Es gabus benar-benar khas banget, tapi aku masih bingung sih kenapa teksturnya mirip dengan spons. Aku pikir itu karena gelatinisasi pati yang membuat adonan menjadi lebih keras, tapi gak terlalu keras seperti es batu. Lalu retrogradasi pati yang membuatnya elastis dan empuk seperti spons. Tapi aku juga pikir ada faktor lain, misalnya cara pemanasan dan pembekuan yang tepat. Aku ingat ngobetin dengan temen-temen di kuliner saat kalian coba es gabus di warung kecil di Yogyakarta. Kalian semua puas banget, tapi aku masih curiga sih apakah ada rahasia lain yang membuat es gabus begitu unik
Es gabusnya keren banget! Saya suka karena bikin kamu mau makan sampai habis, tapi yang paling penasaran sih bagaimana cara membuatnya begitu spesifik seperti spons. Gelatinisasi pati dan retrogradasi itu apa-apa? Saya tahu kalau es batu keras, es serut punya tekstur keras seperti pasir, tapi es gabus?
Saya setuju dengan tulisan ini, kita harus menghargai jajanan tradisional Indonesia yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Es gabus itu benar-benar jajanan Indonesia yang khas dan unik! Saya suka karena bikin saya ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah. Semoga ada tutorial es gabus sederhana di YouTube aja, ya .