Kemlu Siap Evakuasi WNI di Venezuela, Tetapi Kapan?
Pemerintah Indonesia melalui Kemlu RI telah mempersiapkan rencana darurat untuk melakukan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Venezuela apabila terjadi eskalasi situasi keamanan. Rencana ini disebut sebagai "contingency plan" dan diprioritaskan oleh Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah.
Menurutnya, saat ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di Caracas telah melakukan aktivasi protokol pelindungan WNI dan berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memantau perkembangan situasi terkini. KBRI Caracas juga memiliki 37 orang WNI yang menetap di Venezuela, termasuk staf dan keluarga besar, serta beberapa WNI yang bekerja maupun menikah di Venezuela.
Saat ini, kondisi 37 WNI di Venezuela masih aman dan sehat, kata Heni. Namun, Kemlu RI belum memutuskan untuk melakukan evakuasi mereka kapanpun. Menurutnya, situasi di Venezuela sudah semakin kondusif dan tidak ada rencana evakuasi kapan.
KBRI Caracas juga telah menyediakan alat komunikasi cadangan berupa perangkat radio sampai telepon satelit untuk digunakan apabila terjadi blackout. Tujuannya adalah memastikan saluran komunikasi antara Caracas dan Jakarta tetap terhubung, bahkan saat masa-masa darurat.
Heni juga berkomunikasi dengan seluruh WNI di Venezuela untuk memastikan kondisi mereka aman dan mengimbau mereka untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pemerintah Indonesia melalui Kemlu RI telah mempersiapkan rencana darurat untuk melakukan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Venezuela apabila terjadi eskalasi situasi keamanan. Rencana ini disebut sebagai "contingency plan" dan diprioritaskan oleh Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah.
Menurutnya, saat ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di Caracas telah melakukan aktivasi protokol pelindungan WNI dan berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memantau perkembangan situasi terkini. KBRI Caracas juga memiliki 37 orang WNI yang menetap di Venezuela, termasuk staf dan keluarga besar, serta beberapa WNI yang bekerja maupun menikah di Venezuela.
Saat ini, kondisi 37 WNI di Venezuela masih aman dan sehat, kata Heni. Namun, Kemlu RI belum memutuskan untuk melakukan evakuasi mereka kapanpun. Menurutnya, situasi di Venezuela sudah semakin kondusif dan tidak ada rencana evakuasi kapan.
KBRI Caracas juga telah menyediakan alat komunikasi cadangan berupa perangkat radio sampai telepon satelit untuk digunakan apabila terjadi blackout. Tujuannya adalah memastikan saluran komunikasi antara Caracas dan Jakarta tetap terhubung, bahkan saat masa-masa darurat.
Heni juga berkomunikasi dengan seluruh WNI di Venezuela untuk memastikan kondisi mereka aman dan mengimbau mereka untuk meningkatkan kewaspadaan.