Seluruh proses keberangkatan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di Sulawesi Selatan sudah dijalankan dengan tepat dan sesuai dengan prosedur. Menurut General Manager Bandara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi, semua tahapan keberangkatan, mulai dari pemeriksaan keamanan hingga proses penumpangan telah dijalankan dengan benar.
Pada pukul 08.08 WIB, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Makassar dan kemudian berangkat ke arah mara yang dilaporkan hilang kontak di Sulawesi Selatan. Sayangnya, hingga saat ini, pesawat tersebut masih dalam tahap pencarian.
General Wibowo menegaskan bahwa seluruh prosedur di bandara telah dijalankan dengan benar, mulai dari keamanan sampai penumpangan. Pesawat yang berangkat itu terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang. Pencarian lanjutan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas, yaitu di pegunungan kapur Bantimurung.
Pada pukul 08.08 WIB, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Makassar dan kemudian berangkat ke arah mara yang dilaporkan hilang kontak di Sulawesi Selatan. Sayangnya, hingga saat ini, pesawat tersebut masih dalam tahap pencarian.
General Wibowo menegaskan bahwa seluruh prosedur di bandara telah dijalankan dengan benar, mulai dari keamanan sampai penumpangan. Pesawat yang berangkat itu terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang. Pencarian lanjutan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas, yaitu di pegunungan kapur Bantimurung.