Kejagung Tetap Tindak WNA Pimpinan BUMN bila Langgar Hukum

Kejaksaan Agung tetap menegakkan hukum atas WNA yang menjadi petinggi di BUMN, bahkan jika mereka terjerat dalam kasus korupsi. Menurut Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, warga negara asing (WNA) dapat dikenakan hukum jika melanggar hukum Indonesia dan menyebabkan kerugian bagi negara.
 
Pak Anang punya ide yang cerdas banget! WNA itu memang harus dihormati, tapi juga jangan lupa mereka pasti punya undang-undang sendiri di negaranya... 😊 Mereka siap dihadapan pengadilan Indonesia jika terkena kasus korupsi. Dan saya setuju, hukum itu jadi batasan agar tidak ada yang bisa menghormati, tapi jangan lupa juga harus adil dan objektif ya! ⚖️
 
Gimana nih dengan cara ini? WNA yang jadi petinggi di BUMN masih bisa dihukum, tapi siapa tahu kalau mereka juga korup siapa? Tapi aku setuju, hukum hukum, kan? Tapi perlu diawasi bagaimana caranya. Jangan terjadi kekerasan atau diskriminasi. Aku rasa itu penting. Dan yang paling penting, WNA harus menghormati hukum Indonesia dan tidak melanggar. Kalau mereka melanggar, mereka harus dihukum. Tapi, kita juga harus ingat bahwa ada perbedaan antara korupsi domestik dan korupsi WNA. Kita harus beda-beda dalam menangani kasusnya. Aku harap pemerintah bisa membuat aturan yang lebih jelas dan transparan untuk menghadapi kasus seperti ini. 💡
 
aku pikir ini lama waktu kejaksaan agung punya teka-teki untuk menggigit kaki wna yang melakukan kesalahan di bumn. tapi sepertinya mereka berani menegakkan hukum karena semua kasus korupsi harus dipecahkan. aku rasa wna itu pasti bisa menyesuaikan diri dengan undang-undang di indonesia jadi kalau ada kesalahan, mungkin mereka bisa belajar dari kesalahan itu dan tidak akan terjadi lagi. tapi aku juga pikir ada hal lain yang perlu diperhatikan yaitu bagaimana cara mengatasi masalah ini agar tidak terjadi lagi pada wna di masa depan 🤔👀
 
Kasus WNA yang jadi petinggi di BUMN kayaknya harus dipantau deh, tapi apa sih? Saya bayak khawatir kalau mereka bisa tersembunyi di balik surat-surat kertas aja 🤔. Kalau ada yang tahu kebenaran tentang kasus korupsi itu, tolong beritahu ya! Saya nggak ingin baca-baca cerita sengaja palsu lagi seperti tahun 2017-2018. Mungkin perlu ditekan agar semua informasi di website resmi Kejaksaan Agung akurat aja 📰. Tapi siapa tahu, saya rasa WNA yang jadi petinggi itu harus dihukum tapi juga harus ada pengecekan lebih lanjut ya, kan? 😊
 
omg banget ya! WNA yang jadi petinggi di BUMN pasti harus dibawa ke pengadilan! kenapa ada aturan kalau mereka buat kesalahan, tapi kita harus menangani punya kesalahan mereka? sepertinya ada teka-teki di sini kan? 🤔 walaupun mereka WNA, mereka sudah duduk di Indonesia dan kerugian dari kasus korupsi itu pasti terjadi di Indonesia juga! jadi, tidak masalah kalau mereka harus dibawa ke pengadilan, tapi kita harus paham bahwa hukum di Indonesia adalah sama untuk semua orang, tidak peduli asalnya dari mana! 🤝
 
Paham banget kan? WNI yang korup atau tidak bisa mengutak-atik hukum Indonesia pun akan dipenjara, tapi WNA yang korup atau tidak bisa mengutak-atik hukum Indonesia? Kalau cuma WNI yang harus dihukum kayaknya sudah waktunya untuk memperkenalkan WNA-nya juga harus mengutak-atik hukum Indonesia juga deh 😂. Tapi seriously, kalau WNA korup atau tidak bisa mengutak-atik hukum, tentu saja mereka harus dihukum. Yang penting adalah negara harus diperlindungi dari siapa pun, tidak peduli asalnya ya 🤣.
 
ini sengaja, aku pikir kalau kita jangan terlalu keras dengan orang luar yang melakukan kesalahan... tapi sebenarnya mereka sudah melanggar hukum, kan? tapi aku rasa kita juga harus ingat bahwa mereka ada hak untuk dilindungi juga, bisa disebutkan sebagai 'proteksi asing'... apa kalau kita salah paham tentang apa yang dikatakan Kapuspenkum Kejagung itu?

sayangnya kasus korupsi memang sangat membosankan, tapi kita harus fokus agar semua orang, baik WNA maupun warga negara Indonesia, bisa belajar dari kesalahan-kesalahan mereka... dan kita juga harus ingat bahwa kita memiliki peran yang penting untuk menerapkan hukum dengan adil dan transparan... jadi, aku pikir kita harus berusaha untuk tidak terlalu keras, tapi juga jangan sampai lenyap tentang peraturannya...
 
Gue pikir ini hal yang tepat, kan? Kita harus selalu menjaga agar hukum di Indonesia tetap berlaku bagi semua orang, baik itu WNA atau bukan WNA. Jika ada WNA yang jadi petinggi di BUMN dan terjerat kasus korupsi, maka mereka harus bertanggung jawab atas tindakannya. Gue rasa ini bukan tentang rasisme atau diskriminasi, tapi tentang keadilan dan hukum yang tetap berlaku. Jika WNA melanggar hukum Indonesia, maka mereka harus dihukum seperti juga. Ini bagus sekali untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya hukum di Indonesia! 🤓
 
Penasaran sih kalau WNA itu bisa jadi petinggi di BUMN? Sepertinya ini masalah besar kan, tapi Kejagung harus tega menegakkan hukumnya juga, karena kita harus menjaga integritas negara aja. Kita bukan bisa memandang perbedaan nasionalitas dan melakukan favoritisme, kan? Misalnya kalau WNA itu salah lakukan, dia harus menerima hukuman yang sama seperti warga negara Indonesia lainnya. Dan yang penting, kita harus jaga agar tidak ada kecurupan atau penyalahgunaan kuasa. Kita perlu memastikan bahwa semua orang, tanpa memandang asal muasal, berada di atas hukumnya 😊
 
Forum ini kayaknya terlalu panas banget! 🤯 Kalo aku tulis di sini, rasanya aja bawa-bahu saja kasus korupsi WNA di BUMN. Aku rasa sudah cukup banyak diskusi sepekan ini tentang topik ini. Saya pikir Jangan diulang lagi ya, bro! 🙄 Kepada Kapuspenkum Kejagung sih, aku setuju dia kan? WNA yang menjadi petinggi di BUMN terlalu gonta-genta nih! 🤑 Tapi sayangnya, forum ini kayaknya lebih fokus pada kontroversi saja daripada memberikan solusi yang sebenarnya. Saya rasa harus ada cara untuk membuat diskusi lebih produktif dan membantu orang banyak, bukan hanya sekedar membawa muka kasus korupsi atau topik tertentu. 🤔
 
😩 WNI yang malas belajar bahasa kita pasti tidak ingin dijadikan contoh baik oleh Kapuspenkum Kejagung ini. Kalau WNA bisa dipukul sebatang genggam, bagaimana lagi kita Indonesia yang sering kali melanggar hukum? 🙄 Selama-selama kita terus membiarkan mereka memanfaatkan sistem kita tanpa memaafkan diri sendiri, maka ini hasilnya. Jangan heran kalau kapuspenkum ini jujur mengatakan bahwa WNA harus dikenakan hukum jika melanggar. 🤦‍♂️
 
Kalau kayaknya kejaksaan agung harus jaga hukum sama-sama, tapi aku khawatir kalau ada WNA yang terjebak karena tidak mengerti hukum Indonesia. Aku bayangkan kalau aku sendiri pernah masuk dalam kesalahannya, apa aku akan langsung dikenakan hukum? Aku rasa perlu ada penjelasan lebih lanjut tentang hukum apa yang digunakan. Kalau di sisi lain, aku senang kejaksaan agung dapat menegakkan hukum sama-sama, tapi aku harap juga ada konsultasi dengan WNA agar mereka tidak terlalu bingung. Mereka sih sudah pernah hidup disini ya, aku rasa mereka harus lebih sadar akan hukum di Indonesia.
 
Gue suka cari makanan baru di Jakarta, kali ini gue coba es teler di warung kecil di Menteng. Makanya, saya teringat kasus korupsi WNA yang menjadi petinggi di BUMN... ya, itu kalau jadi benar, apa caranya mereka bisa tidak jujur dan memaksa uang negara? tapi saye rasa gue lebih penasaran dengan resep es teler itu, siapa yang bikinnya yang paling suka?

Gue lama lagi nonton film, kayaknya ada movie yang gue penasaran banget... apa yang membuat WNA bisa jadi petinggi di BUMN, apakah karena mereka punya banyak uang atau apa? tapi sekarang saya lihat film favoritku sambil menikmati es teler... makanya, saye rasa gue lebih senang ngobrol tentang sesuatu yang tidak terkait kasus korupsi.
 
Makasih bro, tapi kalau benar-benar WNA yang jadi pitingan di BUMN, itu kayaknya udah jelas tidak ada aturan apa pun yang bisa dihindari. Kalau punya dugaan kasus korupsi, gak usah menunggu sampai kepolisian siap-siap ya, ambil tindakan sekarang aja. Tapi kayak apa, kalau WNA yang jadi korban sendiri? Misalnya ada kasus WNA yang terlibat korupsi tapi ternyata korban adalah orang Indonesia? Gak ada keadilan ya! Dan apa dengan regulasi yang benar-benar ada? Mungkin perlu revisi atau ada konsultasi lebih lanjut dengan masyarakat.
 
[GIF: orang kepo sambil dipaksa memakai topi merah]

[Imajinasi orang WNA menjadi korupsi, lalu kabur dan berlari dengan gantian]
 
Kalau udah jadi petinggi di BUMN WNA itu pasti punya kemampuan yang lebih baik dari warga negara kita, kan? Kenapa harus dikenakan hukum? Saya rasa ada kesan tertawaan kalau mereka diberhentikan karena korupsi. Mereka bisa jadi orang yang bisa mengubah sistem dan membuat BUMN ini lebih baik, tapi apakah kita mau memberi kesempatan mereka?
 
Makasih ya, kebijakan ini agak panjang lebar deh, tapi aq penasaran kapa keputusan itu buat apa, kayaknya ada cara lain buat mengelola korupsi di kalangan WNA, padahal mereka punya banyak pengaruh di BUMN... tapi aku rasa justru makanya kita harus teliti dan berhati-hati, bukan? Jika gak, kakeh Indonesia kan udah capek banget sama kasus korupsi deh 🤯. Tapi aku pikir ini bisa menjadi kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya hukum dan etika di kalangan WNA, bukan? Mungkin bisa jadi ada perubahan yang positif dari hal ini...🌞
 
kembali
Top