Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampar di Pulau Sokotra, Yaman, telah berhasil dievakuasi oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI). Evakuasi ini dilakukan melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di Timur Tengah, yang meliputi KBRI Muscat, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, serta KJRI Jeddah. Dukungan dari otoritas Arab Saudi dan Yaman juga diterima.
Koordinator evakuasi, Vahd Nabyl A. Mulachela, mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang sangat baik antara Kemlu RI dan Perwakilan RI di wilayah tersebut. Evakuasi dilakukan setelah ketiga WNI tersebut tertahan di Pulau Sokotra akibat keterbatasan akses menuju wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya, Nabyl menyebutkan bahwa tiga WNI tersebut telah berhasil diterbangkan dari Pulau Sokotra menuju Jeddah. Mereka akan melakukan transit hari ini sekitar pukul 14.30 WIB atau pukul 10.30 waktu setempat. Selanjutnya, mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Indonesia pada pukul 17.30 waktu setempat.
Menurut Nabyl, ketiga WNI tersebut dalam kondisi yang baik dan siap untuk melanjutkan perjalanan ke Indonesia. Ia juga meminta seluruh WNI yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk senantiasa memperhatikan dan mengikuti imbauan mengenai kondisi di negara tujuan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau terus mengikuti perkembangan internasional, khususnya apabila perjalanan dilakukan menuju wilayah yang rawan dan berbahaya.
Koordinator evakuasi, Vahd Nabyl A. Mulachela, mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang sangat baik antara Kemlu RI dan Perwakilan RI di wilayah tersebut. Evakuasi dilakukan setelah ketiga WNI tersebut tertahan di Pulau Sokotra akibat keterbatasan akses menuju wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya, Nabyl menyebutkan bahwa tiga WNI tersebut telah berhasil diterbangkan dari Pulau Sokotra menuju Jeddah. Mereka akan melakukan transit hari ini sekitar pukul 14.30 WIB atau pukul 10.30 waktu setempat. Selanjutnya, mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Indonesia pada pukul 17.30 waktu setempat.
Menurut Nabyl, ketiga WNI tersebut dalam kondisi yang baik dan siap untuk melanjutkan perjalanan ke Indonesia. Ia juga meminta seluruh WNI yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk senantiasa memperhatikan dan mengikuti imbauan mengenai kondisi di negara tujuan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau terus mengikuti perkembangan internasional, khususnya apabila perjalanan dilakukan menuju wilayah yang rawan dan berbahaya.