ini kayak gue pikir, banjir di Aceh apa yang krusakan? siapa yang bilang bahwa bencana banjir itu bisa bikin orang kehilangan buku nikah? kira-kira apa yang ada di dalam buku nikah itu? sih aja tanda-tanda cinta dan janji cinta, tapi kenapa gak bisa dipindahkan atau dicetak ulang lagi? kayaknya ini cuma cara yang aneh untuk membuat orang penasaran, bukan ya?
atau mungkin karena kemenag Aceh ingin bikin kesan bahwa mereka peduli dengan kehilangan buku nikah itu, tapi sebenarnya apa yang mereka cari sih? kayaknya ini cuma cara untuk mengalih perhatian dari masalah lain yang lebih penting, seperti banjir itu sendiri. siapa tahu, mungkin ada cara lain yang bisa diambil untuk membantu orang-orang yang kehilangan buku nikah, tapi kita gak perlu terlalu khawatir tentang hal ini, deh.