Roma Justru Terjebak dalam Peta, Torino Mulai Impian di Perempat Final Coppa Italia
Kedunia sepakbola, AS Roma kehabisan waktu untuk mengejutkan setelah tumbang 2-3 dari Torino dalam perempatan babak 16 besar Coppa Italia musim ini. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico malam Rabu, penonton langsung kecewa melihat tim favorit mereka jatuh tanpa hentinya.
Roma tampil tidak berdaya sejak pertama menit pertandingan. Pihak Torino berhasil membuka perbedaan pada menit ke-35 dengan gol dari Che Adams yang berhasil memasukkan bola ke gawang Roma. Selain itu, penyerang Torino tersebut sukses mengambil keuntungan dari kelengahan lini belakang Roma sehingga membawa timnya unggul 1-0.
Torino tidak berhenti di sana. Mereka berhasil meningkatkan perbedaan menjadi 2 gol pada menit ke-52 dengan gol keduanya dari Che Adams yang memanfaatkan umpan terobosan Nikola Vlasic. Sayangnya, Roma tidak bisa mengubah skor hingga awal paruh kedua karena mereka hanya berhasil mencetak gol penyama ke 1 dari Mario Hermoso.
Namun sayangnya, petaka tidak berakhir di sana untuk Roma. Berawal dari situasi sepak pojok pada menit ke-90, Ermirkhan Ilkhan berhasil memanfaatkan bola liar akibat tangkapan kiper Mile Svilar yang kurang sempurna. Dengan demikian, gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Torino dan membungkam publik tuan rumah.
Dalam kesempatan lain, Roma harus mengakui bahwa mereka terjebak dalam peta setelah menutupkan pertandingan dengan kecepatan di bawah harapan. Meskipun mampu mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan dari Antonio Arena pada awal paruh kedua, hal itu tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Sementara Torino malah terbang tinggi setelah kemenangan tersebut karena berhasil melangkah ke perempat final Coppa Italia. Pada babak selanjutnya, Roma harus menghadapi tantangan berat dengan menantang Inter Milan dalam upaya untuk mencapai juara Copa Italia musim ini.
Kedunia sepakbola, AS Roma kehabisan waktu untuk mengejutkan setelah tumbang 2-3 dari Torino dalam perempatan babak 16 besar Coppa Italia musim ini. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico malam Rabu, penonton langsung kecewa melihat tim favorit mereka jatuh tanpa hentinya.
Roma tampil tidak berdaya sejak pertama menit pertandingan. Pihak Torino berhasil membuka perbedaan pada menit ke-35 dengan gol dari Che Adams yang berhasil memasukkan bola ke gawang Roma. Selain itu, penyerang Torino tersebut sukses mengambil keuntungan dari kelengahan lini belakang Roma sehingga membawa timnya unggul 1-0.
Torino tidak berhenti di sana. Mereka berhasil meningkatkan perbedaan menjadi 2 gol pada menit ke-52 dengan gol keduanya dari Che Adams yang memanfaatkan umpan terobosan Nikola Vlasic. Sayangnya, Roma tidak bisa mengubah skor hingga awal paruh kedua karena mereka hanya berhasil mencetak gol penyama ke 1 dari Mario Hermoso.
Namun sayangnya, petaka tidak berakhir di sana untuk Roma. Berawal dari situasi sepak pojok pada menit ke-90, Ermirkhan Ilkhan berhasil memanfaatkan bola liar akibat tangkapan kiper Mile Svilar yang kurang sempurna. Dengan demikian, gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Torino dan membungkam publik tuan rumah.
Dalam kesempatan lain, Roma harus mengakui bahwa mereka terjebak dalam peta setelah menutupkan pertandingan dengan kecepatan di bawah harapan. Meskipun mampu mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan dari Antonio Arena pada awal paruh kedua, hal itu tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Sementara Torino malah terbang tinggi setelah kemenangan tersebut karena berhasil melangkah ke perempat final Coppa Italia. Pada babak selanjutnya, Roma harus menghadapi tantangan berat dengan menantang Inter Milan dalam upaya untuk mencapai juara Copa Italia musim ini.