Kejagung: Pengambilan Dokumen di Kemenhut Tindak Lanjut Geledah

Kejaksaan Agung mengaku bahwa pengambilan dokumen dari Kementerian Kehutanan dilakukan untuk mencocokkan data terkait kasus dugaan korupsi Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kawasan hutan lindung daerah Konawe Utara. Ini setelah beberapa waktu terakhir, Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dan penyitaan dokumen.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, pengambilan dokumen di Kementerian Kehutanan adalah langkah pencocokan data terkait kasus tersebut. Namun, saat ini masih sedang dipertimbangkan bagaimana data dan dokumen yang diperoleh akan disesuaikan.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah melakukan penggeledahan di beberapa perusahaan, rumah pribadi, dan kantor pemerintahan di Konawe Utara. Meskipun demikian, detail tentang perusahaan dan rumah milik siapa yang digeledah masih tidak terungkap.

Kementerian Kehutanan sendiri belum pernah dilakukan penggeledahan oleh Kejaksaan Agung. Anang menekankan bahwa upaya pengambilan dokumen tersebut hanya untuk mencocokkan data dan tidak ada hubungan dengan kasus korupsi yang sedang dipercaya.

Selain itu, kepala daerah yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi IUP tambang di Konawe Utara dan pejabat Kementerian Kehutanan belum diperiksa oleh Kejaksaan Agung.
 
[😂🤣] Ah, tapi kok lagi kasus korupsi yang bikin rasa tidak nyaman sih 🙅‍♂️. Pihak kehukuman itu malah ngasih opini kalau hanya cek data aja sih 📊. Apalagi setelah penggeledahan yang dilakukan beberapa minggu lalu, hasilnya masih belum terungkap 🤐. Kenapa lagi harus banyak lagi cek dan pemeriksaan? 🙄 [😒]
 
Makasih nih, ternyata pengambilan dokumen dari Kemenhan itu bukan untuk kasus korupsi yang terkena dugaan. Mungkin lebih mirip seperti investigation biasanya di luar negeri, yakin kan? Coba lihat data dan dokumen apa aja yang diminta, kapan tadi Kemenhan punya kesempatan untuk memeriksa dokumen-dokumen itu sendiri. Kalau sebenarnya bukan kasus korupsi, tapi apa tujuan pengambilan dokumen itu lalu? Kedalaman lagi ya...
 
Pernah kayaknya, kejadian ini seperti apa sih? Mereka mengaku karena ingin mencocokkan data, tapi aku pikir mungkin ada sesuatu yang tidak diungkapkan. Apa kalau itu bukan hanya sekedar pencocokan data? Bayangkan saja, mereka mau mengambil dokumen dari Kementerian Kehutanan, itu seperti... "mengambil" informasi rahasia, sih? Dan mereka bilang ini adalah langkah pencocokan data, tapi aku masih ragu-ragu. Mungkin ada sesuatu yang tidak jelas di balik semuanya... 🤔
 
Gak bisa dipungut kepercayaan sih, pengambilan dokumen dari Kemenko Kelautan tadi ini, apakah benar-benar untuk mencocokkan data kasus korupsi Izin Usaha Pertambangan? Mungkin ada yang tidak jelas, kalau siapa saja punya hubungan dengan IUP di daerah Konawe Utara, pasti diperiksa juga. Tapi, kalo bukan kasus korupsi, mengapa kejaksaan harus bawa semua dokumen ke sana? Ada kesan bahwa ini lebih soal pengecehan daripada pencocokan data.
 
Pengambilan dokumen dari Kementerian Kehutanan itu apa sih tujuannya? Mencari bukti korupsi ya, tapi masih banyak rahasia yang tertutup di sana. Tapi toh, kita nggak bisa membanting-banting kan? Jangan sampai terjadi kesalahan dalam pencocokan data yang bisa bikin proses pengadilan jadi tidak adil. Yang penting, Kejaksaan Agung harus selalu berhati-hati dan pastikan data yang diperoleh itu benar-benar akurat sebelum kita teruskan ke tahap berikutnya. 🤔
 
Makasih bro, apa keberadaan dokumen-dokumen yang dipetik itu? Apakah benar-benar untuk mencocokkan data atau masih ada niatan lain sih? Kalau benar hanya tentang pencocokan data, kenapa harus dipikirin saksinya dan penyitaan dokumen?
 
🤔 Ahem, nggak percaya sih, pengambilan dokumen dari Kemenlu itu kayaknya untuk apa? Kalau bukan ada kasus korupsi, kenapa kejasaan agung harus ambil dokumen-dokumen itu? Mungkin karena mereka ingin ngero-nero yang terlibat di dalam kasus IUP tambang di Konawe Utara. Tapi, sih, kalau hanya untuk mencocokkan data aja, nggak perlu ambil dokumen dari Kemenlu juga. 🙄
 
Makanya lagi kasus korupsi di daerah Konawe Utara? 😕 Biar kaget sih, tapi kayaknya harus ada yang terlibat ya... Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung bilang hanya untuk mencocokkan data, tapi jadi rasa kerja sama dengan Kementerian Kehutanan yang kurang aji sih 🤔. Kalau tidak ada korupsi, mengapa lagi kejaksaan agung bawa senjata? 😂
 
🤔 kayak gak ada logika banget kan? pengambilan dokumen dari kementerian kehutanan untuk mencocokkan data kasus korupsi IUP, tapi siapa yang bilang kalau tidak ada hubungan sama sekali... 🙄 itu kayak cari bukti pas sudah punya. apa lagi, pemeriksaan saksi dan penyitaan dokumen itu biar nggak masuk akal, bisa jadi sama-sama korupsi yang lain sih. 😒
 
kembali
Top