Pemerintah Kalimantan Tengah kembali berupaya memperkuat langkah strategis dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di wilayah Bumi Tambun Bungai. Gubernur Agustiar Sabran melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk membahas isu-isu terkait pengelolaan tata ruang, kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, serta dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional.
Menurut Agustiar, kondisi faktual tata ruang Kalimantan Tengah menuntut pendekatan khusus dalam pengelolaan anggaran dan pembangunan infrastruktur. Sekitar 81 persen wilayah di Provinsi Kalteng adalah kawasan hutan, sedangkan sisanya adalah zona penyangga yang sangat vital bagi perlindungan kawasan hutan utama.
Dalam upaya mendukung infrastruktur di zona tersebut, Agustiar mengusulkan fleksibilitas dan optimalisasi penggunaan anggaran pusat. Ia juga mencontohkan normalisasi sungai sebagai langkah penting dalam menjaga kualitas dan kuantitas air. Ketersediaan air yang memadai akan mencegah banjir di musim penghujan dan menjaga kebasahan lahan gambut saat kemarau.
Selain itu, Agustiar menegaskan bahwa Kalimantan Tengah siap menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk memastikan keberlanjutan ekosistem. Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menyambut baik inisiatif Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan menekankan dukungan penuh kementerianannya terhadap usulan strategis penggunaan DBH-DR untuk infrastruktur penunjang lingkungan.
Menurut Agustiar, kondisi faktual tata ruang Kalimantan Tengah menuntut pendekatan khusus dalam pengelolaan anggaran dan pembangunan infrastruktur. Sekitar 81 persen wilayah di Provinsi Kalteng adalah kawasan hutan, sedangkan sisanya adalah zona penyangga yang sangat vital bagi perlindungan kawasan hutan utama.
Dalam upaya mendukung infrastruktur di zona tersebut, Agustiar mengusulkan fleksibilitas dan optimalisasi penggunaan anggaran pusat. Ia juga mencontohkan normalisasi sungai sebagai langkah penting dalam menjaga kualitas dan kuantitas air. Ketersediaan air yang memadai akan mencegah banjir di musim penghujan dan menjaga kebasahan lahan gambut saat kemarau.
Selain itu, Agustiar menegaskan bahwa Kalimantan Tengah siap menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk memastikan keberlanjutan ekosistem. Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menyambut baik inisiatif Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan menekankan dukungan penuh kementerianannya terhadap usulan strategis penggunaan DBH-DR untuk infrastruktur penunjang lingkungan.