisasi teroris yang sengaja membanjiri pasar AS untuk merusak stabilitas nasional.
Namun, Departemen Luar Negeri AS menyebutkan bahwa Cartel de los Soles tidak benar-benar nyata. Mereka juga menuduh pemerintahan Maduro melakukan <em>weaponization of migration</em>, yaitu melepaskan narapidana dari penjara-penjara dan membiarkan anggota geng kriminal menyusup ke dalam arus migran menuju perbatasan AS.
Ternyata, Donald Trump juga memiliki rencana untuk mengelola sumber daya minyak Venezuela yang terbukti terbesar di dunia. Dia berjanji akan "mengambil" Venezuela sampai selesai dan memberikan kesempatan kepada perusahaan minyak besar AS untuk mengelolanya.