Mukhsin, ayah Deden Maulana yang terjebak di balik wataknya ketika dibebaskan dari perasaan sakit hati karena kehilangan anaknya. Ayah itu tidak ingin menerima fakta bahwa Deden telah meninggal dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi pada Sabtu lalu.
Keluarga dan tetangga yang menghampiri rumah Mukhsin, ayah Deden, masih belum berani mengambil langkah-langkah simbolik duka seperti memasang bendera kuning di lingkungan tempat tinggalnya. Menurutnya, pihak keluarga dan tetangga tidak ingin menyesali saat-saat sebelum insiden terjadi.
"Iya itu, makanya warga di sini belum berani pasang karena belum ada kepastian yang pastinya gimana," kata Mukhsin saat dijumpai di kediamannya, Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Mukhsin mengaku tidak tinggal serumah dengan Deden, anak pertamanya yang sekarang berada dalam ketidakpastian. Ia menetap di Garut, sementara anaknya menjalani aktivitas dinas di luar daerah.
Keluarga Deden Maulana masih menunggu kepastian resmi dari tim pencarian dan otoritas terkait, seraya berharap sang anak dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Harapan itu pula yang membuat keluarga tidak ingin merengut bendera kuning di lingkungan tempat tinggalnya.
Keluarga dan tetangga yang menghampiri rumah Mukhsin, ayah Deden, masih belum berani mengambil langkah-langkah simbolik duka seperti memasang bendera kuning di lingkungan tempat tinggalnya. Menurutnya, pihak keluarga dan tetangga tidak ingin menyesali saat-saat sebelum insiden terjadi.
"Iya itu, makanya warga di sini belum berani pasang karena belum ada kepastian yang pastinya gimana," kata Mukhsin saat dijumpai di kediamannya, Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Mukhsin mengaku tidak tinggal serumah dengan Deden, anak pertamanya yang sekarang berada dalam ketidakpastian. Ia menetap di Garut, sementara anaknya menjalani aktivitas dinas di luar daerah.
Keluarga Deden Maulana masih menunggu kepastian resmi dari tim pencarian dan otoritas terkait, seraya berharap sang anak dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Harapan itu pula yang membuat keluarga tidak ingin merengut bendera kuning di lingkungan tempat tinggalnya.