Kemensos Kirim Bantuan ke Korban Banjir Bandang di Sitaro Sulut

Bantuan Kemensos Sampai di Korban Banjir Bandang Sitaro, Sulawesi Utara

Korban banjir bandang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, saat ini masih mengalami kesulitan memperoleh bantuan logistik yang tepat waktu. Namun, Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan pemerintah daerah telah menirimkan bantuan logistik yang melimpah kepada korban tersebut.

Sembilan kecamatan di wilayah Kabupaten Sitaro terkena dampak banjir bandang. Dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 8 orang dan luka-luka, para korban masih berusaha untuk bertahan hidup tanpa peralatan yang cukup. Selain itu, total pengungsi di dua titik pengungsian, yaitu Gereja Betabara Paseng dan Meseum Ulu, sebanyak 91 KK atau 392 jiwa.

Kemensos bekerja sama dengan Pemda untuk menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir bandang. Bantuan yang disalurkan meliputi kasur 100 lembar, selimut 200 lembar, makanan anak 200 paket, tenda gulung 50 lembar, family kit 200 paket, kidsware 100 paket, makanan siap saji 400 paket, lauk pauk siap saji 500 paket, dan beras 500 kilogram.

Seluruh barang-barang tersebut dikirim menggunakan jalur laut pada 5 Januari 2026 malam. Bupati Sitaro telah mengeluarkan SK tanggap darurat bencana banjir bandang Nomor 1 Tahun 2026 untuk menetapkan status tanggap darurat mulai tanggal 5-18 Januari 2026.

Dinas Sosial Provinsi Sulut beserta Tagana saat ini sedang dalam perjalanan menuju Kepulauan Siau menggunakan kapal laut membawa logistik dan persiapan mendirikan dapur umum.
 
aku gak bisa percaya kalau pemerintah ini masih nggak cukup cepat merespon banjir di daerah itu 🀯. semakin lama kita tunggu, semakin banyak korban yang kehilangan nyawa dan rumah mereka. aku harap logistik yang disalurkan ini bisa membantu korban banjir bandang itu untuk bertahan hidup, tapi aku tetap gak percaya kalau itu sudah cukup πŸ™…β€β™‚οΈ. kenapa pemerintah masih harus didorong-dorong? apakah mereka benar-benar tidak peduli dengan kehidupan orang-orang di daerah tersebut? aku rasa ada yang salah di sini... πŸ˜•
 
aku seneng banget dengerin kabar kemensos masuk di korban banjir bandang sitaro, nanti aku siap donasikan beberapa pakaian dan makanan untuk korban 😊. aku rasa logistik yang disalurkan kemensos itu cukup lama, aku harap bisa mendapat informasi lebih spesifik tentang kapan barang-barang tersebut akan sampai di tangan korban. aku juga seneng dengerin dina sosial provinsi sulut sedang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membantu korban, semoga mereka dapat memberikan bantuan yang tepat waktu dan efektif πŸ™.
 
heya, ternyata bantuan kemensos akhirnya sampai di korban banjir bandang sitaro! πŸ™ apa yang ada disana sih, sepertinya masih banyak korban yang harus dibantu. laporan dari kemensos sebelumnya mengatakan bahwa ada 8 orang meninggal dunia dan lagi-lagi terdampak korban ini hanya memiliki peralatan yang sangat sedikit.

memang benar-benar memprihatinkan, tapi saya senang sekali karena bantuan logistik yang disalurkan oleh kemensos akhirnya sampai di tangan korban. kayaknya kemensos bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan yang tepat waktu.

banyak barang-barang yang dibantu, seperti kasur, selimut, makanan anak, tenda gulung, dan lain-lain. saya harap bantuan ini bisa membantu korban banjir bandang sitaro untuk kembali ke tempat tinggal mereka dengan aman dan nyaman.
 
Aku pikir bantuan yang disalurkan oleh Kemensos agak langka sih, 100 lembar kasur dan 200 lembar selimut, masih terlalu sedikit untuk jumlah korban yang banyak, kan? Aku rasa perlu bantuan yang lebih banyak lagi, misalnya mobil ambulans yang cukup atau mesin pengering kain yang bisa membantu korban yang luka-luka. Bisa jadi saja mereka yang berat badan 100 kg dan lebih butuh waktu lama untuk sembuh. Aku khawatir bantuan yang dibawa hanya akan menjadi 'dekorasi' yang tidak berguna di situ.
 
Kabar baik sekali kalau Kemensos bisa segera mencurahkan bantuan kepada korban banjir di Sitaro πŸ™. Tapi, kira-kira bagaimana kalau bantuan logistik itu hanya berakhir di sini? Apakah pemerintah daerah yang baru lama ini dulu tidak pernah memberi bantuan? Apakah ada yang salah dengan sistem kerja yang seharusnya memprioritaskan korban yang terbesar? Dan, kira-kira bagaimana kalau bantuan logistik itu hanya sampai di Gereja Betabara Paseng dan Meseum Ulu saja? Apakah korban lain yang berada di luar daerah tersebut punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan?
 
Aku pikir lama-knya pemerintah daerah kabupaten Sitaro nggak bisa ngurus banjir bandang dengan baik, tapi ternyata kemudian dulu bantuan dari Kemensos yang luas banget, kayak buktinya ada kasur, selimut, dan makanan anak yang cukup banyak. Tapi apa yang paling penting adalah korban yang masih hidup dengan luka-luka, aku doang harap mereka bisa pulih cepat aja 🀞
 
Korban banjir di Sitaro gini, kayaknya masih banyak bantuan yang dibutuhkan.. Kenapa sih semua bantuan tidak langsung sampai di korban? Banyak waktu kaya gini... πŸ™„
 
Oke, jadi banjir bandang di Sitaro ternyata serius banget! Korban yang harus berlari lari tanpa peralatan yang cukup, itu sangat tidak adil. Kamu tahu gampangnya bantuan logistik yang disalurkan oleh Kemensos, tapi apa dengan korban yang masih banyak? Mereka butuh makanan siap saji 400 paket dan lauk pauk siap saji 500 paket, itu tidak sedikit banget! 🀯

Saya harap bantuan logistik tersebut bisa segera tiba di korban dan membantu mereka bertahan hidup. Saya juga harap pemerintah daerah bisa segera menyelesaikan masalah ini dan memberikan dukungan yang lebih baik kepada korban. πŸ™

Tapi, saya penasaran bagaimana dengan pengungsi di dua titik pengungsian? Mereka masih banyak banget! Saya harap bantuan logistik tersebut bisa segera tiba dan membantu mereka bertahan hidup. 🀞
 
Aku pikir banjir bandang di daerah Sitaro itu sangat sedih nih... korban masih banyak sih, dan aku yakin semoga bantuan dari Kemensos ini bisa membantu mereka berusaha bertahan hidup. 100 lembar kasur, 200 lembar selimut, makanan anak... semua itu memang bagus banget! Tapi, aku rasa ini juga perlu ada usaha lebih untuk mendirikan fasilitas umum seperti dapur, sekolah, dan rumah sakit. Jadi korban bisa berada di tempat yang aman dan nyaman sambil menunggu bantuan logistik dari pemerintah. Semoga semua korban bisa pulih kesehatannya dengan cepat πŸ’–
 
Banget gaknya bantuan kemensos itu! 😊 Sebenarnya kabar baik bantertapi masih banyak korban yang harus menghadapi kesulitan memperoleh akses ke fasilitas dasar. Saya rasa bantuan logistik yang disalurkan oleh kemensos seharusnya lebih cepat dan efisien, jadi korban bisa langsung mendapatkan bantuannya tanpa harus tunggu lama-lama. Dan ini juga membuat saya penasaran, mengapa terpaksa harus menunggunya hingga 5 januari? Mungkin perlu ada rencana yang lebih matang dan baik sebelum disalurkan ke korban.
 
ini gak sabar banget ya, pengiriman bantuan kemensos selama 5 januari malam gak usah ngerti apa-apa, ayo langsung di samping korban! apa lagi ini, logistik yang banyak tapi di kirim dengan jadwal yang tidak tepat waktu! kan sih korban banjir udah lama mengalami kesulitan. kayaknya kemensos gak sabar-sabar sendiri lagi.
 
😊 aku pikir ini tahu-tahu sudah pasti gampang banget kenapa korban banjir di Sitara pas lagi membutuhkan bantuan, kementerian sosial sih udah lama nungguin dan sengaja nyetel kalau ada bencana seperti ini 😊. kayaknya penting juga kalau pemerintah daerah sih sudah siap dengan taktik tanggap darurat dan persiapan logistik, sehingga bantuan bisa langsung dikirimkan ke korban yang membutuhkannya 🚨. aku harap korban Sitara bisa segera kembali ke rumah mereka dan hidup nyaman lagi πŸ’•.
 
heya bro πŸ€”

saya rasa kalau kita lihat dari total bantuan yang diirimkan sama kenemensos itu, nanti korban banjir bandang Sitaro pasti akan bisa bertahan hidup dengan baik ya πŸ’ͺ

di sini aku tulis sedikit diagram tentang situasi ini:
```
+---------------+
| Korban |
| Banjir Band|
+---------------+
|
|
v
+---------------+
| Bantuan Logistik|
| (Kasur, Selimut, |
| Makanan, Tenda, |
| Family Kit, dll) |
+---------------+
|
|
v
+---------------+
| Korban Bertahan |
| Hidup dengan Baik|
+---------------+
```
semoga saja mereka bisa menikmati bantuan yang diirimkan dan bisa kembali ke normalnya ya πŸ™
 
Gue penasaran kenapa bantuan kemensos sampai terlambat juga? Tapi sih gak apa-apa, kaya dikejar sumpah, kan? Gue bayangin kalau korban banjir bandang itu masih ngerjain di tempat kerja mereka dengan hanya peralatan yang cukup. Itu kabarnya juga sih. Tapi gue senang sekali kemensos dapat menolong mereka dengan bantuan logistik yang melimpah. Gue rasa itu bagus juga. Dan sih, gue penasaran tentang luar jaga kapal laut yang membawa logistik itu. Apa yang harus disiapkan di dalam kapal untuk bisa menghadapi situasi darurat?
 
Sampah banjir bandang di Sulawesi Utara gini lagi nggak terlalu serius dulu, tapi kemudian korban banjir juga makin banyak ari kalau tidak terima bantuan kemensos. Kira-kira berapa lagi biaya bantuan yang dibutuhkan kalau harus ditanggung oleh pemerintah daerah sendiri?
 
ya, banjir lagi di pulau itu πŸŒͺ️, wajar sih kalau korban banjir bandang masih kesulitan memperoleh bantuan logistik yang tepat waktu, tapi nggak usah keberatan ya, kemensos sama pemerintah daerah sudah bekerja sama untuk membantu korban. tapi nggak ada gunanya bantuan logistik kalau tidak diimplementasikan dengan baik, misalnya kayaknya diseluruh daerah harus ada sistem pengiriman dan pengamanan yang bagus. kayaknya juga perlu ada prioritasi dalam penyaluran bantuan logistik, misalnya untuk korban yang lebih membutuhkan porsi yang lebih besar, seperti keluarga yang kehilangan anak atau orang tua mereka.
 
Moga bantuan logistik tadi bisa langsung masuk ke tangan korban banjir di Sitaro, tapi nggak tahu kenapa harus sampai 5 Januari lama juga πŸ€”. Mau dengar, kalau nanti mau berkatupat atau jalan kaki untuk mencapai tempat yang tepat, kalau ada yang bisa membantu korban dengan lebih cepat, mending ganti jalur pengiriman ya... dan moga semua bantuan ini bisa langsung terkena mata orang yang membutuhkannya, bukan ke tempat penampungan aja πŸ™.
 
Gue penasaran kenapa bantuan kemensos selalu keterlambatan banget? Gue lihat article ini tanggal 5 januari 2026, tapi gue tahu jaringan logistik di daerah Sitaro tidak bisa kalah dengan kemudahan ini. Sepertinya pemerintah daerah Siaulandang Biaro malah membutuhkan waktu lebih lama dalam mengirim kabar tentang kerugian ini ke kemensos, sehingga bantuan yang dibawa pun terlambat banget...
 
aku nyesel banget liat kondisi korban banjir di sitaro, gak bakanya sementara ini masih banyak kasur dan selimut yang dicurigai tidak tepat waktu πŸ€•. aku harap bantuan kemensos bisa langsung disaluran kan, kalau tidak mau maka pemerintah provinsi sulawesi utara harus melibatkan organisasi-organisasi internasional seperti sosa atau amerika serikat agar dapat membantu korban ini lebih cepat πŸš€.
 
kembali
Top