Kejagung, Bareskrim Selidiki Dugaan Goreng Saham saat IHSG Turun

Kejaksaan Agung (Kejagung) masih memantau adanya dugaan penggorengan saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada Rabu kemarin. Dengan demikian, Kejagung tetap memantau dan memonitor kejadian-kejadian tersebut untuk mencegah terjadinya kerugian bagi masyarakat.

Menurut Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, Kejagung masih memantau kejatuhan atau anjloknya IHSG secara mendadak dalam waktu satu-dua hari. Meskipun belum bisa dipastikan apakah ada dugaan tindak pidana yang terjadi, tetapi Kejagung tetap melakukan pantauan untuk mencegah terjadinya kerugian bagi masyarakat.

Bareskrim Polri juga menyatakan bahwa mereka akan melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana yang menyebabkan IHSG berada di zona merah. Penyelidikan ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk menemukan bukti-bukti dugaan pidana.

Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, anjloknya IHSG hingga memicu trading halt karena masih maraknya pelaku saham gorengan di pasar modal. Dia juga menilai bahwa persoalan ini membuat MSCI membekukan kebijakan indeks khusus bagi saham-saham Indonesia lantaran masih ada persoalan serius terhadap transparansi kepemilikan saham dan mekanisme penilaian free float.

Sementara itu, Brigjen Ade Safri Simanjuntak dari Bareskrim Polri mengatakan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan atas beberapa perkara serupa yang terkait dengan penggorengan saham. Dia memastikan bahwa penyelidikan ini akan dilakukan secara profesional dan transparan untuk menemukan bukti-bukti dugaan pidana.

Dengan demikian, Kejagung, Bareskrim Polri, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih memantau adanya dugaan penggorengan saham di pasar modal Indonesia untuk mencegah terjadinya kerugian bagi masyarakat.
 
Gue rasa ini masih serupa dengar, kalau IHSG anjlok bisa jadi ada yang mau 'gorengan' sahamnya 🤑. Saya harap Kejagung dan Polri bisa menemukan bukti-bukti dugaan pidana ini dengan benar dan tidak ada korupsi dalam penanganan kasus ini 💼. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa udah bilang kalau ada persoalan serius terhadap transparansi kepemilikan saham, kita harus serius untuk mengatasi masalah ini dan tidak biarkan hanya 'gorengan' saham yang jadi prioritas 😒.
 
Maksudnya kalau kita gini, kalau ada dugaan penggorengan saham, kita harus hati-hati... tapi kalau tidak ada bukti yang pasti, kita masih bisa nyamuk-nyamuk aja? Tapi kalau benar-benar terjadi, kita juga harus tahu siapa yang salah dan harus dihukum... tapi kalau hanya gosip atau spekulasi, itu kan tidak masalah?

Saya pikir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kayaknya berbohong banget kalau bilang bahwa pelaku saham gorengan masih marak di pasar modal. Siapa tahu mungkin itu hanya rumor atau kesalahan informasi? Sementara Brigjen Ade Safri Simanjuntak kayaknya terlalu cepat dalam menyelidiki hal ini... tapi apakah dia benar-benar memiliki bukti yang cukup?

Saya juga tidak percaya bahwa MSCI membekukan kebijakan indeks khusus bagi saham-saham Indonesia karena masih ada persoalan serius tentang transparansi kepemilikan saham dan mekanisme penilaian free float. Maksudnya kalau kita harus menunggu lagi sampai ada bukti yang pasti?
 
Gue penasaran sih kenapa IHSG naik-turun begitu aja, sih kayak banget seperti permainan kartu online 🤯. Gue rasa dugaan penggorengan saham ini masih belum dipastikan, tapi apa jangan kira-kira gue kira kalau ada yang terlibat dalam hal ini ya... 🤑. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bilang ada persoalan serius tentang transparansi kepemilikan saham, tapi sih gue pikir itu masih sengaja aja untuk mengalihkan perhatian dari masalah yang sebenarnya 😒. Gue rasa Bareskrim Polri harus lebih cepat dalam menyelidiki hal ini, karena kalau tidak ada tindakan cepat, maka masyarakat akan kehilangan uangnya 🤑.
 
Saya rasa pengawasan yang ketat ini tidak sepenuhnya tidak perlu, tapi saya setuju bahwa ada kebutuhan untuk memantau kasus-kasus seperti ini agar tidak mengejutkan kemudian. Bayangkan kalau banyak orang yang terluka karena dugaan tindak pidana itu nyata benar? Tapi, bagaimana caranya membuat atap ini lebih transparan, sehingga tidak ada pelaku saham yang bisa menyeberangi jalur ini dengan mudah? Mungkin kita butuhkan sistem yang lebih baik untuk mencegah kasus-kasus seperti ini terjadi lagi.
 
Kalau kita lihat dari perspektif lain, apa yang terjadi ini sementara itu sebenarnya adalah kesempatan bagi investor dan masyarakat untuk menjadi lebih bijak dalam berinvestasi. Jika kita bisa menghindari risiko-risiko tertentu, maka investasi kita akan jauh lebih aman.

Tapi, apa yang perlu diingat adalah bahwa investasi itu sendiri sudah memiliki resiko. Apa yang kita lakukan sekarang juga tidak akan selalu berakhir dengan hasil yang baik. Jadi, penting untuk belajar dari kesalahan dan menjadi lebih bijak.

Kita harus ingat, pasar modal adalah seperti permainan yang penuh risiko. Tapi itu bukan alasan kita untuk menyerah. Kita harus terus mencoba, belajar, dan menjadi lebih baik dalam setiap kesempatan.
 
Sekarang aja, aku sedang minum kopi sih... dan pikir tentang kopi yang aku beli kemarin di warung kecil di Yogyakarta... itu kopi apa lagi? Gila manis dan gila pedas! Kalo aku mau, aku akan mencoba membuat sendiri di rumah. Tapi, mungkin malu banget kalau cicipannya tidak enak... 🤣🍵
 
Gue pikir ini tapi gak bisa diprediksi siapa yang mau tahu siapa nih, tapi apa yang pasti gue pikir ini bikin perangkat lunak investasi penasaran.
 
kembali
Top