Kemenhaj Dorong Ekspor Produk UMKM ke Ekosistem Haji 2026

Kemenhaj Dorong Ekspor Produk UMKM ke Ekosistem Haji 2026 dengan Harapan Rp18 Triliun Jadi Pendapatan. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi (PEE), Jaenal Effendi, berharap ekspor UMKM Indonesia ke Arab Saudi dapat mencapai Rp18 triliun pada musim haji tahun ini. Meskipun sebelumnya perputaran uang dalam pelaksanaan ibadah haji 2026 sudah mencapai lebih dari Rp18 triliun, Kemenhaj berharap bahwa pendapatan itu tidak hanya masuk ke Arab Saudi, tapi juga mengucur ke UMKM.

Menurut Jaenal, potensi ekspor UMKM Indonesia sangat besar di ekosistem ekonomi haji. Sebelumnya, negara lain seperti Thailand dan Filipina sudah menikmati potensi ini dengan lebih baik daripada Indonesia. Oleh karena itu, Kemenhaj berharap Ditjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dapat mendorong UMKM terlibat dalam ekosistem haji.

Untuk mencapai tujuan ini, Kemenhaj akan memaksimalkan produk yang sudah jalan sebelumnya. Salah satunya adalah aneka bumbu cita rasa Indonesia. Pada musim haji tahun ini, ada 22 jenis bumbu yang akan diekspor. Selain itu, pemerintah juga akan mengekspor makanan cepat saji atau ready to eat (RTE) yang akan diberikan kepada jemaah selama puncak haji atau Armuzna.

Kemenhaj berharap bahwa dengan ekspor UMKM Indonesia, pendapatan dapat meningkat dan UMKM dapat berkembang. Oleh karena itu, Kemenhaj juga meminta Ditjen Ekosistem Ekonomi untuk melakukan identifikasi atau pemetaan produk-produk yang bisa dijadikan oleh-oleh.
 
Aku pikir ini sangat penting buat UMKM Indonesia, tapi kalau mau bekerja sama dengan Kemenhaj harusnya ada lebih banyak produk yang siap diekspor. Sekarang 22 jenis bumbu saja? Mau kita tahu apa lagi yang bisa dibuat? dan 22 itu kan masih kurang, aku pikir ada banyak lebih dari itu!
 
Gak salah jika nggak percaya kalau Rp18 triliun pendapatan dari ekspor UMKM Indonesia ke Arab Saudi itu realistis, mungkin masih terlalu banyak hal yang perlu diperbaiki sebelum musim haji 2026 tiba. Udah ada contoh Indonesia yang menikmati potensi ini, seperti Thailand dan Filipina, tapi bagaimana kalau kita belum siap?
 
iya kan, kalau ini benar-benar bisa berjalan, tidak ada alasan lain selain keterpurukannya. 18 triliun itu seperti bayangan kejayaan, tapi apakah Indonesia benar-benar siap untuk menghadang keuntungan ini? aku ragu-ragu banget. kemungkinan besar, benda-benda yang kita buat di sini, makanan atau aneka bumbu cita rasa itu, akhirnya akan jadi kudapan bagi orang-orang Arab Saudi, tapi apa yang menjadi bagian dari pendapatan itu? tentu saja tidak semua uang itu bisa pulih ke Indonesia. terlebih lagi, ada banyak faktor lain seperti persaingan dengan negara-negara lain, perubahan tren pasar, dan bahkan risiko krisis ekonomi yang bisa menghambat kemungkinan ini.
 
wahhh sekarang ini kemenhaj mau ekspor banyak sekali produk UMKM nih, aneka bumbu kita juga bisa diekspor ke arab saudi, itu bakalan membuat kita gak kalah dengan thailand dan filipina ya 😂. tapi aku pikir kalau kita harus maksimalkan produksi kita terlebih dahulu, biar kita bisa menyesuaikan dengan permintaan yang diharapkan nih.
 
ekspor uumk apa lagi ke arab saudi... kalau gak ada teknologi dan transportasi yang bagus, kayaknya biaya nggak efisien banget... tapi kalau kemenhaj serius ngajarin UMKM itu bagaimana cara mengoptimalkan ekspornya, kayaknya bisa berhasil...
 
aku baca ini kalau nanti ekspor UMKM jadi Rp18 triliun, itu akan sangat baik 🤩 tapi sebenarnya apa keuntungan dari ini kalau uangnya tidak digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang lebih penting? misalnya pembangunan infrastruktur atau pendidikan. aku ingin tahu apakah itu masuk dalam rencana Kemenhaj juga 🤔
 
Gue pikir kalau ini nanti bisa naikin ekonomi UMKM Indonesia dan banyak makanan rasa Indonesia diekspor ke Arab Saudi. Gue suka aneka bumbu cita rasa Indonesia, tapi gue penasaran apakah kualitasnya juga memadai? Semoga kemenhaj bisa membuat ini menjadi kenyataan dan banyak UMKM yang bisa mendapatkan uang dari ekspornya. Yang penting, gue ingin lihat masyarakat Indonesia bisa merasakan manfaat dari ini 😊
 
aku pikir nggak bisa salah dengan ide ini, ekspor UMKM ke Arab Saudi bisa jadi gampang sekali ya? aku penasaran juga sama itu, apa saja produk-produk yang bisa diekspor, aneka bumbu cita rasa Indonesia itu keren banget! 😄
aku harap niaga timbal balik bisa lebih banyak, nggak cuma Arab Saudi aja, tapi juga negara lain. kalau ini bisa menjadi peluang besar untuk UMKM, maka itu akan sangat baik. 🤞
 
kembali
Top