Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Aviliani, mengatakan agar pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bisa masuk ke rantai pasok perekonomian. Aviliani menilai bahwa para pelaku UKM merupakan kelompok yang menghadapi kondisi ekonomi yang relatif sulit meski selalu dikatakan sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
"Rendahnya permintaan (demand) nyatanya belum mampu menyeimbangkan aspek penawaran (supply), yang didorong pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sehingga, hal itu pun menyebabkan banyaknya kredit macet pelaku UKM di perbankan," kata Aviliani.
Dalam upaya meningkatkan pendapatan para pelaku UKM, Aviliani mengajak sektor swasta untuk membangun close look dengan menggandeng UKM. Hal ini agar para pelaku UKM bisa menjadi bagian dari supply chain dan meningkatkan pendapatan mereka.
"Sehingga yang perlu dipikirkan oleh sektor swasta adalah bagaimana kita membangun close look, dengan menggandeng UKM untuk menjadi bagian dari supply chain," kata Aviliani.
Aviliani juga menilai bahwa manufaktur merupakan salah satu sektor potensial untuk melibatkan UKM. Dia mendorong agar sektor swasta dapat menggerakkan UKM melalui sektor manufaktur.
"Di sini peran Kadin, bagaimana bisa menjadi bagian dari supply chain. Kita mulai dengan pangan, karena pangan ini yang paling mudah, di mana pemerintah ingin kemandirian pangan," ujarnya.
"Rendahnya permintaan (demand) nyatanya belum mampu menyeimbangkan aspek penawaran (supply), yang didorong pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sehingga, hal itu pun menyebabkan banyaknya kredit macet pelaku UKM di perbankan," kata Aviliani.
Dalam upaya meningkatkan pendapatan para pelaku UKM, Aviliani mengajak sektor swasta untuk membangun close look dengan menggandeng UKM. Hal ini agar para pelaku UKM bisa menjadi bagian dari supply chain dan meningkatkan pendapatan mereka.
"Sehingga yang perlu dipikirkan oleh sektor swasta adalah bagaimana kita membangun close look, dengan menggandeng UKM untuk menjadi bagian dari supply chain," kata Aviliani.
Aviliani juga menilai bahwa manufaktur merupakan salah satu sektor potensial untuk melibatkan UKM. Dia mendorong agar sektor swasta dapat menggerakkan UKM melalui sektor manufaktur.
"Di sini peran Kadin, bagaimana bisa menjadi bagian dari supply chain. Kita mulai dengan pangan, karena pangan ini yang paling mudah, di mana pemerintah ingin kemandirian pangan," ujarnya.