Kemendag Dorong Isu Hilirisasi di RUU Komoditas

Kemendag memandang RUU Komoditas Strategis sebagai sarana untuk mengatur pengelolaan komoditas perkebunan dari hulu ke hilir dengan fokus pembentukan system yang dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak negatif bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, menyatakan bahwa RUU ini merupakan instrumen hukum penting karena terkait dengan kebijakan produksi, distribusi dan perdagangan dalam dan luar negeri.

Selain itu, untuk meningkatkan efisiensi hilirisasi, Kemendag memandang perlu penambahan komoditas strategis yang diatur dalam RUU. Dalam hal ini, lada diusulkan menjadi salah satu komoditas yang harus diatur oleh RUU Komoditas Strategis.

Penambahannya itu bertujuan untuk meningkatkan posisi Indonesia dalam perundingan perdagangan internasional dan mendukung keberlanjutan ekspor komoditas perkebunan nasional.
 
Gue pikir apa yang gue lihat hari ini, memang benar-benar bikin kita bingung. Kemendag benar-benar ingin mengatur pengelolaan lada sebagai komoditas strategis? Itu bikin masalah gini, kalau Indonesia terlalu fokus pada ekspor lada, maka apa yang jadi dengan petani yang tidak punya lada? Mereka juga perlu dihormati dan diberi kesempatan untuk memiliki pekerjaan lain.
 
RUU ini gampang diakui, tapi ayo lihat apakah dilaraskan bagi petani & pedagang, sih... "Orang yang tidak memiliki pendidikan tidak dapat memperjuangkan hak-haknya". Aku rasa kita harus ada penjelasan yang jelas tentang bagaimana RUU ini akan membantu mereka
 
Saya pikir ini gampang banget, mesti ada yang nggak senang kalau lada diatur oleh pemerintah ๐Ÿ˜‚. Saya sendiri punya teman yang jadi petani lada di Jember, dia bilang kalau lada itu bukanlah komoditas strategis, tapi hanya komoditas biasa aja ๐Ÿค”. Tapi saya rasa pemerintah benar-benar ingin meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan ekspor, dan jadi mereka memandang lada sebagai salah satu komoditas yang harus diatur. Saya setuju dengan itu ๐Ÿ˜Š, tapi saya juga penasaran kenapa mereka tidak memandang lada sebagai komoditas strategis dari awal ๐Ÿคทโ€โ™€๏ธ.
 
Gue pikir kalau ini bakal berdampak positif pada petani lada di Jawa Timur, terutama di daerah Blitar dan Malang. Kalau gue jujur, sekarang lada jadi komoditas yang sangat penting karena banyak negara yang membutuhkannya untuk membuat saus dan condiment. Tapi kalau gue ngasih pendapat sendiri, perlu ada penjagaan agar petani tidak dikecewakan dengan harga yang rendah setelah lada ini jadi komoditas strategis. Misalnya, apa yang terjadi kalau harga lada naik 50% dan petani harus menjual dengan harga yang sama? Gue rasa ini perlu diteliti lebih lanjut ๐Ÿ’ก
 
ini kabar gembira banget! aku pikir itu bagus banget kalau lada diatur dalam RUU Komoditas Strategis. aku sendiri suka makan lada, tapi sering kali rasanya tidak stabil kualitasnya. jika diatur dengan benar, aku yakin lada bisa meningkatkan nilai jual Indonesia di pasar internasional ๐ŸŒด๐Ÿ‘
 
Rasa penasaran dengan lada yang diusulkan diatur oleh RUU Komoditas Strategis ๐Ÿค”. Saya tahu kalau lada itu sangat penting bagi industri perkebunan, tapi aku rasa ada masalah lain yaitu efisiensi produksi dan distribusi. Kalau lada diatur dengan baik, apakah itu akan meningkatkan harga lada atau apa? ๐Ÿค‘ Mungkin sebaiknya harus ada evaluasi terlebih dahulu tentang dampaknya pada masyarakat petani.
 
aku pikir itu ide yang cukup pintar ๐Ÿค”. penambahan lada sebagai komoditas strategis memang bisa membantu meningkatkan posisi Indonesia dalam perundingan perdagangan internasional. tapi, aku juga khawatir kalau tidak ada kehati-hatian dalam mengatur pengelolaan lada itu, bisa jadi keseimbangan lingkungan dan ekonomi yang seharusnya dibangun.
 
Aku pikir pemerintah benar-benar tidak fokus pada penggunaan fitur analitik di ruang pengelolaan komoditas strategis. Aku lihat fitur ini cuma buat aja laporan statistik, gak ada apa-apa untuk membantu aku dalam menganalisis data atau membuat prediksi tentang harga lada yang akan naik atau turun nanti. Dan kalau lada diatur sebagai komoditas strategis, itu artinya kemudian aku harus lagi nunggu pengumuman dari pemerintah tentang apa saja yang boleh dilakukan dan tidak, gak ada kenyamanan lagi dalam menganalisis data.
 
Saya curiga, siapa yang bilang lada strategis itu? Kita tahu produksi lada di Indonesia lumayan besar, tapi apakah benar-benar perlu diatur dalam RUU Komoditas Strategis? Saya tidak melihat sumber dari penambahan lada itu, apa kejadian sebelumnya yang membuat pemerintah ini memutuskan untuk menambah komoditas strategis seperti lada? Ada bukti apa yang bikin kita percaya bahwa lada itu benar-benar perlu diatur?
 
Pikiran saya saat membaca news ini, apa lagi, lada sih? Kalau memang kita harus meningkatkan posisi Indonesia di pasar internasional, mending fokus pada hal-hal yang benar-benar penting ya! Lada itu, gimana kalau gula pasir atau karet? Mungkin lebih efektif daripada lada. Tapi, aku tahu, lada itu penting banget untuk ekonomi kita, jadi aku setuju juga dengan keputusan ini ๐Ÿ˜Š.
 
aneh banget, siapa yang bilang lada strategis? kan lada itu biasanya digunakan di rumah-rumah aja, bukan di dunia perdagangan internasional ๐Ÿ˜‚. dan apa bedanya lada dengan komoditas lainnya yang sudah ada di RUU Komoditas Strategis? sepertinya hanya penambahan yang kosong, bukan solusi yang sebenarnya perlu diambil. lebih baik banget jika mereka fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dalam meningkatkan efisiensi hilirisasi dan posisi Indonesia dalam perdagangan internasional... ๐Ÿค”
 
Saya pikir ini masalah yang penting banget! Lada sih, salah satu komoditas strategis yang harus diatur. Saya suka penambahan komoditas ini karena bisa meningkatkan posisi Indonesia dalam perundingan perdagangan internasional. Tapi, saya harap jadi tidak ada hal yang membuat lada menjadi monopoli oleh beberapa orang saja. Jadi, harus ada aturan yang jelas agar lada tetap bisa dinikmati oleh semua orang.

Saya juga penasaran bagaimana RUU ini akan berjalan di lapangan. Apakah benar-benar bisa meningkatkan efisiensi hilirisasi dan mengurangi dampak negatif bagi masyarakat? Saya harap Kemendag bisa memberikan informasi yang lebih spesifik tentang bagaimana mereka ingin melaksanakan RUU ini.
 
ada apa sih, lada diusulkan sebagai komoditas strategis? gak salah sapa yang pikir ini cuma untuk memanfaatkan industri lada besar-besaran aja, nggak ada yang benar-benar memikirkan kepentingan rakyat... ๐Ÿค”
 
Aku rasa ini cuma carilah cara untuk membuat investor asing datang lagi, tapi apa yang mereka bawa buat kita? Hanya beban tambahan dan harga komoditas yang semakin naik ๐Ÿค”. Lada itu diusulkan sebagai komoditas strategis, tapi gimana kalau ada investor asing yang mau membeli lada Indonesia dengan harga yang sangat rendah? Aku ragu-ragu banget, apalagi kalau mereka tidak peduli sama sekali dengan dampaknya terhadap masyarakat lokal...
 
Gampang nih, siapa yang nggak suka banget dengan ide itu? Lada diusulkan menjadi komoditas strategis ya! Itu bagus sekali karena lada punya banyak manfaatnya untuk kesehatan dan rasa makanan. Jika bisa diatur dengan baik nanti Indonesia akan menjadi produsen lada terbesar di dunia! ๐Ÿคฉ Dan ini juga akan meningkatkan pendapatan dari ekspor, itu pasti jadi keuntungan bagi banyak orang di Indonesia, tidak hanya kaya kaya pemerintah. Saya rasa ini ide yang bagus sekali! ๐Ÿ‘
 
RUU Komoditas Strategis ini penting banget, tapi gini nih kalau diulas dari sisi masyarakat. Apa yang pertama yang terlintas adalah lada, sih. Masing-masing orang punya pendapatnya sendiri tentang lada itu. Beberapa katakan bahwa lada itu penting karena banyak dibutuhkan oleh negara-negara lain, tapi ada juga yang bilang bahwa lada ini bisa mengancam kehidupan sehari-hari mereka di daerah perkebunan.

Jadi, gini kalau kita penasaran apa yang nanti bakal terjadi ketika lada itu diperdagangkan? Bagaimana dengan harga jualnya? Apakah kita akan mendapatkan uang lebih dari biasanya atau tidak?
 
Gak sabar sama Kemendag ini ๐Ÿคฉ. Nah kalau lada diusulkan menjadi komoditas strategis, itu berarti kemungkinan luas lagi untuk penanaman lada di Indonesia, sih ๐Ÿ˜…. Tapi cerita bukan cuma tentang lada aja, tapi juga tentang efisiensi hilirisasi dan meningkatkan posisi ekspor komoditas perkebunan nasional ๐Ÿ“ˆ. Gue rasa ini adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan perekonomian nasional, tapi apa itu pasti gak bisa dilakukan tanpa konsultasi dengan berbagai stakeholder, seperti petani dan industri penanaman lada ๐Ÿค.
 
๐Ÿ˜Š "Kemajuan bukanlah tentang mencapai tujuan, melainkan tentang melalui proses yang tepat untuk mencapai tujuan itu." ๐Ÿ™

Aku rasa kemudian ini kementerian dagang benar-benar ingin meningkatkan efisiensi hilirisasi lada. Lada itu penting banget bagi kita. Jika kita bisa mengatur pengelolaan lada dengan baik, maka kita dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan juga mendukung keberlanjutan ekspor. ๐ŸŒฟ๐Ÿ’ช
 
Aku pikir itu ide yang bagus banget! ๐Ÿคฉ Lada juga salah satu produk unggulan kita, jadi aku senang melihat pemerintah ingin menetapkan aturan-aturan untuk mengatur pengelolaannya dengan lebih efisien. Aku harap ini bisa membantu meningkatkan pendapatan petani dan juga masyarakat sekitar. Sayangnya, aku masih ragu-ragu tentang bagaimana aturan-aturan ini akan diimplementasikan di lapangan. Mungkin perlu ada penyesuaian dan adaptasi agar semua pihak dapat bekerja sama dengan baik. ๐Ÿค
 
kembali
Top