Kejaksaan Agung telah memastikan kehadiran mantan Komisaris PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, dalam sidang kasus dugaan korupsi pengelolaan minyak mentah besok. Sesuai yang dijanjikan oleh Jaksa Agung, Riono Budisantoso, mengatakan bahwa Ahok telah mengkonfirmasi kesediaannya hadir dalam sidang tersebut.
Ahok telah mengirim konfirmasi kepada penyidik terkait kesediaan waktunya besok. Sidang tersebut dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Ahok akan dihadirkan sebagai saksi. Riono menyatakan bahwa kata JPU sudah konfirmasi hadirnya Ahok dalam sidang.
Sementara itu, pemanggilan para saksi dilakukan untuk memberi pandangan terkait tata kelola Pertamina saat masing-masing saksi menjabat. Saksi-saksi tersebut ingin menjelaskan bagaimana tata kelola Pertamina secara umum di mana dalam pelaksanaannya juga terdapat penyimpangan-penyimpangan.
Ahok seharusnya hadir bersama Menteri ESDM periode 2016-2019, Ignasius Jonan, namun karena saat ini masih berada di luar negeri. Sementara itu, Arcandra saat ini masih dalam kondisi sakit sehingga tidak bisa hadir.
Kami akan memberikan update terkait kehadiran saksi-saksi lainnya besok.
Ahok telah mengirim konfirmasi kepada penyidik terkait kesediaan waktunya besok. Sidang tersebut dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Ahok akan dihadirkan sebagai saksi. Riono menyatakan bahwa kata JPU sudah konfirmasi hadirnya Ahok dalam sidang.
Sementara itu, pemanggilan para saksi dilakukan untuk memberi pandangan terkait tata kelola Pertamina saat masing-masing saksi menjabat. Saksi-saksi tersebut ingin menjelaskan bagaimana tata kelola Pertamina secara umum di mana dalam pelaksanaannya juga terdapat penyimpangan-penyimpangan.
Ahok seharusnya hadir bersama Menteri ESDM periode 2016-2019, Ignasius Jonan, namun karena saat ini masih berada di luar negeri. Sementara itu, Arcandra saat ini masih dalam kondisi sakit sehingga tidak bisa hadir.
Kami akan memberikan update terkait kehadiran saksi-saksi lainnya besok.