Podcast Densu-Ahok yang Hilang: Apa Saja Isi Bicaranya?
Banyak pernyataan muncul mengenai podcast milik Denny Sumargo (Densu) yang menghadirkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dimana video tersebut sempat hilang dari beranda.
Ada berapa lalu tahu apa saja isinya? Menurut Densu sendiri, video podcast yang hilang mungkin di takedown oleh YouTube karena ada beberapa hal yang dikatakan dalamnya.
Isi bicara Ahok saat bersama Densu sangat berat dan membicarakan tentang beberapa isu politik. Ahok mengungkapkan pendapatnya tidak setuju dengan wacana pemilihan kepala daerah bukan lagi pemilihan langsung oleh rakyat melainkan oleh DPRD.
Kemudian Ahok juga dibagikan pendapatannya mengenai kasus Nadiem Makarim yang didakwa atas kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan sistem CDM dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek pada periode 2019-2022.
Menurut Ahok, ia juga akan memilih untuk melakukan pengadaan laptop Chromebook seperti yang dilakukan Nadiem jika ia berada di posisi Mendikbudristek kala itu karena efisiensi dan biaya.
Kemudian Densu menyinggung tentang pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk “Mens Rea” yang tayang di Netflix dan mendulang banyak pro dan kontra.
Tanpa ragu, Ahok mengatakan jika harusnya ia datang menonton langsung namun tidak jadi, mengatakan jika ia sepenuhnya setuju dengan apa yang dikatakan Pandji. Menurut Ahok, Pandji telah memberikan disclaimer di awal pertunjukan jika semua yang ia katakan adalah menurut kepercayaannya.
Kemudian Ahok dan Densu membahas mengenai banjir di Jakarta, dimana kondisi tanah di Jakarta lebih rendah dari permukaan air laut diprediksi akan menyebabkan Jakarta terendam banjir.
Sempat diberitakan jika hal itu telah diprediksi bahkan ketika Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dan proyek-proyek yang dikerjakan saat itu diuraikan sebagai bentuk upaya untuk mencegah banjir di Jakarta.
Densu kemudian memberikan klarifikasi mengenai alasan video podcastnya dengan Ahok hilang. Menurut Densu, ada beberapa hal dalam video tersebut yang dianggap YouTube tidak sopan atau belakaun, sehingga akhirnya video tersebut di takedown oleh platform media sosial.
"Kita coba rapiin lagi, kita coba up nanti malem mungkin ya. Moga-moga nggak ke takedown lagi. Mungkin ada bahasanya yang perlu disensor atau apa," paparnya.
Banyak pernyataan muncul mengenai podcast milik Denny Sumargo (Densu) yang menghadirkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dimana video tersebut sempat hilang dari beranda.
Ada berapa lalu tahu apa saja isinya? Menurut Densu sendiri, video podcast yang hilang mungkin di takedown oleh YouTube karena ada beberapa hal yang dikatakan dalamnya.
Isi bicara Ahok saat bersama Densu sangat berat dan membicarakan tentang beberapa isu politik. Ahok mengungkapkan pendapatnya tidak setuju dengan wacana pemilihan kepala daerah bukan lagi pemilihan langsung oleh rakyat melainkan oleh DPRD.
Kemudian Ahok juga dibagikan pendapatannya mengenai kasus Nadiem Makarim yang didakwa atas kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan sistem CDM dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek pada periode 2019-2022.
Menurut Ahok, ia juga akan memilih untuk melakukan pengadaan laptop Chromebook seperti yang dilakukan Nadiem jika ia berada di posisi Mendikbudristek kala itu karena efisiensi dan biaya.
Kemudian Densu menyinggung tentang pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk “Mens Rea” yang tayang di Netflix dan mendulang banyak pro dan kontra.
Tanpa ragu, Ahok mengatakan jika harusnya ia datang menonton langsung namun tidak jadi, mengatakan jika ia sepenuhnya setuju dengan apa yang dikatakan Pandji. Menurut Ahok, Pandji telah memberikan disclaimer di awal pertunjukan jika semua yang ia katakan adalah menurut kepercayaannya.
Kemudian Ahok dan Densu membahas mengenai banjir di Jakarta, dimana kondisi tanah di Jakarta lebih rendah dari permukaan air laut diprediksi akan menyebabkan Jakarta terendam banjir.
Sempat diberitakan jika hal itu telah diprediksi bahkan ketika Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dan proyek-proyek yang dikerjakan saat itu diuraikan sebagai bentuk upaya untuk mencegah banjir di Jakarta.
Densu kemudian memberikan klarifikasi mengenai alasan video podcastnya dengan Ahok hilang. Menurut Densu, ada beberapa hal dalam video tersebut yang dianggap YouTube tidak sopan atau belakaun, sehingga akhirnya video tersebut di takedown oleh platform media sosial.
"Kita coba rapiin lagi, kita coba up nanti malem mungkin ya. Moga-moga nggak ke takedown lagi. Mungkin ada bahasanya yang perlu disensor atau apa," paparnya.