Kemlu Respons Pigai: Urusan Venezuela di Luar Agenda Dewan HAM

Kemlu Respons Pigai, Urusan Venezuela Berada Di Luar Agenda Dewan HAM

Menteri Luar Negeri RI mengatakan urusan Venezuela berada di luar agenda Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa. Direktur HAM dan Migrasi Kemlu, Indah Nuria Savitri, menjelaskan bahwa agennda Dewan HAM PBB sendiri telah menetapkan mata agenda yang akan dibahas.

"Di agenda Dewan HAM PBB sendiri, isu Venezuela memang sudah ada dan masuk. Namun, agendanya adalah isu HAM internal di Venezuela," kata Indah dalam konferensi pers di Kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat.

Dia menekankan bahwa di antara agenda itu, pembahasan tentang situasi HAM di Venezuela masih berada pada tingkatan domestik yang fokus dengan situasi HAM di sana, bukan dinamika terkini. "Di antara agenda pada sesi ke-61 Dewan HAM, pembahasan tentang HAM di Venezuela masih pada tingkat domestik, bukan dinamika terkini," kata Indah.

Sementara itu, Menteri HAM, Natalius Pigai, mengatakan Indonesia akan turut serta dalam penanganan HAM di Venezuela. Ia berpendapat bahwa Indonesia telah berhasil merebut kursi Presiden Dewan HAM PBB dan sekarang harus memimpin lembaga multilateral dunia.

"Hari ini kita rebut Presiden Dewan HAM PBB, karena kementerian HAM. Ini baru 80 tahun Indonesia merdeka, Indonesia memimpin pertama kali lembaga multilateral dunia," ujar Pigai.

Namun, Direktur HAM dan Migrasi Kemlu menegaskan bahwa Indonesia hanya akan membahas agenda yang sudah disepakati oleh Dewan HAM. "Sekiranya diperlukan pembahasan lebih lanjut, mekanisme di Dewan HAM itu menyediakan mekanisme yang disebut urgent debate atau special session. Sampai saat ini belum ada permintaan untuk itu," kata Indah.

Dinamika situasi terkini di Venezuela akan dibahas di dewan-dewan PBB lainnya, tidak terkhusus hanya pada Dewan HAM.
 
Sudah lama gini sih. Menteri Luar Negeri Indonesia yang terus berbicara tapi belum pernah mengikuti ketepatan waktu. Saya rasa ada prioritas yang salah di Kemlu ini. Apa benar Indonesia memang harus memimpin lembaga multilateral dunia setelah merebut kursi Presiden Dewan HAM PBB? 🤔 Mungkin lebih baik kalau kita fokus pada urusan-urusan penting di Venezuela sebelum membuat keputusan besar-besaran.

Dan apa benar Indonesia hanya akan membahas agenda yang sudah disepakati oleh Dewan HAM? Saya rasa ada kesempatan untuk mengajukan proposal atau pendapat yang berbeda, tapi mungkin sih tidak terlalu penting. 💡
 
Saya pikir ini giliran Indonesia untuk terlibat dalam permasalahan Venezuela, tapi bagaimana caranya yang tepat? 🤔 Kemungkinan ada perubahan-perubahan yang masih belum dipahami oleh kita semua. Kalau benar Indonesia merebut kursi presiden Dewan HAM, itu berarti kita harus siap menjawab permasalahan yang sudah ada sebelumnya, tidak hanya memimpin lembaga multilateral dunia. 🤝
 
Saya setuju dengan Pendakwaan Menteri Luar Negeri RI soal urusan Venezuela berada di luar agenda Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa 😐. Saya pikir ini adalah langkah yang tepat untuk tidak membuat Masalah Venezuela menjadi lebih panas dan mengganggu proses pembahasannya. Namun, saya juga merasa bahwa Indonesia harus terus memantau situasi terkini di Venezuela dan siap untuk menawarkan bantuan jika diperlukan 💡.

Saya senang dengan kenyataan bahwa Menteri HAM, Natalius Pigai, telah berhasil merebut kursi Presiden Dewan HAM PBB 😊. Ini adalah langkah yang positif bagi Indonesia dan saya harap dia bisa memimpin lembaga multilateral dunia dengan bijak dan efektif. Namun, saya juga berharap bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pendukung tapi juga peneguh hukum dalam kasus-kasus terkini di Venezuela 🤔.

Saya setuju dengan Direktur HAM dan Migrasi Kemlu soal urusan ini. Saya pikir mereka telah menjelaskan dengan jelas tentang agenda Dewan HAM PBB dan apa yang harus dilakukan oleh Indonesia dalam hal ini 😊.
 
wkwk kan siapa aja yang salah? Indonesia jadi presiden dewan ham pbb, waduh! pigai ini lucu banget, nanti dia mau mengubah agenda dewan ham? makanya udh jadi presiden, apa lagi yang dia lakukan? siap-siap sama venezuela nggak? wah kalo Indonesia punya alasan yang berbeda, kan?
 
gak percaya apa yang terjadi disitu kalau benar sekali Indonesia udah jadi presiden dunia.. tapi sih papa2 kalangan memang bilang kalau Indonesia punya kemampuan yang lebih besar dari itu.. tapi apa sih alasannya kalau kita ga bisa menyelesaikan masalah di negeri sendiri terlebih dahulu?
 
Venezuela gini apa, kan? Menteri Luar Negeri Indonesia bilang urusan Venezuela berada di luar agenda Dewan Hak Asasi Manusia PBB, tapi aku rasa itu hanya untuk memilih momen yang tepat. Seperti kalau kita beli saham sebelum harga naik, dan kemudian bilang "ini tidak ada hubungannya dengan harga saham".

Aku pikir Indonesia sudah cukup "turut serta" dengan Venezuela, karena sudah merebut kursi Presiden Dewan HAM PBB. Saya rasa Natalius Pigai itu coba-coba untuk mengagumi dirinya sendiri, tapi sih aku tidak bisa membantu. 🤣
 
Gue pikir Menteri Natalius Pigai nih sedang bikin drama sih 🤣. Kalau jangan salah Venezuela itu masuk ke agenda Dewan HAM tapi dipecah-pecahin dulu ke tingkatan domestik yang fokus dengan situasi HAM di sana. Sementara itu, kalau Indonesia benar-benar ingin memimpin lembaga multilateral dunia, gue pikir ada yang salah kan? 🤔 Indonesia sudah berhasil merebut kursi Presiden Dewan HAM PBB, tapi sekarang apa yang harus kita lakukan? 🙄 Gue rasa Menteri Natalius Pigai hanya ingin memperbanyak bicara sih.
 
Makasih kabar news tentang Venezuela, tapi saya pikir salah satu yang nggak jelas sih, apa aja maksudnya ketika "Direktur HAM dan Migrasi Kemlu, Indah Nuria Savitri" mengatakan agenada Dewan HAM PBB sendiri telah menetapkan mata agenda yang akan dibahas? Tapi kalau mereka sudah nggak bawa keputusan dari Dewan itu, kenapa lagi narianya di luar agendanya? 🤔
 
🤔 Indonesia udah punya perwakilan ya, tapi Pigai apa artinya? Kalau sudah merebut kursi Presiden DW, kenapa gak jadi koordinasi sama Amerika atau Eropa? 🤷‍♂️ Lagian Venezuela bukan masalah internal, tapi ada konflik dunia, kenapa Indonesia harus dijanjikan jadi utama? 😒
 
Pagi, bro... 🤔 Saya pikir Menteri Pigai yang asyik berbicara soal agenda HAM di Venezuela nih... tapi apa benar-benar ada kerangka waktu yang sudah disepakati oleh Dewan HAM? 🤷‍♂️ Jadi adegannya sih, Indonesia turut serta dalam penanganan situasi Venezuela, tapi bukan berarti ada kerangka waktu yang sudah ditentukan. Sepertinya Menteri Pigai asyik mengaku diri sebagai "presiden" Dewan HAM nih... 🙄

Saya pikir ini bisa jadi strategi untuk meningkatkan visibilitas Indonesia di dunia, tapi juga harus ada transparansi soal apa yang sudah disepakati oleh Dewan HAM. Saya harap soal ini bisa diselesaikan dengan lancar dan tidak membuat kekacauan di luar sana... 💼
 
Maksudnya apa sih kalau Indonesia punya kursi Presiden Dewan HAM? Apa ini bukan main-main aja? 🤔 Indonesia harus fokus pada masalah internal yang lebih penting ya seperti keselamatan makanan, kesehatan masyarakat, dan lain-lain. Venezuela itu sudah ada di luar agenda Dewan HAM, jadi apa sisi Indonesia lagi terlibat dengannya sih? 🤷‍♂️
 
Wah, gak jelas lagi sih. Makin banyak yang bilang Indonesia kembali menjadi pemimpin dunia. Nah tapi kalau benar-benar kita harus memimpin, gak bisa nanti cuma bicara aja, kan? Bayangkan kalau Venezuela sedang bermasalah dan kita harus langsung masuk ke dalam situasinya tanpa ada perencanaan yang matang. Gak akan jadi efisien, bukannya. Mungkin kalau kita duduk sejenak, bayangkan dahulu apa rencana kita untuk membantu Venezuela, kemudian kita akan lebih siap.
 
Maksudnya apa sih kalau Indonesia jadi presiden Dewan HAM? Apakah ini benar-benar kita yang punya tugas untuk memimpin lembaga multilateral dunia ini? Kalau benar, apa yang harus dilakukan kita selanjutnya? Seperti ayo apa sih? 🤔👀
 
kembali
Top