Kapolri Tegaskan Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menolak tegas wacana penempatan Polri di bawah kementerian, mengatakan skema tersebut akan menciptakan risiko dualisme kepemimpinan atau "matahari kembar".

Menurutnya, posisi Polri saat ini sudah paling ideal karena langsung berada di bawah Presiden RI. Hal ini memungkinkan Polri untuk bergerak cepat dan tidak terhalang oleh birokrasi tambahan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

"Sehingga, ketika presiden membutuhkan kami, maka kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian. Kementrian yang kemudian ini menimbulkan potensi matahari kembar," ujar Listyo saat menghadiri pertemuan di Gedung DPR RI, Jakarta.

Kapolri juga menekankan posisi Polri saat ini sudah paling ideal dalam sistem ketatanegaraan, dan tidak perlu ada penempatan di bawah kementerian tertentu.

"Kita bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang harkamtibmas, di bidang hukum, di bidang pelayanan," kata Listyo.

Menurutnya, Polri tidak perlu ada penempatan di bawah kementerian tertentu karena sudah memiliki posisi yang ideal dan dapat bergerak dengan lebih cepat tanpa birokrasi tambahan.
 
Kalau mau ngerasa dualisme kepemimpinan apa lagi? Polri sudah cukup dekat dgn Presiden, sih. Jadi, mengapa perlu ada kementerian lagi? Makanya kalau diubah caranya aja nggak usah capek. Sama-sama aja, Polri sudah bisa bergerak cepat dan apa lagi yang dibutuhkan?

Kapolri Listyo sih kayaknya punya pikiran yang agak aneh banget. Jangan dipikirin apa-apa sih kalau Polri langsung di bawah Presiden aja, kini sudah ada, jadi nggak perlu berubah, deh!
 
ini mas bro, mungkin bisa dibilang Kapolri Listyo Sigit Prabowo benar2 jujur... kalau mau polri langsung di bawah presiden, itu pasti bisa memaksimalkan kemampuan kita... tapi sih, aku rasa perlu ada penyelesaian yang lebih baik dari "matahari kembar" ini... mungkin bisa dicoba lagi dengan cara lain... tapi aku setuju, posisi polri saat ini sudah sangat ideal...
 
ini nggak bisa jadi nih, kalau polri dipindahkan ke bawah kementrian, pasti akan ada masalah dualisme kepemimpinan, seperti apa ya? kita sudah punya posisi yang ideal di bawah presiden, sehingga dapat bergerak lebih cepat dan tidak terhalang oleh birokrasi tambahan. kalau dipindahkan ke kementerian, pasti akan ada risiko bahwa Polri akan tidak bisa bergerak dengan cepa, seperti apa? kita sudah punya tanggung jawab yang spesifik sebagai lembaga penegak hukum, sehingga tidak perlu ada penempatan di bawah kementrian tertentu. kalau dipindahkan, pasti akan ada risiko bahwa Polri akan kehilangan fokus pada tanggung jawab utamanya. jadi, kalau presiden membutuhkan kami, kami bisa bergerak tanpa harus ada birokrasi tambahan, seperti apa? itu sudah menjadi kelebihan kita saat ini! ๐Ÿ’ฏ
 
polri gak perlu di bawah kemenkum, masing-masing minister bisa jadi ada kompetensi unggulnya, kalau polri di bawah kemenkum, gak akan ada kompetensi yang sebenarnya. tapi apa sih keuntungan dari pindah? ๐Ÿค”
 
aku rasa kalau polri di bawah kementrian itu gak akan membawa hasil yang baik, apa lagi kalau ada risiko dualisme kepemimpinan seperti matahari kembar... itu kayaknya gak baik buat negara, dan biar tidak ada masalah, kita jangan lupa ada korban yang harus dipikirkan juga, misalnya korban kepolisian di daerah tertentu.
 
omong omongan Listyo itu benar-benar luar biasa kan? siapa tau kalo Polri dipindahkan ke bawah kementerian, apa yang bakal terjadi kalau presiden membutuhkan Polri lagi? kayaknya lebih baik jadi seperti sekarang aja, langsung di bawah presiden. kalau ada masalah lagi, kan kita bisa hubungi presiden aja ๐Ÿ˜Š.
 
Gue pikir ide penempatan Polri di bawah kementerian itu nanti gede buang-buang waktu, sih ๐Ÿค”. Kapolri Listyo Sigit Prabowo bilang kalau posisi Polri sekarang sudah paling ideal karena langsung di bawah Presiden RI, dan itu memungkinkan Polri bergerak cepat aja tanpa ada birokrasi tambahan yang bikin justru kacau ๐Ÿšจ. Gue setuju kalau itu benar-benar bagus, sih! Polri bisa langsung membantu masyarakat dan tidak perlu ada penempatan di bawah kementerian tertentu. Itu kayaknya lebih efisien dan cepat aja ๐Ÿ•’๏ธ.
 
Saya setuju bahwa Kapolri Listyo Sigit Prabowo benar-benar mengungkapkan kekhawatiran tentang penempatan Polri di bawah kementerian, tapi mungkin perlu ada perhatian lebih pada hal ini. Penempatan Polri di bawah kementerian bisa menjadi solusi untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara kedua lembaga tersebut. Tapi, saya khawatir bahwa posisi Polri saat ini sudah sangat ideal dan tidak perlu ada penempatan yang baru lagi. Mereka sudah memiliki kemampuan untuk bergerak cepat dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Saya rasa Kapolri harus mempertimbangkan kelebihan positif yang telah dimiliki oleh Polri saat ini, bukan mencari solusi yang baru lagi. ๐Ÿ‘
 
ini aja bikin aku sedih banget ya... kalau mau bikin Polri semakin efektif, tapi ada yang menolak juga kayak gitu ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. apa yang salah kalo ada penempatan di bawah kementerian? kayaknya bisa membantu Polri bergerak lebih cepat dan efisien, jadi masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik ๐Ÿ™. tapi siapa tau ada alasan lain yang aku tidak ketahui... tapi aku rasa kalau Listyo itu salah dalam memilih strategi ini ๐Ÿค”.
 
Kapolri ya udah bikin keputusan nih. Pokoknya, Polri gak perlu ada di bawah kementerian lain. Karena sekarang sudah cukup baik kok. Saja langsung di bawah Presiden, bisa bergerak cepat dan tidak terhalang birokrasi. Itu yang penting deh. Jangan butuh kementrian lagi, karena itu akan bikin risiko dualisme kepemimpinan. Pokoknya, Polri sudah ada posisi yang ideal deh.
 
aku pikir ini masalah besar sekali sih... kalau polri di bawah kemenko, berarti ada pihak lain yang mengendalikan polri? apa artinya? ๐Ÿค” aku rasa ada risiko besar jadi dualisme kepemimpinan... seperti kapolri vs menteri... apa bisa dipercaya? ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ

kalau posisi polri sudah paling ideal di bawah presiden, itu berarti apa? berarti kita harus membiarkan presiden mengendalikan semua hal? aku pikir tidak ada masalah kalau polri tetap di bawah presiden, tapi kalau ada kementerian yang memanggil, itu bukan baik-baik aja... ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
gampang-gampingan Listyo sih, tapi apa salahnya kalau gue bilang bahwa penempatan Polri di bawah kementerian juga bisa menjadi keuntungan? kayaknya masih bisa memberikan fleksibilitas lebih kepada Kapolri dalam mengelola operasional Polri. dan kalau ada risiko dualisme kepemimpinan, mungkin itu karena Listyo sendiri yang terlalu ngobrol banyak ๐Ÿ˜…. tapi secara serius, saya pikir penempatan Polri di bawah kementerian bisa menjadi pilihan yang baik jika dikelola dengan benar.
 
Wow! Maksudnya apa sih kalau Polri dipindahkan ke dalam kementerian? Apakah itu akan membuat Polri kalahin dengan kementerian lain? ๐Ÿค” Polri sudah cukup berpengalaman, apa yang lagi dibutuhkan sih? ๐Ÿ˜‚
 
๐Ÿค” Kapolri Listyo Sigit Prabowo benar-benar pintar banget ya! Makanya dia bilang skema penempatan Polri di bawah kementerian akan menciptakan risiko dualisme kepemimpinan. Bayangkan kalau ada dua matahari kembar yang sama-sama berwenang, itu tidak bisa jadi! ๐ŸŒž

Aku setuju dengan Kapolri, posisi Polri saat ini sudah sangat ideal karena langsung di bawah Presiden RI. Itu memungkinkan Polri untuk bergerak cepat dan tidak terhalang oleh birokrasi tambahan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Saya juga penyangka dengan Kapolri, posisi Polri sudah sangat ideal dalam sistem ketatanegaraan. Tidak perlu ada penempatan di bawah kementerian tertentu karena sudah memiliki posisi yang ideal dan dapat bergerak dengan lebih cepat tanpa birokrasi tambahan. ๐Ÿš”
 
Aku rasa skema ini jadi macet ya.. kalau polri dibawah kemenko harkamtibmas, apa lagi kalau ada konflik? Polri sudah punya posisi yang ideal dan bisa bergerak cepat tanpa birokrasi tambahan. Jangan perlu membuat potensi dualisme kepemimpinan yang bikin kita bingung juga.

Aku pikir Listyo benar-benar tidak perlu penempatan polri di bawah kemenko lain, kalau bisa langsung dibawah presiden saja lebih efisien. Nah, kalau ada yang ingin sambut dan bertemu dengan presiden, mungkin bisa melalui kantor Polri ya?
 
Matahari kembar, apa itu? Mungkin hanya cerita rakyat, tapi bagaimana kalau kita coba lihat dari perspektif Polri sendiri. Jika Kapolri sudah yakin posisinya di bawah Presiden RI adalah yang paling ideal, maka apa yang bisa disamakan dengan "matahari kembar"? Mungkin itu ada orang lain yang bisa memimpin dengan baik, mungkin ada kementerian lain yang bisa membantu Polri dalam melakukan pekerjaannya. Tapi yang penting, apa yang membuat kita berpikir bahwa posisi Polri harus tetap di bawah Presiden RI? Apakah itu hanya karena kebiasaan lama atau karena sebenarnya sudah terbukti bahwa posisi tersebut memberikan hasil yang lebih baik bagi masyarakat? Kita perlu mempertanyakan hal ini dengan jujur, apa kita benar-benar tahu apa yang terbaik untuk Polri dan masyarakat? ๐Ÿค”
 
omg banget ya! Kapolri Listyo itu benar-benar pandai ngurus keamanan kita ๐Ÿ˜Š. Aku setuju dengan dia, Polri harus tetap di bawah presiden, begitu saja. kalau ada kementerian yang memanggilnya, itu apa aja? ๐Ÿค” Polri udah jadi alat negara yang terbaik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, jangan perlu dipaksa lebih banyak lagi. aku rasa Listyo benar-benar pintar dalam ngurus keamanan kita ๐Ÿค“
 
Maksudnye kalau mau dipindahkan ke kementrian, itu akan membuat Polri terlalu banyak tangan, padahal sekarang masih bisa fokus pada pekerjaan utama yang harus dilakukan untuk masyarakat ๐Ÿค”. Kalau dipindahkan, tentu saja ada risiko kita tidak bisa fokus pada utama tugasnya karena harus ngerjain banyak hal lain ๐Ÿ™ƒ. Saya paham dengan Kapolri, Polri sudah sangat ideal di bawah Presiden, jadi tidak perlu dicampur aduk lagi ๐Ÿ˜….
 
Aku pikir Kapolri benar-benar cerdas sekali, nih ๐Ÿ˜Š. Maka dari itu, aku setuju dia tidak ingin Polri terjebak di bawah kementerian tertentu. Aku pikir kalau Polri lebih dekat dengan Presiden RI, itu membuatnya bisa bergerak cepat dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Potensi matahari kembar itu wajar banget, nih! ๐ŸŒž
 
kembali
Top