Kapolri Listyo Sigit Prabowo baru-baru ini mengadakan mutasi sejumlah perwira tinggi dan menengah dalam rangka penyegaran organisasi di lingkungan Korps Bhayangkara. Mutasi itu dituangkan dalam Surat Telegram Nomor ST/99/I/KEP./2026 dan ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 yang diterbitkan pada 15 dan 22 Januari 2026.
Di antara nama perwira menengah yang masuk dalam mutasi adalah Irjan Achmad Kartiko, Wakil Kepala Lemdiklat Polri. Ia kemudian menjadi Kepala Lemdiklat Polri. Sementara itu, posisi Wakil Kepala Lemdiklat Polri diisi oleh Irjen Andi Rian Djajadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel).
Ia kemudian ditugaskan untuk mengisi kekosongan Jabatan Kapolda Sumsel yang ditinggalkan oleh Irjen Andi Rian. Posisi tersebut digantikan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho. Irjen Johnny Eddizon Isir, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat, menjadi Kadiv Humas Polri.
Posisi Kapolda Papua Barat yang ditinggalkan oleh Eddizon kemudian digantikan oleh Brigjen Alfred Papare, Kapolda Papua Tengah. Selanjutnya, Kapolri menugaskan Irwasda Polda Papua Tengah Kombes Jermias Rontini sebagai Kapolda Papua Tengah yang baru.
Di antara perubahan jabatan lainnya adalah rotasi pada posisi Wakapolda. Wakapolda Papua Brigjen Faizal Ramadhani menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri, digantikan oleh Kombes Muhajir. Sementara itu, Kombes Muhajir diisi sebagai Wakapolda Papua Tengah.
Posisi lain yang mengalami rotasi adalah Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Roma Hutajulu, menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri. Roma Hutajulu kemudian digantikan oleh Brigjen Hindarsono sebagai Kakorwas PPNS Bareskrim Polri.
Selanjutnya, Wakapolda Bali Brigjen I Komang Sandi Arsana dirotasi menjadi Karokurlum Lemdiklat Polri. Diketahui bahwa posisinya digantikan oleh Brigjen I Made Astawa yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Densus 88 Antiteror Polri.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa mutasi ini bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan karier personel Polri. Ia berharap dengan proses rotasi tersebut, Pamen dan Pati Polri dapat memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional," kata Trunoyudo, Sabtu (24/1/2026).
Di antara nama perwira menengah yang masuk dalam mutasi adalah Irjan Achmad Kartiko, Wakil Kepala Lemdiklat Polri. Ia kemudian menjadi Kepala Lemdiklat Polri. Sementara itu, posisi Wakil Kepala Lemdiklat Polri diisi oleh Irjen Andi Rian Djajadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel).
Ia kemudian ditugaskan untuk mengisi kekosongan Jabatan Kapolda Sumsel yang ditinggalkan oleh Irjen Andi Rian. Posisi tersebut digantikan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho. Irjen Johnny Eddizon Isir, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat, menjadi Kadiv Humas Polri.
Posisi Kapolda Papua Barat yang ditinggalkan oleh Eddizon kemudian digantikan oleh Brigjen Alfred Papare, Kapolda Papua Tengah. Selanjutnya, Kapolri menugaskan Irwasda Polda Papua Tengah Kombes Jermias Rontini sebagai Kapolda Papua Tengah yang baru.
Di antara perubahan jabatan lainnya adalah rotasi pada posisi Wakapolda. Wakapolda Papua Brigjen Faizal Ramadhani menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri, digantikan oleh Kombes Muhajir. Sementara itu, Kombes Muhajir diisi sebagai Wakapolda Papua Tengah.
Posisi lain yang mengalami rotasi adalah Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Roma Hutajulu, menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri. Roma Hutajulu kemudian digantikan oleh Brigjen Hindarsono sebagai Kakorwas PPNS Bareskrim Polri.
Selanjutnya, Wakapolda Bali Brigjen I Komang Sandi Arsana dirotasi menjadi Karokurlum Lemdiklat Polri. Diketahui bahwa posisinya digantikan oleh Brigjen I Made Astawa yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Densus 88 Antiteror Polri.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa mutasi ini bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan karier personel Polri. Ia berharap dengan proses rotasi tersebut, Pamen dan Pati Polri dapat memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional," kata Trunoyudo, Sabtu (24/1/2026).