Anak-anak yang dipaksa menikah itu kayak giliran adegan drama yang seru banget, tapi sebenarnya adalah kehidupan nyata yang sangat sulit dan penderitaan! Kalau kita lihat dari sisi data, 6,92 persen anak yang dipaksa menikah itu masih tergolong rendah, tapi masih banyak sekali kasusnya, padahal kalau kita lihat dari ketidakseimbangan hubungan kuasa antara suami dan istri... kayak giliran drama kota yang seru banget!
Kita harus waspada dengan perkawinan anak yang tidak tercatat atau terlaporkan, itu seperti kecurengan yang tidak bisa disangkal! Jadi kita harus meningkatkan kesadaran publik dan advokasi untuk mencegah perkawinan anak, kalau kita tidak berani bicara, mereka akan jatuh ke dalam ketamakan. Dan siapa tahu kalau Kemenag RI benar-benar tidak akan melayani pernikahan dini atau pernikahan di bawah umur yang tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang... kayak giliran semangka yang menyelamatkan hidup!