Kapolri Mutasi 85 Pati & Pamen, Irjen Sandi Jabat Kapolda Sumsel

Kapolri Listyo Sigit Prabowo baru-baru ini mengadakan mutasi sejumlah perwira tinggi dan menengah dalam rangka penyegaran organisasi di lingkungan Korps Bhayangkara. Mutasi itu dituangkan dalam Surat Telegram Nomor ST/99/I/KEP./2026 dan ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 yang diterbitkan pada 15 dan 22 Januari 2026.

Di antara nama perwira menengah yang masuk dalam mutasi adalah Irjan Achmad Kartiko, Wakil Kepala Lemdiklat Polri. Ia kemudian menjadi Kepala Lemdiklat Polri. Sementara itu, posisi Wakil Kepala Lemdiklat Polri diisi oleh Irjen Andi Rian Djajadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel).

Ia kemudian ditugaskan untuk mengisi kekosongan Jabatan Kapolda Sumsel yang ditinggalkan oleh Irjen Andi Rian. Posisi tersebut digantikan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho. Irjen Johnny Eddizon Isir, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat, menjadi Kadiv Humas Polri.

Posisi Kapolda Papua Barat yang ditinggalkan oleh Eddizon kemudian digantikan oleh Brigjen Alfred Papare, Kapolda Papua Tengah. Selanjutnya, Kapolri menugaskan Irwasda Polda Papua Tengah Kombes Jermias Rontini sebagai Kapolda Papua Tengah yang baru.

Di antara perubahan jabatan lainnya adalah rotasi pada posisi Wakapolda. Wakapolda Papua Brigjen Faizal Ramadhani menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri, digantikan oleh Kombes Muhajir. Sementara itu, Kombes Muhajir diisi sebagai Wakapolda Papua Tengah.

Posisi lain yang mengalami rotasi adalah Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Roma Hutajulu, menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri. Roma Hutajulu kemudian digantikan oleh Brigjen Hindarsono sebagai Kakorwas PPNS Bareskrim Polri.

Selanjutnya, Wakapolda Bali Brigjen I Komang Sandi Arsana dirotasi menjadi Karokurlum Lemdiklat Polri. Diketahui bahwa posisinya digantikan oleh Brigjen I Made Astawa yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Densus 88 Antiteror Polri.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa mutasi ini bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan karier personel Polri. Ia berharap dengan proses rotasi tersebut, Pamen dan Pati Polri dapat memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional," kata Trunoyudo, Sabtu (24/1/2026).
 
Wah kabar gembira banget ya, kapolri Listyo Sigit Prabowo terus maju membuat perubahan pada organisasi Korps Bhayangkara. Semoga mutasi ini bisa memberikan kesempatan lebih banyak bagi para perwira yang terjun ke dalam permainan ini. Irjan Achmad Kartiko yang baru jadi Kepala Lemdiklat Polri pasti akan membawa kontribusi yang positif untuk pengembangan kompetensi di lingkungan lemdiklat.
 
Mereka terus berputar. Mungkin ini salah satu cara untuk memberi kesempatan kepada mereka yang lebih muda dan berpengalaman baru-baru saja. Saya tidak punya opini tentang hal ini, tapi saya hanya bisa melihat saja perubahan-perubahan ini πŸ€”
 
Maksudnya siapa sih yang mau ditarik ke tingkat-tingkat yang lebih rendah? Setelah Iwan Achmad Kartiko menjadi Kepala Lemdiklat Polri, apa yang harus diharapkan? Palingnya dia akan membuat lembaga pelatihan Polri semakin tertutup? Dan kemudian bagaimana caranya mungkin penerusnya akan bisa mendapati keadaan itu?
 
Kepolisian Indonesia selalu mengalami perubahan. Apa artinya kalau ada yang baru-baru ini? Tapi apa yang paling saya ingat dari mutasi ini adalah bahwa Irjan Achmad Kartiko menjadi Kepala Lemdiklat Polri, itu bagus banget! Ia memiliki pengalaman lama dan sudah mengabdi di Lemdiklat sebelumnya. Saya harap dengan posisinya yang baru ia bisa memperbaiki beberapa masalah yang ada di Lemdiklat Polri.
 
ini kabar gembira banget! kalau ada ganti-ganti jabatan di korps bhayangkara itu pasti buat meningkatkan kemampuan dan pengalaman para perwira nih... saya harap bisa melihat Irjan Achmad Kartiko dalam posisinya yang baru, jadi saya rasa ini akan menjadi hal yang positif untuk perubahan di Polri πŸ™Œ
 
heya, kalau nggak salah mutasi perwira di Korps Bhayangkara ini lagi-lagi membuatku penasaran. kenapa harus banyak rotasi di antara perwira menengah dan Wakapolda? aku pikir ini bagian dari rencana Jenderal untuk memperbarui struktur organisasi Polri, tapi nggak ada yang jelas tentang tujuannya. apa dia ingin menghilangkan pengaruh dari Wakapolda di Kalimantan Barat atau Bali? atau mungkin dia ingin menguji kemampuan dari perwira menengah seperti Irjan Achmad Kartiko dan Brigjen Faizal Ramadhani?

aku masih inget ketika Irjen Andi Rian Djajadi menjadi Wakil Kepala Lemdiklat Polri, dia bilang ingin meningkatkan kualitas pelatihan polisi. tapi sekarang dia dirotasi ke Kapolda Sumsel? aku tidak faham bagaimana ini semua terkait dengan rencana Jenderal. salah satu yang paling aneh adalah Brigjen I Komang Sandi Arsana menjadi Karokurlum Lemdiklat Polri, tapi apa itu itu? aku belum pernah mendengar istilah itu sebelumnya.

aku harap kalau ada yang tahu tentang rencana Jenderal, dia bisa memberitahu kita. tapi nggak ada jawaban dari pihak Korps Bhayangkara atau Kapolri. ini seperti permainan kartu yang tidak jelas siapa yang memimpin.
 
Mutasi perwira tinggi di Kapolri lagi-lagi berakhir dengan banyaknya pengangkatan baru. Apakah ini benar-benar untuk meningkatkan stabilitas kamtibmas? Saya curiga ada yang hanya menginjak-injak agar bisa naik karunai. Irjan Achmad Kartiko, dia siapa? Beliau baru saja menjadi Kepala Lemdiklat Polri, tapi sudah jadi Wakil Kepala Lemdiklat Polri? Makasih banget sama perubahan jabatan yang terus menerus πŸ™„
 
Aku pikir ini bagus banget, kalau mutasi itu terjadi secara rutin nanti korps polri bisa menjadi semakin baik. Karena aku juga lihat perubahan yang ada sekarang masih cukup lama, tapi dengan rotasi jabatan ini kalau aku jatuh sakit atau mau pensiun aku tidak khawatir karena aku tahu aku akan digantikan oleh orang yang lebih muda dan punya ide yang bagus.
 
Aku pikir ini baik-baik saja, mutasi jabatan itu normal banget, jadi apa ada yang salah. Semua perwira Polri ini harus bisa bersiap-siap untuk berpindah ke posisi baru, biar organisasi tidak terlalu static aja 🀝. Aku harap semuanya bisa bekerja dengan baik dan tidak ada masalah sama sekali πŸ’―.
 
aku rasa ini terlalu banyak perubahan, nggak ada yang stabil lagi 🀯. kabar baiknya adalah Irjan Achmad Kartiko masuk ke Lemdiklat Polri, tapi kemudian dipekeleuni dengan Irjen Andi Rian Djajadi... apa artinya? dan dimana posisi Wakapolda Papua Tengah sekarang? aku rasa perlu waktu biar bisa mengikuti yang terjadi di dalamnya πŸ•°οΈ.
 
oh iya, kabar baik dari Kapolri ya! πŸ™Œ ada banyak perubahan jabatan di kalangan perwira tinggi dan menengah, tapi saya rasa itu bagus banget! 😊 karena itu akan membantu meningkatkan kemampuan mereka dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta pelayanan kepada masyarakat. dan saya senang melihat ada banyak nama-nama yang baru di posisi penting, misalnya Irjan Achmad Kartiko sebagai Kepala Lemdiklat Polri, itu adalah peluang besar untuk dia meningkatkan kemampuan dan pengalaman di bidang lembaga pendidikan. serta saya rasa rotasi pada posisi Wakapolda juga bagus, karena itu akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kemampuan di bidang operasional. 🀞 semoga semua perubahan ini dapat membantu Polri menjadi lebih baik dan efektif dalam menjaga keamanan dan pelayanan kepada masyarakat! πŸ‘
 
ahem πŸ˜’ ini aja kalimat panjang gini karena harus ngisi posisi yang kosong di korps bhayangkara, kapolri pake rotasi aja sih πŸ”„ kayak di perusahaan atau apa aja? Irjan Achmad Kartiko mulai ke Kepala Lemdiklat Polri, kan itu jadi karier aja πŸ˜‚ dan Irjen Andi Rian Djajadi gini capek di Kapolda Sumsel jadi Wakil Kepala Lemdiklat Polri, sih πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
hehe πŸ€”, ini kabar baik untuk perwira-perwira di Korps Bhayangkara, tapi aku masih punya pertanyaan, siapa yang akan mengantarkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di masa depan? πŸ™

Aku berharap mutasi jabatan ini tidak membuat korupsi semakin meresap ke dalam struktur organisasi Polri 😬. Aku ingat saat masih SMA, aku pernah membaca tentang beberapa kasus korupsi di Polri yang ternyata mengenai beberapa perwira tinggi... itulah yang aku ketakutan πŸ€¦β€β™‚οΈ

Tapi, aku juga senang dengan rotasi jabatan ini, ini bisa memberikan kesempatan bagi perwira-perwira muda untuk meningkatkan karier dan menjadi bagian dari lembaga yang berpengaruh seperti Polri πŸš€. Aku yakin bahwa dengan proses penyegaran dan penguatan struktur organisasi, Polri akan semakin profesional dan efektif dalam menjalankan tugasnya πŸ’ͺ.

Saya harap menteri di dalamnya juga bisa memantau dan mengawasi agar mutasi jabatan ini tidak menjadi hal yang berlebihan 😐. Aku ingin melihat hasil dari segala proses ini, apakah Polri semakin maju atau malah jadi kurang efektif lagi? πŸ€”
 
Mengenai mutasi perwira tinggi di Kapolri, apa yang ada di baliknya sih? Mengapa harus terus-terusan rotasi jabatan? πŸ€” Apakah ini benar-benar untuk penyegaran organisasi atau hanya cara politis dari Listyo Sigit Prabowo ya? πŸ˜’ Kalau benar-benar seperti itu, maka pasti ada data dan sumber yang cukup untuk mendukungnya, bukan? πŸ“š
 
Kalo jang ada perubahan jabatan di Kapolri itu kemungkinan besar akan mempengaruhi keamanan di Indonesia juga nih, karenanya harus diawasi terus aja.
 
Gak jelas sih bagaimana mutasi ini bisa terjadi. Kalau gak ada masalah, apa yang salah dengan perwira-perwira itu? Udah punya pengalaman banyak sekali, kayaknya tidak perlu dibawa-bawa ke posisi baru lagi. Sama-sama aja kalau diutus kan berarti mereka udh siap untuk jadi kapolita.
 
Gue pikir kabar-bara gini itu memang penting, tapi kadang-kadang gue merasa kayaknya terlalu banyak rotasi. Seolah-olah siapa pun udah bisa masuk ke mana saja, lho 🀯. Nah, kalau kita nyari informasi tentang rotasi jabatan di Polri, gue rasa lebih baik jika kita fokus pada apa yang sebenarnya penting, yaitu stabilitas dan pelayanan kepada masyarakat. Kita harus ingat, sebagai polisi, kita harus fokus pada keamanan dan kesejahteraan rakyat, bukan sekedar-sekedar promosi atau pangkat πŸš”πŸ’ͺ.
 
heh, mutasi perwira menengah di Kepolisian itu seru banget 🀣. Irjan Achmad Kartiko jadi Kepala Lemdiklat Polri, tapi gak asing lagi ya kalo lihat namanya sudah lama bekerja di Lemdiklat πŸ™ƒ. Mungkin ini untuk mempersiapkan diri sebelum naik ke posisi yang lebih tinggi, tapi apa aja tujuannya? πŸ€”

Aku rasa gede-gdean juga kalau Kapolri Listyo Sigit Prabowo bisa mengadakan mutasi yang begitu banyak. Apa caranya dia punya waktu untuk memantau semua perubahan itu? πŸ˜… Bisa jadi ada yang salah atau tidak diinginkan, tapi aku rasa ini adalah proses alami dalam organisasi πŸ”„.

Aku setuju dengan Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho bahwa mutasi jabatan harus dilakukan untuk memastikan stabilitas dan pelayanan masyarakat. Tapi, aku juga rasa ada beberapa perubahan yang tidak perlu, seperti rotasi pada posisi Wakapolda yang terlalu banyak πŸ™„.

Aku rasa ini adalah kesempatan bagus bagi perwira-perwira Polri untuk memperbaiki diri dan meningkatkan karirnya. Semoga saja mereka bisa menjadi perwira yang lebih baik dalam menjalankan tugasnya πŸ’ͺ.
 
Gue kira mutasi ini bikin korps Bhayangkara jadi lebih fokus pada penegakan hukum, padahal sebelumnya ada yang terlalu banyak fokus pada lembaga lain. Gue ingat Irjen Andi Rian Djajadi, dia cakap banget dengan strategi operasional, tapi gue rasa dia diangkat karena lebih banyak fokus pada lembaga humas Polri. Gue tidak yakin apakah ini bagus atau tidak, tapi gue harap ini dapat meningkatkan efisiensi penegakan hukum di Indonesia πŸ€”
 
kembali
Top