Kayu Gelondongan Banjir Sumatra Bakal Dipakai Bangun Rumah Warga

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumatera bakal menggunakan kayu gelondongan bencana untuk membangun rumah hunian tetap di daerah-daerah terdampak banjir dan tanah longsor. Menteri Dalam Negeri dan Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian mengatakan, pemerintah sudah memulai pekerjaan untuk membangun hunian tetap bagi warga yang rusak akibat banjir dan tanah longsor.

"Kita akan menggunakan kayu gelondongan sebagai bahan konstruksi pembangunan hunian tetap," kata Tito dalam konferensi pers. "Pembangunan hunian tetap ini nantinya akan menjadi solusi bagi masyarakat yang rusak akibat banjir dan tanah longsor."

Tito juga menjelaskan bahwa pemerintah sudah memulai pekerjaan untuk memperbaiki berbagai fasilitas publik di daerah-daerah terdampak bencana, seperti masjid dan sekolah.

"Tapi, perlu diingat bahwa pemanfaatan kayu gelondongan harus dilakukan sesuai prosedur dan tidak boleh diperjualbelikan untuk kepentingan komersial," kata Tito.

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin juga menyampaikan bahwa lumpur-lumpur yang mengendap di lokasi-lokasi terdampak bencana akan digunakan sebagai tanggul di pinggir sungai untuk mencegah air sungai meluap ke area permukiman warga.

"Kalau yang untuk lumpur, diskusi kami dengan Pak Menhan, beliau ingin agar ini digunakan sebagai tanggul," ungkap Tito.
 
Gue pikir kayak kayu gelondongan itu bisa jadi solusi banget buat bangun hunian tetap di daerah-daerah terdampak banjir & tanah longsor, tapi kita harus pastikan bahwa pemanfaatan kayu gelondongan itu dilakukan dengan benar & tidak boleh diperjualbelikan. Nah, kalau lumpur-lumpur itu digunakan sebagai tanggul, itu juga serasa buat mencegah banjir lagi, tapi kita harus ngatur agar lumpur itu jangan mengendap di tempat-tempat yang tidak tepat.
 
Wah... ini kayaknya pemerintah benar-benar peduli dengan masyarakat yang terkena banjir dan tanah longsor ya... mereka mau membangun hunian tetap untuk warga yang rusak dan juga memperbaiki fasilitas publik seperti masjid dan sekolah. Tapi, kayaknya perlu diingat agar pemanfaatan kayu gelondongan tidak diperjualbelikan dengan niat komersial... karena ini tentang kebutuhan sebenarnya warga yang terkena bencana. 🤞
 
Bisik siang-siang, aku rasa kayaknya pemerintah udah lama ngomong tentang banjir dan tanah longsor di Sumatera... tapi akhirnya gampang banget buat mereka ngebangun hunian tetap dengan kayu gelondongan 🌳🏠. Aku rasa itu keren, kayaknya warga jangan perlu khawatir lagi tentang tempat tinggal mereka. Tapi, aku penasaran banget kenapa kayaknya gampang banget buat pemerintah ngebangun hunian tetap tanpa harus perbaiki infrastruktur dulu... 🤔

Dan aku rasa juga kayaknya itu solusi yang baik banget untuk mencegah air sungai meluap ke area permukiman warga dengan menggunakan lumpur-lumpur di pinggir sungai 😊. Aku harap gampang banget buat pemerintah ngecetak infrastruktur yang lebih baik dan sehat, jadi kita semua tidak perlu khawatir lagi tentang bencana alam... 💪
 
Gue pikir kalau pemerintah Sumatera gak bisa salah lagi nih... Mereka sih bakal menggunakan kayu gelondongan untuk membangun hunian tetap di daerah-daerah yang banjir dan tanah longsor... Gue suka denger itu, kayaknya lebih bagus dari banjir-banir saja... Dan kalau lumpur-lumpur di daerah terdampak bencana digunakan sebagai tanggul, itu juga gak salah nih... Mereka udah punya rencana yang tepat untuk membangun hunian tetap dan perbaiki fasilitas publik... Gue harap semuanya berjalan lancar dan warga tidak perlu lagi mengalami kesulitan...
 
Bakanya kayaknya pemerintah punya ide yang bagus ini! Kayu gelondongan bisa jadi solusi banget utk pembangunan hunian tetap di daerah-daerah terdampak banjir dan tanah longsor 🌳💡. Tapi, harusnya ada perawatan dulu kayaknya biar kayu gelondongan tidak cepat rusak 😬. Dan lumayan juga kalau pemerintah punya rencana utk memperbaiki fasilitas-fasilitas publik di daerah-daerah terdampak bencana 🏠💪. Jadi, aku harap semoga rencana-rencananya bisa terlaksana dengan lancar 💕
 
aku penasaran sih bagaimana kalau kita gunakan kayu gelondongan untuk bangunan hunian terus di daerah banjir? apakah itu bisa membuat banjir semakin parah atau tidak? aku harap pemerintah bisa membuat solusi yang baik dan tidak hanya sekedar nge-kecap 'solusi' aja
 
ada kira2 siapa lagi kalau kemendagri sumatera pakai kayu gelondongan buat bangun hunian terus aja? waktunya gak ada kebijakan yang masuk akal lagi kayaknya. kayu gelondongan nggak terlalu kuat dan bisa jadi banjir lagi nanti. kiri2 kalau mau bangun hunian terus pakai kayu apa? perlu diingat lagi banteranya siapa yang mau jualin kayu gelondongan buat kepentingan komersial aja
 
Pertanyaannya bukanya siapa yang mau membangun rumah hunian tetap di daerah terdampak banjir dan tanah longsor, tapi bagaimana kita bisa membangun rumah yang nyaman dan aman dengan menggunakan sumber daya alam seperti kayu gelondongan. Apakah kita benar-benar siap untuk menghadapi risiko dan dampak kehilangan yang besar karena bencana alam? Atau kita hanya terus memburu solusi sementara tanpa memikirkan dampak jangka panjangnya.

Dan apa yang membuat kita percaya bahwa pemanfaatan kayu gelondongan bisa menjadi solusi yang tepat untuk rumah hunian tetap? Apakah kita sudah siap untuk menghadapi risiko kegagalan dan kesalahan dalam proses pembangunan ini? 🤔💡
 
Aku pikir itu ide bagus banget dari pemerintah untuk menggunakan kayu gelondongan sebagai bahan konstruksi hunian tetap di daerah terdampak banjir dan tanah longsor! Semoga proyek ini bisa selesai cepat dan memberikan keamanan bagi warga yang rusak akibat bencana. Kita harap pemerintah juga tidak lupa memberikan bantuan sosial kepada warga yang rusak, seperti ganti rumah atau biaya rehabiliasi yang membutuhkan waktu untuk mendapatkan uang tunai. Semoga proyek ini bisa menjadi contoh bagi pemerintah lain di Indonesia dan dunia! 🌱💪
 
Gak bisa percaya sih, pemerintah Sumatera nggak mau pakai bahan konstruksi yang lebih baik kayak baja atau semen. Kayu gelondongan? Siapa sih yang suka kayu itu? Mereka hanya cari cara untuk membangun hunian warga dengan cepat, tapi malah pilih bahan yang kualitasnya rendah. Gak jawabin ari orang juga, kayaknya cuma cari cara untuk menghemat biaya saja 🙄
 
heya, gue pikir kayaknya pemerintah Sumatera memang benar-benar peduli dengan warga yang rusak akibat banjir dan tanah longsor. Membangun hunian tetap menggunakan kayu gelondongan itu lumayan unik, tapi kalau gue harus bilang suka atau tidak, gue masih ragu. kayaknya kita harus lihat lebih dekat dulu bagaimana proyek ini akan berjalan dan apakah benar-benar dapat membantu masyarakat yang rusak.
 
Aku pikir ide ini gampang banget sih, tapi aku penasaran kapa aja kelebihan kayu gelondongan itu dibanding bahan konstruksi lainnya? Kalau kayaknya gini, pemerintah mau gunakan sisa-sia dan limbah yang jadi bahan konstruksi hunian. Aku harap kalau proyek ini sukses dan mampu memberikan solusi bagi warga yang rusak banjir & tanah longsor. Tapi aku masih ragu kapa aja apakah kayu gelondongan itu bisa menopang tekanan dari badai orang?
 
Makasih ya pemerintah untuk bantu-bantu masyarakat Sumatera yang terkena banjir dan tanah longsor 🙏. Nanti kayaknya kayu gelondongan bisa membuat hunian tetap lebih nyaman dan aman, tapi aku penasaran kenapa tidak menggunakan kayu tembus atau kayu lain yang lebih tahan lama 🤔? Di masa lalu, gusungseling kini digunakan untuk membangun rumah-rumah juga, sih... Tapi aku senang bisa lihat bahwa pemerintah sudah mulai pekerjaan untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas publik seperti masjid dan sekolah. Semoga semua proyek ini bisa selesai dengan cepat dan aman 💪
 
Gak bisa dipungut nafkah dari dulu aja, kayaknya pemerintah udah mulai langkah ke benar. Sama-sama menggunakan kayu gelondongan untuk hunian tetap, tapi harus diingatkan sih bahwa gampang banget kayu gelondongan itu rusak. Jadi, harus ada langkah tambahan untuk pastikan hunian itu aman dan nyaman bagi warga.
 
Saya pikir pemanfaatan kayu gelondongan sebagai bahan konstruksi pembangunan hunian tetap itu kaget deh... kalau gini jadi solusi bagi masyarakat yang rusak akibat banjir dan tanah longsor, tapi apa sih dengan dampak lingkungan? kayaknya pemerintah lagi sengaja tidak mempertimbangkan kebaikan lingkungan ya... lumayan serius ya pemanfaatan kayu gelondongan, tapi harus ada konsekuensi yang tepat juga, jangan sampai semakin banyak kerusakan lingkungan aja
 
Gue rasa kayaknya pemerintah gak usah ambil waktu lama2an lagi nih, klo banjir dan tanah longsor, gue pikir gede banget kan untuk dibangun rumah hunian tetap! Kayu gelondongan? Hehe, kalau gede kayaknya kayu itu gak tahan aja, apalagi kalau ada banjir lagi nanti! Gue rasa biar lebih aman, pemerintah gak usah pakai kayu gelondongan, tapi pakai beton atau sesampainya material yang bisa tahan banjir. Kaya aja jadi contoh bagi warga lain nih...
 
Penggunaan kayu gelondongan sebagai bahan konstruksi hunian tetap di daerah terdampak banjir dan tanah longsor itu nggak masuk akal, mantap banget. Mereka kira kayaknya kayak aja kayak penerbangan kapur kayak aja! Bayangin dulu, kayu gelondongan bakal bermanfaat buat jangka panjang? Kalau tidak ada regulasi yang ketat, aku yakin kayak ini akan jadi penipuan warga. Siapa tau lumpur-lumpur itu bisa digunakan sebagai tanggul, tapi kayu gelondongan? Aku curhat, kalau pemerintah mau memakai kayu gelondongan, berarti sudah siap untuk 'terbang' ke dalam masalah! 😒
 
Gue pikir kayak gue, kalau pemerintah bisa menggunakan kayu gelondongan buat bahan konstruksi hunian tetap, itu beda. Bayangkan jalan, rumah, atau fasilitas umum yang terbuat dari kayu gelondongan itu bagus banget. Tapi, apa yang perlu diingat adalah kayaknya prosedur yang benar-benar ditunaikan, bukan sekedar dicuri kepentingan komersial. Kalau pemerintah bisa memberikan solusi ini, itu akan sangat membantu warga-warga yang terkena dampak bencana. Jadi, kita harap pemerintah bisa mengatur dengan baik dan tidak ada yang salah. 🙏
 
Gue pikir kayaknya jangan memakai kayu gelondongan sih, kalau dipecah itu bisa banjir lagi, kan? Bagi warga yang rusak akibat banjir dan tanah longsor itu perlu rumah hunian yang solid dan aman. Jangan sampai kayu gelondongan itu kurang kuat dan menyebabkan bencana lagi. Pemerintah harus mempertimbangkan lebih baik. Misalnya bisa menggunakan material yang lebih kokoh seperti beton atau konstruksi lainnya yang lebih stabil.
 
kembali
Top