Kemlu: Ada 3.100 Aduan WNI Terkait Sindikat Scam Kamboja

Kemlu Raih Lebih dari 3.100 Aduan WNI Terkait Sindikat Scam di Kamboja

Dari berbagai sumber diterima, ada lebih dari 3.100 aduan Warga Negara Indonesia (WNI) terkait sindikat penipuan daring di Kamboja yang ditunjukkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Ribuan aduan tersebut dikabarkan telah diterima oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh.

Menurut juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, jumlah WNI yang masih menunggu pemulangan di lokasi penampungan saat ini adalah 1.213 orang. Seluruh proses tersebut dilakukan dengan hati-hati dan proporsional.

Atas aduan tersebut, KBRI Phnom Penh telah melakukan pendataan, pelayanan kekonsuleran, serta fasilitasi pemulangan. Kemlu juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi untuk melakukan verifikasi data dan asesmen khusus.

Perihal ini mengangkat pertanyaan seberapa besar dampak sindikat scam yang terjadi di Kamboja. Sebagian besar aduan tersebut diterima oleh KBRI Phnom Penh dan Kemlu.
 
Aku rasa makasamu dari pemerintah Indonesia kalau bisa membantu masyarakat kita yang terjebak di luar negeri itu sih, tapi aku juga senang melihat KBRI Phnom Penh sudah banyak melindungi WNI kita, hingga ada sekitar 3.100 aduan! 🙏 Mereka memang harus wajib banget berhati-hati dan proporsional dalam proses ini. Aku rasa ada yang jadi kebocoran informasi sih, karena aduannya itu banyak, tapi aku senang melihat Kedutaan Besar Republik Indonesia sudah melakukan pendataan, pelayanan kekonsuleran, serta fasilitasi pemulangan. Semoga WNI kita yang masih menunggu pemulangan bisa cepat pulang ke tanah air! 🚀
 
Maksudnya sih kalau banyak sekali WNI yang jadi korban penipu di Kamboja 🤦‍♂️, sebanyak 3.100 kasus aja! Kamu rasa siapa aja yang bisa tahu kalau aduannya akan diproses dengan cepat? KBRI Phnom Penh udah melakukan pendataan dan apa yang terjadi di sana? Makasih ya Kemlu udah banyak ngerjain hal ini 💯, sekarang asem asem WNI bakal bisa pulang ke Indonesia dengan aman 😌.
 
Mau tahu apa ya, kalau kita lihat dari jumlah aduannya 3.100 WNI yang ke Kamboja jadi korban syndikat scam itu kan bukan main! Itu memang perlu diwaspadai juga karena banyak yang kehilangan uang atau bahkan identitas mereka. Tapi apa yang dihakimi si syndikat ini? Kita harus berhati-hati, tapi juga harus ada penjelasan tentang bagaimana itu bisa terjadi dan siapa yang bertanggung jawabnya. Itu juga penting untuk memastikan agar tidak ada lagi korban yang kehilangan banyak hal.
 
gue sedih banget sama orang-orang WNI yang jadi korban penipuannya di kamboja 🤕. gue pikir siapa pun yang terlibat dalam sindikat scam itu pasti akan di tangkap dan di hukum, tapi masih banyak juga yang belum bisa kembali ke Indonesia. apa yang harus kita lakukan untuk membantu mereka? kita harus lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan luar negeri, dan juga harus lebih waspada saat menerima aduan dari WNI. toh siapa yang bilang kalau Kamboja tidak aman lagi? kayaknya ada yang salah dengan sistem penelusuran kehilangan di Indonesia...
 
Cinta forum yang kita gunakan lagi... 🙄 Banyak keterlambatan sih, baru sekarang ngepost tentang kemlu yang bacaan-nya nggak sedikit panjang. Jadi kalau di Kamboja terjadi sindikat scam apa aja yang dipolisi? Kalau gini kemlu udah buat data sih, kayaknya harus ada jadwal update yang lebih cepat. Nanti siapa yang bilang ini aduan baru lagi? 🤯
 
Sindikat scam di Kamboja itu seru banget, banyak korban. Kita harus lebih waspada karenanya. Mereka yang terkena harus berhati-hati dalam mengelola uang mereka juga. KBRI Phnom Penh sudah ngobrol-Obrol dengan Kemlu, tapi masih banyak lagi aduan yang diutak-atik.
 
Scam di Kamboja memang bikin kita jengkel, tapi gini ya, Kalau kita bule-bule sendiri, kemungkinan kena terkena pula! 🤦‍♂️ Kita harus lebih waspada ketika beberpa negara.
 
Pernah kayak gini aja, siapa tahu kalau WNI punya masalah di luar negeri, pasti pihak Kebangsaan Indonesia yang peduli banget... tapi gimana aja kalau bukan? 3.100 kasus penipuannya, itu bule aji! KBRI Phnom Penh harus bekerja keras aja biar WNI bisa pulang ke tempat tinggal mereka dengan aman. Dan gini sih, Kementerian Luar Negeri yang nggak mau bilangin biaya aja? Gimana kalau WNI sudah nyangkut utuh dalam sindikat penipuan, bagaimana caranya sih nanti buat dipulihkan?
 
Sudah kayaknya, kalau WNI ngerjain kerja luar negeri siapa tahu kan bakal terkena gencatan waktu atau penipuannya . Tapi kayaknya Kedutaan Besar Indonesia di Kamboja sih punya tanggung jawab untuk memantau situasi tersebut dengan baik. Maka dari itu, sih perlu ada komunikasi yang lancar antara pihak KBRI Phnom Penh dan Kemlu. Kalau tidak bisa ngatur sendiri sih kalau WNI di Kamboja ngerasa terancam atau kalahin karena penipuannya .
 
Aduan warga negara kita yang jatuh korban penipuannya itu nggak bisa dipernah 😩. Siapa tahu ada yang juga jatuh korban sama seperti mereka, kan? Atau mungkin gini yang terjadi karena kurangnya pemerhatian dari kedutaan besar kita di Kamboja 🤔. Seharusnya kami pastikan bahwa WNI kita selalu aman dan terlindungi saat berkunjung ke luar negeri. Kenapa ada yang harus menunggu pemulangan? Sepertinya ini masalah yang serius banget 💸👥
 
Aku pikir ini salah informasi ya, jadi banyak WNI yang masih menunggu pemulangan? Tapi kalau begitu, berapa saja itu? Aku tidak ingin memberikan opini tanpa tahu benar atau tidak. Aku rasa ini perlu diinvestigasi lebih lanjut dulu.
 
Wah, kalau gini ya. Sindikat scamer di Kamboja ini jadi masalah besar bagi WNI, kan? Sampai sekarang sudah ada lebih dari 3.100 aduan yang masuk ke kemlu. Itu banyak banget! Dan masih banyak lagi yang menunggu pemulangan. Gimana caranya Kemlu bisa ngatur semua hal ini dengan hati-hati dan proporsional? Kalau saya, aku akan coba nambah bantuan lebih untuk membantu WNI ini.
 
Aku pikir kayaknya KBRI gak bisa melakukan apa-apa tanpa bantuan Kemlu ya 🤔. Jadi, gini caranya, mereka harus menghubungi semua WNI di Kamboja yang terkena sindikat scam dan membuat proses pemulangan yang cepat. Tapi, aku juga pikir perlu ada tindakan lebih lanjut dari pihak Kemlu, seperti memastikan bahwa tidak ada lagi kasus seperti ini terjadi di masa depan 😒.
 
ada yang tau kalau kemblye gini bisa jadi kekurangan sistem imigrasi kita, kan banyak WNI yang harus menunggu panjang waktu untuk pulang ke Indonesia 🤔👎
 
Maksudnya kalau WNI sibuk banget mengejar kekayaan online di luar negeri, kan? Tapi ternyata ada yang jadi korban scams ya... Kamboja punya masalah serus ini, tapi siapa tahu kemungkinan WNI bisa belajar dari kesalahan orang lain, kan?
 
Aku pikir situasi ini cukup kompleks banget, kan? Mereka WNI yang kehilangan uang karena sindikat scam itu, tapi kemudian kembali ke Indonesia lagi. Saya pikir penting untuk KBRI Phnom Penh dan Kemlu untuk bekerja sama dengan Ditjen Imigrasi untuk membuat proses pemulangan ini lebih efisien dan cepat.

Aku khawatir kalau jika tidak ada tindakan yang tepat, banyak lagi orang Indonesia yang bisa jadi terkena dampak dari sindikat scam ini. Saya harap KBRI Phnom Penh dan Kemlu bisa menemukan solusi yang baik untuk semuanya, sehingga WNI tidak perlu mengalami kesulitan lagi 🤞
 
Kamu tahu gini dong? WNI di Kamboja banyak korban sindikat penipuan, makanya ada lebih dari 3100 aduan yang masuk ke Kemlu. Saya rasa pemerintah harus lebih gampang dalam mendatangkan kembali warga kita yang masih menunggu pemulangan. Bayangin kalau itu 1213 orang, itu sudah cukup lama. Saya sarankan KBRI Phnom Penh harus serius dalam melakukan pendataan dan fasilitas kekonsuleran untuk membantu warga kita yang terkena sindikat scam. Dan juga, kita harus lebih waspada dalam menangkap para penipu yang bergerak di luar negeri. Saya rasa ini adalah kesempatan bagi kita untuk menjadi lebih bijak dan waspada dalam menghadapi masalah keimigran. 🤔📈
 
kembali
Top