Jumlah WNI yang bekerja di Kamboja semakin banyak melapor ke KBRI Phnom Penh setelah keluar dari sindikat penipuan daring. Menurut informasi terkini, ratusan WNI tersebut sudah melapor diri dan mengajukan fasilitas deportasi. Mereka akan dipulangkan secara mandiri tanpa perlu bantuan dari KBRI.
Kemlu RI memperkirakan masih banyak lagi WNI yang datang ke Phnom Penh dan melapor ke KBRI. Menurut Plt PWNI Kemlu, Heni Hamidah, upaya pemberantasan sindikat penipuan daring oleh pemerintah Kamboja akan terus berlanjut, sehingga prediksi masih banyak lagi WNI yang datang ke Phnom Penh dan melapor ke KBRI.
KBRI Phnom Penh telah menangani ratusan WNI tersebut sesuai dengan prosedur standar. Mereka juga akan meningkatkan koordinasi dengan otoritas setempat serta pihak-pihak lain di Kamboja, serta pihak berwenang di tanah air, untuk mempercepat proses deportasi para WNI bermasalah.
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, menyampaikan bahwa sudah terdapat 308 WNI yang melapor secara 'walk-in' ke KBRI setelah dikeluarkan dari sindikat penipuan daring. Semua WNI tersebut dalam kondisi aman dan sehat, tetapi mereka memiliki permasalahan yang bervariasi.
KBRI Phnom Penh mencatat pada periode Januari 2026 sudah ada 375 WNI melapor ke KBRI Phnom Penh setelah keluar dari sindikat penipuan daring.
Kemlu RI memperkirakan masih banyak lagi WNI yang datang ke Phnom Penh dan melapor ke KBRI. Menurut Plt PWNI Kemlu, Heni Hamidah, upaya pemberantasan sindikat penipuan daring oleh pemerintah Kamboja akan terus berlanjut, sehingga prediksi masih banyak lagi WNI yang datang ke Phnom Penh dan melapor ke KBRI.
KBRI Phnom Penh telah menangani ratusan WNI tersebut sesuai dengan prosedur standar. Mereka juga akan meningkatkan koordinasi dengan otoritas setempat serta pihak-pihak lain di Kamboja, serta pihak berwenang di tanah air, untuk mempercepat proses deportasi para WNI bermasalah.
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, menyampaikan bahwa sudah terdapat 308 WNI yang melapor secara 'walk-in' ke KBRI setelah dikeluarkan dari sindikat penipuan daring. Semua WNI tersebut dalam kondisi aman dan sehat, tetapi mereka memiliki permasalahan yang bervariasi.
KBRI Phnom Penh mencatat pada periode Januari 2026 sudah ada 375 WNI melapor ke KBRI Phnom Penh setelah keluar dari sindikat penipuan daring.