Kalender Nisfu Syaban 2026 sudah tiba, warga Nahdlatul Ulama (NU) pun mulai berbincang tentang kapan waktu Nisfu Syaban untuk dipakai sebagai referensi mengingatkan umat Islam agar selalu menjaga keutamaan malam tersebut. Dari pengumuman resmi Lembaga Falakiyah PBNU, malam nisfu syaban 2026 akan jatuh pada Senin, 2 Februari, dan dimulai setelah Maghrib saat itu.
Dalam berbagai kalender, Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 15 bulan kedelapan dalam kalender hijriyah yang ditetapkan oleh Muhammadiyah (KHGT) dan sebagian umat Islam. Dengan demikian, penetapan malam nisfu syaban 2026 berlaku untuk rujukan seluruh umat Muslim baik dari perspektif NU maupun KHGT.
Di antara amalan yang dimiliki warga NU saat menjalankan Nisfu Syaban adalah memperbanyak ibadah, berzikir, dan bermuhasabah. Selain itu, mereka mengerjakan shalat sunnah dan membaca Al-Qur'an secara luas.
Dalam riwayat hadits nabi Muhammad SAW bersabda: "Allah melihat hamba-Nya pada malam pertengahan bulan Syaban, maka Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan".
Menurut riwayat hadits Aisyah, Nabi SAW mengisi malam nisfu syaban dengan ibadah-ibadah keagamaan, seperti khusus membaca Al-Quran dan berdoa. Nabi bersabda: "Sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, hingga terbit fajar".
Keutamaan dari amalan nisfu syaban juga dibahas dalam beberapa riwayat hadits yang dimana mengatakan bahwa puasa pada bulan Syaban lebih banyak daripada bulan lain selain Ramadhan. Aisyah meriwayatkan tentang kebiasaannya Rasulullah SAW memperbanyak berpuasa sunnah di bulan Syaban.
Secara umum, amalan nisfu syaban merupakan bagian dari ritual umat Islam yang mencakup istighfar dan taubat, doa dan munajat, membaca Al-Quran, sholat malam (berupa banyak shalat sunnah), menjaga hati dari permusuhan, dan meniatkan puasa sunnah untuk keesokan hari.
Dalam berbagai kalender, Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 15 bulan kedelapan dalam kalender hijriyah yang ditetapkan oleh Muhammadiyah (KHGT) dan sebagian umat Islam. Dengan demikian, penetapan malam nisfu syaban 2026 berlaku untuk rujukan seluruh umat Muslim baik dari perspektif NU maupun KHGT.
Di antara amalan yang dimiliki warga NU saat menjalankan Nisfu Syaban adalah memperbanyak ibadah, berzikir, dan bermuhasabah. Selain itu, mereka mengerjakan shalat sunnah dan membaca Al-Qur'an secara luas.
Dalam riwayat hadits nabi Muhammad SAW bersabda: "Allah melihat hamba-Nya pada malam pertengahan bulan Syaban, maka Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan".
Menurut riwayat hadits Aisyah, Nabi SAW mengisi malam nisfu syaban dengan ibadah-ibadah keagamaan, seperti khusus membaca Al-Quran dan berdoa. Nabi bersabda: "Sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, hingga terbit fajar".
Keutamaan dari amalan nisfu syaban juga dibahas dalam beberapa riwayat hadits yang dimana mengatakan bahwa puasa pada bulan Syaban lebih banyak daripada bulan lain selain Ramadhan. Aisyah meriwayatkan tentang kebiasaannya Rasulullah SAW memperbanyak berpuasa sunnah di bulan Syaban.
Secara umum, amalan nisfu syaban merupakan bagian dari ritual umat Islam yang mencakup istighfar dan taubat, doa dan munajat, membaca Al-Quran, sholat malam (berupa banyak shalat sunnah), menjaga hati dari permusuhan, dan meniatkan puasa sunnah untuk keesokan hari.