Kasus Chromebook, Nadiem Nilai Dakwaan Jaksa Tak Masuk Akal

Nadiem Makarim menegaskan, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) soal dia mendapat keuntungan pribadi sebesar Rp809 miliar dari kasus pengadaan laptop Chromebook tidak berdasar terhadap fakta keuangan yang sebenarnya. Menurut Nadiem, angka Rp809 miliar tersebut bukanlah uang suap atau hasil korupsi, melainkan transaksi internal korporasi di dalam grup GoTo (PT AKAB) yang terjadi pada tahun 2021.

Nadiem menyebut tuduhan tersebut sangat aneh karena total omzet atau pendapatan Google dari seluruh pengadaan lisensi di kementerian tersebut hanya berkisar Rp600 miliar. Apakah masuk akal dia mendapatkan keuntungan pribadi lebih besar dari total pendapatan Google dalam pengadaan Chromebook?

Nadiem juga menjelaskan bahwa nilai kekayaannya yang meningkat hingga angka triliunan pada tahun 2022 bukan karena uang suap, tetapi karena nilai saham GoTo yang melambung saat melantai di bursa (IPO).

Sementara itu, Tim Penasihat Hukum Nadiem menegaskan bahwa dakwaan jaksa–terkait penerimaan keuntungan sebesar Rp809 miliar–tidak didukung bukti yang sah. Menurut penasihat hukum, tidak ada pembuktian mengenai penerimaan keuntungan yang disebutkan telah diterima oleh Pak Nadiem sebesar Rp800 miliar.

Dodi S. Abdulkadir menilai tuduhan tersebut tidak masuk akal secara logika. Jaksa menyebut adanya pendapatan Google dari penggunaan Chrome Device Management (CDM) hanya sebesar Rp600 miliar, sementara di saat yang bersamaan Nadiem didakwa menerima Rp800 miliar.

Nadiem pun merasa heran mengapa keputusan dirinya yang bertujuan untuk menghemat uang negara, justru berujung pada tuduhan kriminalisasi.
 
Gue pikir ini semua terlalu susah di pihak jaksa. Nadiem jelas-jelas telah menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, tapi jaksa masih memilih tidak menerima kabar itu. Gue rasa kalau jaksa mau tahu kebenaran apa aja? Rp600 miliar pendapatan Google dari penggunaan Chrome Device Management (CDM) itu benar-benar tidak masuk akal jadi tujuan Nadiem mendapat Rp800 miliar. Kalau begitu, siapa yang ada di dalam grup GoTo nanti bakalan diculik? 🤔
 
Maksudnya sih apa yang mereka tanyakan lagi? Kalau dia mendapatkan Rp809 miliar itu gak masuk akal, tapi kalau dia cuma ambil keuntungan dari nilai saham GoTo saja, kenapa tutup mulut? Mungkin karena jaksa-nya punya agen tertentu yang mau jujur dulu? Gue pikir yang terpenting sih apakah pak Nadiem melakukan sesuatu yang salah atau tidak. Jika tidak, kenapa harus disiksa begitu gah?

Juga, apa yang bikin Jaksa terlalu percaya diri banget? Kalau total omzet Google dari pengadaan Chromebook hanya Rp600 miliar, gak masuk akal kalau dia mendapatkan lebih dari itu. Mungkin karena mereka tidak ingin bukti yang jelas, jadi membuat tuduhan yang tidak masuk akal. Gue rasa ini seperti permainan yang tidak adil.

Dan apa yang bikin Dodi S. Abdulkadir bisa terus mengejutkan kita? Semua orang punya kesalahannya, tapi yang penting sih apakah dia melakukan sesuatu yang salah atau tidak. Jika tidak, kenapa harus dibawa ke pengadilan? Gue pikir ini seperti permainan yang tidak adil, dan pak Nadiem adalah korban.

Tapi apa yang bikin saya terkesan? Pak Nadiem sendiri yang masih bisa tegar banget meskipun dihadapkan tuduhan yang tidak masuk akal. Dia masih punya visi jangka panjang, sedangkan Jaksa-nya masih hanya berfokus pada pendapat sendiri tanpa bukti yang jelas. Gue rasa ini seperti permainan yang tidak adil, dan saya akan terus mendukung pak Nadiem!
 
gampang banget nih, Nadiem Makarim dipaksa terlibat tuduhan korupsi tapi sebenarnya omong kosong aja... 🤑 apa yang dibicarakan adalah transaksi internal korporasi yang tidak masuk akal di kalangan Jaksa Penuntut Umum. rasanya kayaknya mereka berbohong lagi... di sisi lain, Nadiem juga jelas mengatakan bahwa dia tidak menerima uang suap dari kasus Chromebook, tapi lebih baik dulu melihat bukti yang sah sebelum memakiin dia... 🤔
 
Maksudnya siapa pun duduk di pintu ( Gatecrasher) ini? Nadiem apa lagi kalau paksa kebenaran itu? Tapi lho, Rp809 miliar itu apa? Jika bukan uang suap, toh bagaimana bisa dia mendapatkan keuntungan lebih besar dari total pendapatan Google? Maksudnya, dia mau berdiam diri karena tidak mau menjelaskan? Mereka yang suka tuduhan ini malah jadi kriminalisasi, kan?
 
😐 apa lagi kisah korupsi di negara ini, senangnya ada orang yang mau 'makan' keuntungan dari kasus pengadaan laptop Chromebook. 🤔 toh kalau angka Rp809 miliar itu bukan uang suap, tapi transaksi internal korporasi, maka apa masuk akal dia mendapatkan keuntungan pribadi lebih besar dari total pendapatan Google? 😒
 
kembali
Top