Kasus Goreng Saham, Bareskrim Tersangkakan 2 Pengelola PT NAM

Bareskrim Polri Mentapkan 2 Pengelola PT Narada Aset Manajemen Sebagai Tersangka Kasus Goreng Saham. Keduanya terlibat dalam merancang produk reksadana yang menggunakan saham proyek dengan kendali internal, lalu merekayasa dengan jaringan afiliasi dan nominee.

Menurut Brigjen Ade Safri, tim penyidik Bareskrim Polri telah memeriksa 70 saksi dan satu ahli pasar modal untuk memperkuat bukti dugaan tindak pidana para tersangka. Hasilnya, ada rangkaian transaksi antarpihak yang memiliki keterkaitan, sehingga terjadi distorsi harga dan persepsi kinerja portofolio yang tidak riil.

Dengan demikian, tim penyidik kemudian melakukan pemblokiran terhadap sub rekening efek dengan total nilai Rp 207 miliar berdasarkan harga Oktober 2025. Penyelidikan ini bertujuan untuk menghentikan tindak pidana pasar modal yang menyesatkan investor dan menciptakan gambaran semu terhadap harga saham.
 
Saya pikir kalau hal ini menunjukkan bagaimana pentingnya pengawasan di sektor keuangan Indonesia, apalagi saat ini saat ini krisis ekonomi masih berlangsung. Kalau tidak ada inisiatif seperti Bareskrim Polri, siapa yang akan mengatasi masalah seperti ini?
 
Saya capek banget dengerin berita ini, siapa sih yang mau bereksperimen dengan pasar modala seperti itu? 🤯 Dengan menggunakan saham proyeknya, siapa tahu apa aja hasilnya nanti? Dan bagaimana dengan keamanan investasi, siapa yang tau di balik kinerja portofolio itu asli apa? 🤑 Aku rasa tim penyidik Bareskrim Polri ini harus lebih teliti dulu sebelum bersemangat menyita uang dari orang-orang. Dan siapa aja yang bertanggung jawab atas keselamatan investasi ini? 🤔
 
Gue penasaran apa yang bisa dilakukan orang tuh dengan bersekongkol seperti ini? Bisa jadi ada masalah lain di baliknya, tapi Polri juga jangan salah menilai kan? Gue ingat saham itu seperti permainan yang capek, tapi kalau ada korupsi dalam permainan itu, rasanya malah makin capek! Bagaimana caranya menghentikan tindak pidana pasar modal seperti ini? Gue rasa perlu ada perubahan pada sistem perbankan dan reksadana kita agar tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi.
 
Paham aja, ini bikin saya pikir bahwa korupsi di dunia keuangan kayaknya terus terjadi juga. Tapi, aku pikir itu bukan berarti kita harus menyerah. Kita harus terus berusaha untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi. Saya lihat ada beberapa saksi yang dipereksa oleh tim penyidik Bareskrim Polri, itu kayaknya penting untuk memperkuat bukti. Saya harap saja mereka bisa menemukan siapa-siapa yang bertanggung jawab dan dihukum sesuai hukum. 🤞
 
Yaudah banget kalau para pengelola perusahaan bisa jadi korupsi dan nyetir dengan saham itu, bukannya dijamin kejujuran dan transparansi ya? Mereka cuma peduli dengan uang saja dan biarkan investor kehilangan rupiahnya 🤑. Saya berharap penyelidikan ini bisa menyelesaikan masalah ini dan memberi jaminan bagi investor untuk tidak kehilangan uangnya lagi 💸.
 
Saya pikir ini benar-benar kejutan deh! Siapa bilang goreng saham bisa jadi main game? Tapi, kalau benar-benar ada keterlibatan dari orang-orang di Balai Pengawas Reksadana (Bareskrim Polri), itu benar-benar bukti bahwa tindak pidana ini tidak hanya sekedar cerita. Saya paham bahwa keberuntungan saham bisa jadi tergantung pada banyak faktor, tapi kalau ada manipulasi seperti yang disebutkan di artikel ini, itu benar-benar tidak adil untuk investor.

Saya ingat saat-saatku ketika saya punya reksadana dan harga saham berubah-ubah tanpa alasan yang jelas. Saya pikir itu hanya keberuntungan atau keburuan, tapi mungkin itu semua karena ada orang-orang di balik layar yang memanipulasi pasar.

Saya harap penyelidikan ini bisa menyelesaikan masalah ini dan memberi investor yang terkena dampak merasa aman lagi. Dan saya juga ingin mengajak kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berinvestasi, agar tidak terjebak dalam game manipulasi seperti ini 🤔
 
Dalam kasus ini, aku pikir polisi harus lebih cepat. Kalau sudah ada bukti bahwa produk reksadana itu korup. Maka, seharusnya mereka langsung menangkap para pengelola PT Narada Aset Manajemen. Tidak boleh biarkan mereka melanjutkan pekerjaan yang sama lagi. Dalam kasus ini, aku pikir ada kesalahpahaman lagi. Karena, jika para pengelola itu sudah ditangkap dan dicurigai karena melakukan tindak pidana, maka menegearkannya harus lebih serius.
 
Kalau udah punya bukti banget sih, lama-kara ini. Saya pikir ini salah satu contoh bagaimana tindak pidana di Indonesia bisa dipantau dan dieksekusi dengan baik. Tapi kayaknya kalau ada yang terlibat dengan hal ini, harus fokus banget untuk menghindari kesalahan lagi. Saya rasa ini juga mengajarkan kita berkuliah bagaimana pentingnya etika dan integritas dalam profesi.
 
Aku paham kalau ini kisah tentang Bareskrim Polri yang cari siapa yang bikin kebocoran informasi saham, tapi aku masih ingat kalau di masa lalu kita punya masalah serupa dengan perusahaan manapun, tapi gini ini kayaknya lebih serius. Mereka bilang ada 2 orang yang terlibat dalam merancang produk reksadana yang menggunakan saham proyek, itu seperti membuat game saham, tapi sebenarnya mereka cari untung dari investor, sih... 🤑

Aku ingat kalau di masa lalu kita punya perusahaan manapun yang serupa, tapi aku rasa ini lebih serius karena ada banyak orang yang terkena dampaknya. Dan sekarang ada pengawasan yang ketat, seperti pemblokiran sub rekening efek dengan nilai Rp 207 miliar... itu juga membuatku khawatir, sih... apa kalau ada lagi yang masuk ke dalam game saham ini? 🤔
 
Halo, aku pikir kasus goreng saham ni ini ternyata gampang sih, tapi aku rasa Bareskrim Polri ini makin serius karena ada 2 pengelola PT Narada Aset Manajemen yang terlibat. Mereka kayaknya bikin produk reksadana yang menggunakan saham proyek dengan kendali internal, lalu merekayasa dengan jaringan afiliasi dan nominee. Aku rasa ini kayak cerita di movie "Wolf of Wall Street" aja, tapi dengan konsepti reksadana Indonesia sih. Aku harap penyelidikan ini bisa menyelesaikan kasus ini secepat mungkin dan jangan sampai investor kehilangan uangnya lagi 🤦‍♂️.
 
Ini kabar baik! Akhirnya ada tindakan yang diambil oleh Polri tentang kasus goreng saham ini 🙌. Saya senang melihat bahwa tim penyidik Bareskrim Polri sudah melakukan penelitian yang mendalam dengan memeriksa 70 saksi dan satu ahli pasar modal, itu already quite comprehensive lah! 💯

Tapi apa yang paling aku ingin katakan adalah bahwa ini bukan hanya tentang 2 orang pengelola PT Narada Aset Manajemen, tapi juga tentang bagaimana kita bisa mencegah kasus-kasus seperti ini dari terjadi lagi di masa depan 🙏. Kita butuh meningkatkan kesadaran investor tentang berinvestasi dengan bijak dan memilih perusahaan yang stabil agar tidak terkena dampak dari kasus-kasus seperti ini 😊.
 
Wah, tapi apa sih yang terjadi di sana? Mereka itu benar-benar melakukan manipulasi harga saham aja, bukan? Saya rasa ini memang perlu diawasi agar investor tidak kehilangan uangnya. Tapi, saya penasaran kenapa ada orang yang bisa lakukan hal seperti ini tanpa sengaja? Mungkin karena kurangnya regulasi atau sesuatu? Saya harap Bareskrim Polri berhasil menangkap para tersangka dan membuat investor jujur kembali 🤔💯.
 
Aku rasa mantap sih, Bareskrim Polri gak bakar lemasari pasar modal ini... 🤦‍♂️ Mereka bilang ada 2 pengelola PT Narada Aset Manajemen yang dijadikan tersangka, tapi aku tahu lagi sih, mungkin ada banyak yang ikut-ikutan aja... 😅 Dan ada 70 saksi dan seorang ahli pasar modal yang dipanggil, sih kayaknya mereka gak butuh panjang lebar, kan? 🤔 Lalu apa hasilnya sih? Ada rangkaian transaksi yang bikin harga saham distorsi, dan itu bikin investor kecewa... 😞 Bayarlah uang kita dengan rupiah yang tidak jadi apa-apa... Wah, pemblokiran sub rekening efek dengan nilai Rp 207 miliar, itu kayaknya penting juga sih... 🤑 Tapi aku masih ragu-ragu aja, bukti-bukti sih? 🤔
 
kembali
Top