Kemenag Usul Insentif Guru Honorer Non-Sertifikasi Rp400 Ribu

Gak sih kebayang, apa lagi nih insentif kecil itu? Rp 400 ribu, masih kurang waduh. Guna apa aja kalau gaji guru honorer tidak terjamin, kalau belum ada sertifikasi? Tapi kalo nggak ada insentif seperti ini, mungkin mereka malah terus cari cara untuk memperbodoh.
 
Wahhhh, gue jadi penasaran banget siapa yang terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah honorer ya... Kenaikan insentif Rp 400 ribu per bulan ini benar-benar penting, tapi kalau dihitung secara logis, bagaimana caranya gue bisa percaya bahwa aja 'ini' yang bisa meningkatkan kesejahteraan mereka? Mungkin ada hal lain yang harus dipertimbangkan, seperti efisiensi pengeluaran atau apa yang sebenarnya dimaksud dengan "bangun harapan"?
 
kembali
Top