Kalau ngomong Vonis Isa Rachmatawarta, aku pikir dia udah sengaja ngasih peringatan buat siapa pun yang penasaran dengan kasusnya, kayaknya ada sesuatu yang tidak beres di pengadilan. Nah, kalau Jajak vonis itu dipaksa buat dibandingkan dgn penyebutan Vonis Isa Rachmatawarta itu, aku rasa kayaknya ini nggak bijak, karna siapa tahu ada yang salah dalam hasil vonis itu.
Aku pikir apa yang perlu dilakukan adalah analisis dari berkas kasus sendiri, bukan dengan cara menandingi atau membandingkan dgn sesuatu yang belum terbukti. Nah, kalau pengadilan ingin memastikan kepastian hasilnya, mungkin harus ada revidensi atau review lebih lanjut lagi dari berkas kasus itu sendiri.