Kaops Damai Cartenz: KKB Tembaki Sopir Truk di Yahukimo

Penggunaan senjata api yang berlebihan di jalanan Yahukimo, Papua Pegunungan, akhirnya menimpa seorang sopir truk bernama Jany Trio Mayaut. Menurut Brigjen Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, peristiwa itu terjadi pada Jumat lalu saat Jany tengah mengemudikan truk boks dari arah Logpon menuju Kota Dekai.

Menurut laporan yang diterimakan oleh Faizal, sekitar pukul 15.00 WIT terdengar lima kali letusan senjata dari arah kanan jalan, salah satu peluru mengenai lengan kanan atas korban. Jany tetap menginjak pedal gas dan melaju menuju Dekai demi menyelamatkan diri.

"Kami sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa korban. Aparat bergerak cepat untuk memastikan korban mendapatkan pertolongan medis dan situasi di lokasi tetap terkendali," ujar Faizal dalam keterangan tertulis Minggu lalu.

Namun, masih dugaan bahwa aksi tersebut diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Faizal menjelaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap respons operasi. Aparat bergerak cepat untuk memburu pelaku dan menjamin masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman.

"Kami akan terus melakukan pendekatan keamanan dengan perlindungan terhadap masyarakat sipil di wilayah rawan," ujarnya.
 
Senjata api di jalanan lagi-lagi 🤯! Siapa tahu apa yang menyebabkan aksi itu 😕? Pasti bukan karena orang-orang tidak peduli dengan keselamatan warga, tapi perlu diatasi juga 😊. Aparat bergerak cepat, tapi masih dugaan ada KKB yang terlibat 😳. Masyarakat punya hak untuk hidup dengan aman dan nyaman 🏠💕. Harusnya kita semua bisa menjadi mata penangkap kejahatan dan memberikan informasi yang akurat 📰👀. Jangan biarkan aksi seperti ini memicu ketakutan dan keributan 😬, tapi jadilah titik tolak ukur untuk keselamatan masyarakat 🚨💪.
 
ini nggak enak banget kalau senjata api dipukul di jalan, apa lagi kalau korbannya manusia biasa aja seperti Jany Trio Mayaut... siapa yang bilang kalau kita bisa aman saja hanya karena ada penjaga aman? mungkin kita harus coba bikin sistem keamanan yang lebih adat dan tidak terlalu depend on teknologi, tapi lebih pada kepedulian dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah...
 
Sudah ngiler banget gini, senjata api di jalanan! Aku pikir kalau ya wajib pemerintah punya program untuk mengurangi kekerasan seperti ini. Mungkin bisa dengan meningkatkan kesadaran masyarakat atau memberikan bantuan ekonomi kepada kelompok-kelompok yang terkena dampak. Atau mungkin ada cara lain yang aku tidak ketahui. Aku rasa harus ada solusi yang lebih baik dari senjata api di jalanan, kan?
 
Makasih diberi kabar tentang korban Jany Trio Mayaut, rasanya sangat sedih banget. Aku rasa penyebabnya bisa jadi karena pola keamanan yang kurang baik di area Yahukimo, terutama saat truk mengemudi lewat jalanan yang tidak terlalu ramai. Aku pikir pasti perlu ada rencana untuk meningkatkan kesadaran dan keselamatan bagi pengguna jalan, serta perlu dipertimbangkan juga untuk memperbaiki infrastruktur jalan di area tersebut agar tidak sering dialami oleh masyarakat.
 
😕 senjata api di jalanan lagi-lagi menimpa korban... itulah yang bikin aku pusing... tapi aku juga berharap para polisi bisa ngatur aja kelompok kriminal yang memanggilin, ya? 🤔 kalau gak ada yang bisa ngelajui, pasti aksi itu akan terjadi lagi... dan korban lainnya... 😓.
 
Eh, siapa tahu apa yang sebenarnya terjadi di Yahukimo, tapi itu sudah jelas korban ya! Tapi, gini aja, kenapa senjata api harus digunakan berlebihan di tempat-tempat umum? Masyarakat sudah cukup takut dengan keamanan di Indonesia banget. Saya pikir pemerintah harus lebih berhati-hati dalam menangani situasi seperti ini, ya!
 
Pagi ini aku baca kabar tentang sopir truk yang tewas karena senjata api di jalan Yahukimo, makanya aku pikir lagi kapan kita harusnya berubah untuk membuat jalan-jalan kita lebih aman? Banyak korban karena terlalu banyak orang yang menggunakan senjata dan benda lainnya di jalan. Kalau gini saja terjadi padamu, kamu bakal mati atau cedera parah.

Aku pikir juga kalau kita harus mulai dari perubahan kebiasaan masing-masing orang. Jangan takut berbicara tentang sesuatu yang tidak nyaman, tapi aku rasa banyak orang Indonesia yang takut mengungkapkan opini mereka karena takut dipengaruhi oleh orang lain.

Dan kita juga perlu menantang agar pemerintah dan aparat dapat lebih proaktif dalam menangani kasus seperti ini. Kita harus membuat perubahan jadi prioritas utama, bukan hanya memberi penuntun kepada korban.
 
kembali
Top