Kemensos Minta Dinsos Cepat Data Ulang Seluruh Peserta BPJS PBI

Gue pikir ini terlambat sekali, kan? Masa masih banyak pasien yang harus menunggu lama untuk bisa menerima haknya dari BPJS Kesehatan PBI. Ini bukan masalah kecil banget! Gue yakin ada pasien yang sudah wafat karena harus menunggu terlambat. Dan ini apa, pemerintah malah meminta Dinsos untuk cepat menanggapi? Sudah waktunya mereka harus lebih cepat, ya! Dan gue tidak percaya kalau hanya karena kesalahan data dari BPS yang bisa membuat pasien kehilangan akses pengobatan. Ini gede banget! Gue harap pemerintah bisa segera menyelesaikan masalah ini dan membuat pasien-pasien tersebut mendapatkan hak mereka dengan cepat! 🙄
 
Maaf ya kalau pesan ini terlambat 😊. Saya pikir pemerintah harus lebih teliti dalam pengelompokan desil sebelum memutuskan untuk nonaktifkan status kepesertaan BPJS PBI. Mereka tidak perlu khawatir tentang biaya, yang penting adalah pasien-pasien yang sudah terluka oleh proses ini. Saya harap Dinsos bisa menanggapi data ulang dengan cepat dan efektif agar pasien-pasien tersebut bisa kembali mendapatkan haknya. Yang penting adalah masyarakat tidak merasa tertindas karena kekurangan akses pengobatan 🤕.
 
Sekarang ini kayaknya semuanya udah makin komplik, kan? BPJS PBI itu kayaknya harus diatur dengan jelas agar pasien tidak tergoda kesulitan saat kembali menerima hak mereka. Tapi siapa tahu nanti ada yang lagi mengacaukan sistemnya...
 
Wow! 🤯 Aduan pasien gagal ginjal yang kehilangan akses pengobatan karena status kepesertaan BPJS Kesehatan PBI-nya dicabut atau nonaktif secara tiba-tubuh memang sangat serius! Interesting 💡 Kalau dulu kalinya akses pengobatan punya masalah, kini kembali gak bisa. Mending dulu kan? 😕
 
aku rasa ini penting banget, tapi juga sedikit membuatku bingung deh. kalau pemerintah meminta dinsos untuk cepat menanggapi data ulang peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan tiba-tiba, itu nggak jelas sih. apa kira-kira apa yang salah dengan sistemnya? dan mengapa harus ada pengalihan dari desil ke desil 1-5? aku rasa ini bisa dipikirkan lagi, agar tidak terjadi kesalahpahaman sama pasien yang sudah dinonaktifkan.

aku juga pernah bergabung dengan kelompok desa di tahun 90-an, dan aku ingat kalau kita punya program kesehatan yang mirip dengan BPJS PBI. tapi itu waktu itu gampang banget, kira-kira aja isi formulir aja, dan selesai deh. tapi sekarang nggak begitu, masyarakat harus mengajukan reaktivasi melalui dinsos setempat. aku rasa ini perlu direvisi, agar tidak ada pasien yang terlewatkan lagi.

aku harap pemerintah bisa memperhatikan hal ini dan membuat perubahan agar masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan seperti ini. karna kalau kita semua bisa sehat dan memiliki akses ke layanan kesehatan, itu nggak hanya baik untuk diri sendiri, tapi juga untuk lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. 💡
 
kembali
Top