Natal pada 7 Januari justru merupakan simbol kekuatan dan ketahanan dalam menghormati tradisi sejarah Kekristenan. Perbedaan tanggal ini telah menjadi bagian dari identitas gereja-gereja Ortodoks di seluruh dunia. Pada awalnya, perayaan Natal tidak terpisahkan, tetapi kemudian memisahkan kelahiran dan pembaptisan Yesus Kristus.
Perkembangan penentuan tanggal ini berkaitan dengan penggunaan kalender yang berbeda-beda di masing-masing gereja. Kalender Julian Lama digunakan oleh beberapa gereja, sehingga Natal jatuh pada 7 Januari. Meski demikian, banyak gereja lain yang menggunakan Kalender Gregorian dan merayakan Natal pada 25 Desember.
Tradisi Natal bagi umat Ortodoks diawali dengan persiapan rohani yang khusyuk, yakni menjalani masa puasa Natal selama 40 hari sebelum hari H. Selama berpuasa, umat dilarang mengkonsumsi daging dan produk hewani tertentu. Puncak persiapan adalah pada Malam Natal tanggal 6 Januari.
Hidangan tradisional yang disajikan selama Natal sangat penting dalam perayaan ini. Di Ukraina, misalnya, ada tradisi menghias rumah dan meja makan dengan ikatan gandum yang disebut didukh. Hidangan malam istimewa biasanya terdiri dari 12 jenis makanan, seperti sup kubis, apel panggang, sayur rebus, hingga roti tradisional.
Di balik perbedaan tanggal ini, makna Natal tetap sama yakni merayakan kelahiran Yesus Kristus dengan damai, kasih, dan pengharapan.
Perkembangan penentuan tanggal ini berkaitan dengan penggunaan kalender yang berbeda-beda di masing-masing gereja. Kalender Julian Lama digunakan oleh beberapa gereja, sehingga Natal jatuh pada 7 Januari. Meski demikian, banyak gereja lain yang menggunakan Kalender Gregorian dan merayakan Natal pada 25 Desember.
Tradisi Natal bagi umat Ortodoks diawali dengan persiapan rohani yang khusyuk, yakni menjalani masa puasa Natal selama 40 hari sebelum hari H. Selama berpuasa, umat dilarang mengkonsumsi daging dan produk hewani tertentu. Puncak persiapan adalah pada Malam Natal tanggal 6 Januari.
Hidangan tradisional yang disajikan selama Natal sangat penting dalam perayaan ini. Di Ukraina, misalnya, ada tradisi menghias rumah dan meja makan dengan ikatan gandum yang disebut didukh. Hidangan malam istimewa biasanya terdiri dari 12 jenis makanan, seperti sup kubis, apel panggang, sayur rebus, hingga roti tradisional.
Di balik perbedaan tanggal ini, makna Natal tetap sama yakni merayakan kelahiran Yesus Kristus dengan damai, kasih, dan pengharapan.