Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat terdampar di Pulau Sokotra, Yaman, telah berhasil dievakuasi oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI). Evakuasi ini dilakukan melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah dan otoritas Arab Saudi serta Yaman.
Menurut Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, evakuasi dilakukan setelah ketiga WNI tersebut terjebak akibat keterbatasan akses transportasi di Pulau Sokotra. "Kementerian Luar Negeri melalui koordinasi dengan Perwakilan Republik Indonesia di wilayah Timur Tengah, khususnya KBRI Muscat, KBRI Riyad, KBRI Abu Dhabi, dan KJRI Jeddah serta dengan dukungan dari otoritas Arab Saudi dan Yaman telah berhasil mengevakuasi tiga WNI yang sejak akhir Desember lalu tertahan di Pulau Sokotra, Yaman," ujar Nabyl.
Ketiga WNI tersebut kemudian diterbangkan dari Pulau Sokotra menuju Jeddah untuk melakukan transit. Mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Indonesia pada pukul 17.30 waktu setempat. Nabyl memastikan bahwa ketiga WNI berada dalam kondisi yang baik selama perjalanan tersebut.
Selain itu, Nabyl juga menyampaikan imbuhan kepada seluruh WNI yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk memperhatikan dan mengikuti imbauan mengenai kondisi di negara tujuan. Masyarakat juga diimbau terus mengikuti perkembangan internasional, khususnya apabila perjalanan dilakukan menuju wilayah yang rawan dan berbahaya.
Menurut Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, evakuasi dilakukan setelah ketiga WNI tersebut terjebak akibat keterbatasan akses transportasi di Pulau Sokotra. "Kementerian Luar Negeri melalui koordinasi dengan Perwakilan Republik Indonesia di wilayah Timur Tengah, khususnya KBRI Muscat, KBRI Riyad, KBRI Abu Dhabi, dan KJRI Jeddah serta dengan dukungan dari otoritas Arab Saudi dan Yaman telah berhasil mengevakuasi tiga WNI yang sejak akhir Desember lalu tertahan di Pulau Sokotra, Yaman," ujar Nabyl.
Ketiga WNI tersebut kemudian diterbangkan dari Pulau Sokotra menuju Jeddah untuk melakukan transit. Mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Indonesia pada pukul 17.30 waktu setempat. Nabyl memastikan bahwa ketiga WNI berada dalam kondisi yang baik selama perjalanan tersebut.
Selain itu, Nabyl juga menyampaikan imbuhan kepada seluruh WNI yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk memperhatikan dan mengikuti imbauan mengenai kondisi di negara tujuan. Masyarakat juga diimbau terus mengikuti perkembangan internasional, khususnya apabila perjalanan dilakukan menuju wilayah yang rawan dan berbahaya.