Kayu Gelondongan Banjir Sumatra Bakal Dipakai Bangun Rumah Warga

Dalam upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Pascabencana Sumatra, pemerintah mengusung kayu gelondongan sebagai material pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra diantara lain mengatakan, pemanfaatan kayu gelondongan itu harus dilakukan sesuai prosedur dan tidak boleh diperjualbelikan untuk kepentingan komersial. "Cuma prosedurnya jangan sampai melanggar, jangan sampai nanti dipotong-potong, terus dijual untuk komersial," tutur Tito Karnavian.

Kemudian menutupkan dengan menyampaikan, saat ini mayoritas wilayah-wilayah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sudah kembali pulih normal.
 
omg banget ya kayaknya pemerintah punya ide yang bagus untuk menggunakan kayu gelondongan sebagai material bangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak bencana di daerah tersebut 🌳💚 tapi siapa tahu nanti tidak ada prosedur yang tepat kan? misalnya kalau dijual dengan harga mahal sekali aja, padahal kayu gelondongan itu seharusnya digunakan dengan cara yang lebih ramah lingkungan 🤔🌿
 
😊🌳 Ah, kayaknya pemerintah gini suka banget buat jadikan kayu gelondongan untuk pembangunan hunian. 🤔 Saya rasa itu bakalan bikin warga Aceh dan Sumatra Utara lebih aman dan nyaman 😊. Tapi, siapa tahu kayaknya ada yang tidak peduli dengan aturan itu, 🤷‍♂️ aku harap nggak gitu, karena kayaknya itu bakalan bikin masalah besar 😬. Sayangnya, masih banyak wilayah yang terkena bencana banjir dan tanah longsor, tapi semoga kabar baik bahwa sekarang sudah pulih normal, 🙏💪.
 
Gue pikir kayaknya material kayu gelondongan itu tidak masuk akal banget bisa dipertimbangkan untuk hunian warga. Walaupun gak ngerti kenapa warga Aceh udah banyak yang terkena banjir dan tanah longsor, tapi sekarang udah pulih normal. Maksudnya, jangan buat material kayu gelondongan itu dijual dengan harga mahal ya? Masyarakat lokal udah gak kebutuhan lagi karena ada konstruksi baru. Sementara ini kayaknya kita harus cari bahan yang lebih baik dan ramah lingkungan. Jadi, apa salahnya ganti dengan bahan lain seperti bambu atau kayunya sendiri? 🤔
 
Gue penasaran siapa yang nggak bisa melihat hasil rehabilitasi di daerah tersebut. Kaya gue, akses ke daerah-daerah itu lumayan sulit aja. Nah, kayaknya kayak kayu gelondongan itu bisa digunakan untuk hunian warga? Gue rasa kayaknya bermasalah. Apakah yang jadi kualitas kayunya? Tapi kalau prosedurnya sudah sesuai, toh gue percaya. Yang penting, proyek ini harus diikuti dengan rapat-rapat yang transparan ya, jangan cuma dijanjikan aja tapi tidak disampaikan.
 
Gadet kayaknya pemerintah ngusung kayu gelondongan buat pembangunan hunian warga yang terkena banjir & longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar 🤝 Kalau udah ngasahin, kalau nggak ada prosedur, kayaknya gak ada artinya. Dan ngapa kudu punya batasan buat komersial? Gampang banget kayu gelondongan dipotong-potong, terus dijual 🤑. Maka-maka udah nggak jelas sih. Kalau mau rehabilitasi, sebaiknya utamakan warga, sih.
 
Gue pikir pemerintah harus lebih berhati-hati dulu, karena kayu gelondongan itu masih banyak diproduksi dari hutan belantara yang sering kali dilanggar. Gue khawatir jika kita terus memperjualbelikan kayu tersebut, hutan yang akan hilang begitu cepat. Yang bisa gue lakukan adalah membantu warga Aceh untuk membuat kerajinan dari bahan lain, seperti rotan atau bambu, supaya tidak ada lagi kehilangan hutan belantara.
 
KEBANYAAN RAJA PERTAMA TAK PERNAH BERPIKIR KAYU GELONDongan AKAN MENjadi SALAH SATU SERTUAN KERja BANGUNAN YG BERISIKAN TERHADAP MASYARAT! APA YANG JADI, KEMBALI LAGI KETEBALAN LINGKUNGAN WARGA SEKITARNYA! KITA HARUS TETAP WASPADA & BANTU SAMPAI WARGA DIBAWA KEMBERNYA KELURUSAN KERJA.
 
kembali
Top