Kejagung Periksa Tiga Kajari karena Dugaan Konflik Kepentingan

Itu penasaran, mengapa kejaksaan harus diawasi begitu ketat? Gak perlu terus2 diintimidasi dengan tuduhan pelanggaran. Kalau benar-benar ada yang salah, kenapa tidak langsung diajukan ke pengadilan? Ngobrol2 aja di luar sana gak akan membuat masalahnya sembari orang lain diintimidasi 😊
 
Pagi 🌞, aku pikir kejahatan yang dilakukan tiga Kajari itu benar-benar mengkhawatirkan 🤔. Jika ada konflik kepentingan dalam penanganan perkara, itu berarti ada yang salah dalam sistem ini 😳. Aku harap pihak Kejaksaan Agung bisa menyelesaikan hal ini dengan cepat dan adil 🕊️. Tapi, aku juga curiga, siapa nih yang benar-benar bertanggung jawab atas pelanggaran ini? 🤔
 
Tapi apa yang kita lakukan kalau ada Kajari yang tidak profesional lagi? Saya rasa ini bukan tentang birokrasi, tapi tentang kejujuran dan integritas. Jika ada yang salah, jangan diam, jangan nunggu sampai ada tanda tangan dari atasan juga. Yang penting adalah kita bisa menyadari apa yang salah dan berusaha untuk mengatasinya. Tapi, apakah kita sudah mencoba semua cara sebelum meminta bantuan?
 
kaya gampang banget sekali kejahatan yang bikin kita kecewa kok, tiga Kajari itu kayaknya tidak profesional sama sekali, kayak ngelala dan tidak peduli dengar pendapat masyarakat, tapi apa yang penting kalo ada konflik kepentingan, kayaknya harus ada yang diwaspadai juga banget, tapi aku yakin kejaksaan akan melakukan penanganan yang tepat, jadi kita bisa percaya bahwa mereka akan melakukan tindakan yang benar dan tidak ada lagi seperti ini, kita harus terus mendukung kejaksaan agar bisa berjalan dengan baik 🙌
 
Maksudnya gini, ternyata Kajari-kajari itu malah jadi target dari kepentingan. Kalau tadi bilang mereka berjuang untuk masyarakat, sekarang aja mau digigit. Aku pikir ini harus ada transparansi lebih banyak, nggak bisa begitu cepat nanti ada Kajari yang 'dipanggil' tanpa ada bukti apa-apa.

Kasus ini memang mengejutkan, tadi bilang mereka peduli dengan masyarakat, tapi sekarang terlihat seperti bermainan politik aja. Aku harap Kejaksaan bisa lebih jujur lagi, nggak boleh semacam 'pemutusan secepatnya' tanpa bukti apa-apa.
 
kembali
Top