IHSG Menguat Kembali, Penguatan Tertinggi di Sektor Bahan Baku
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level tertinggi sejak beberapa bulan ke depan, yaitu 8.122,597. Pergerakan ini dilakukan dengan rate pertumbuhan 2,52 persen dari hari sebelumnya.
Perkembangan IHSG diawali dengan penekanan saham-saham yang melemah dan stagnan. Namun, tidak ada perubahan signifikan pada saham-saham yang kuat. Banyak saham mengalami penguatan, 654 saham, sementara itu 108 saham melemah dan 56 saham tetap stagnan.
Sementara itu, aktivitas perdagangan di bursa tercatat cukup aktif dengan 61,01 miliar saham berpindah tangan melalui 3.273.812 kali transaksi. Nilai jual-beli saham mencapai Rp29,35 triliun.
Dari sisi sektoral, semua indeks sektor mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Penguasaan tertinggi dicatat di sektor bahan baku (IDXBASIC) yang meleset 6,52 persen. Disusul sektor properti dan real estat (IDXPROPERT), transportasi dan logistik (IDXTRANS), industri (IDXINDUST), energi (IDXENERGY), teknologi (IDXTECHNO), barang konsumsi siklikal (IDXCYCLIC) dan kesehatan (IDXHEALTH).
Sementara itu, sektor dengan penguasaan terbatas adalah barang konsumsi non-siklikal (IDXNONCYC), infrastruktur (IDXINFRA) dan keuangan (IDXFINANCE).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level tertinggi sejak beberapa bulan ke depan, yaitu 8.122,597. Pergerakan ini dilakukan dengan rate pertumbuhan 2,52 persen dari hari sebelumnya.
Perkembangan IHSG diawali dengan penekanan saham-saham yang melemah dan stagnan. Namun, tidak ada perubahan signifikan pada saham-saham yang kuat. Banyak saham mengalami penguatan, 654 saham, sementara itu 108 saham melemah dan 56 saham tetap stagnan.
Sementara itu, aktivitas perdagangan di bursa tercatat cukup aktif dengan 61,01 miliar saham berpindah tangan melalui 3.273.812 kali transaksi. Nilai jual-beli saham mencapai Rp29,35 triliun.
Dari sisi sektoral, semua indeks sektor mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Penguasaan tertinggi dicatat di sektor bahan baku (IDXBASIC) yang meleset 6,52 persen. Disusul sektor properti dan real estat (IDXPROPERT), transportasi dan logistik (IDXTRANS), industri (IDXINDUST), energi (IDXENERGY), teknologi (IDXTECHNO), barang konsumsi siklikal (IDXCYCLIC) dan kesehatan (IDXHEALTH).
Sementara itu, sektor dengan penguasaan terbatas adalah barang konsumsi non-siklikal (IDXNONCYC), infrastruktur (IDXINFRA) dan keuangan (IDXFINANCE).