Kadin Targetkan Pelaku UKM Masuk Rantai Pasok Sektor Pangan dan Manufaktur

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Aviliani, mengatakan agar pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bisa masuk ke rantai pasok perekonomian. Aviliani menilai bahwa para pelaku UKM merupakan kelompok yang menghadapi kondisi ekonomi yang relatif sulit meski selalu dikatakan sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

"Rendahnya permintaan (demand) nyatanya belum mampu menyeimbangkan aspek penawaran (supply), yang didorong pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sehingga, hal itu pun menyebabkan banyaknya kredit macet pelaku UKM di perbankan," kata Aviliani.

Dalam upaya meningkatkan pendapatan para pelaku UKM, Aviliani mengajak sektor swasta untuk membangun close look dengan menggandeng UKM. Hal ini agar para pelaku UKM bisa menjadi bagian dari supply chain dan meningkatkan pendapatan mereka.

"Sehingga yang perlu dipikirkan oleh sektor swasta adalah bagaimana kita membangun close look, dengan menggandeng UKM untuk menjadi bagian dari supply chain," kata Aviliani.

Aviliani juga menilai bahwa manufaktur merupakan salah satu sektor potensial untuk melibatkan UKM. Dia mendorong agar sektor swasta dapat menggerakkan UKM melalui sektor manufaktur.

"Di sini peran Kadin, bagaimana bisa menjadi bagian dari supply chain. Kita mulai dengan pangan, karena pangan ini yang paling mudah, di mana pemerintah ingin kemandirian pangan," ujarnya.
 
Gue rasa mau banget kalau ngebase arus kasus UKM sambil juga nggabungin dengar para pengusaha swasta. Sekarang ini, gue lihat banyak masalah yang dialami oleh para pelaku UKM, mulai dari kredit macet hingga sulitnya mencari partnernya di rantai pasokan ๐Ÿค”. Gue rasa kalau kita ingin meningkatkan pendapatan para pelaku UKM, sektor swasta harus mau nggabungin dengar mereka dengan lebih serius.

Gue penasaran juga sih mengapa pemerintah tidak lebih serius lagi dalam membantu para pelaku UKM. Kita semua kenal kalau pangan itu yang paling mudah diatur, tapi apakah pemerintah benar-benar mau melakukannya? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
gak percaya aja kalau ukm-ukm kecil bisa masuk ke rantai pasokan, kayaknya harusnya sudah banyak banget kan? tapi benar-benar nggak ada yang mau berbagi genggaman di industri ini, sih. dan kenapa pemerintah lagi membuat program KUR, kalau tujuannya buat aida UKM di perbankan, tapi apa aja hasilnya? kayaknya masih banyak macet aja.
 
Maksudnya apa sih kalau kita gandeng UKM dengan swasta? Apa salahnya kan kalau kita kolaborasi? Tapi sepertinya masih banyak tantangan yang harus diatasi dulu, kayaknya memang perlu waktu dan usaha untuk membuat hal ini bisa berjalan. Mungkin kita perlu lebih teliti lagi bagaimana cara kerja dari collaboration ini? ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
Gak percaya apa yang terjadi di Indonesia kayaknya. Kalau nggak ada kerangka untuk UKM, mereka aja nggak bisa bertahan. Kita butuh strategi yang lebih baik dari ini, bikin kerangka dan sistem yang solid biar bisa menyeimbangkan permintaan dan penawaran. Membangun close look dengan UKM itu nggak main, tapi kita harus bikin jaminan bahwa mereka bisa bertahan dan tidak kalah oleh para pemain lain di pasar.
 
Kalau mau, gue rasa biar kita bantuin UKM di bidang manufaktur. Mereka nggak perlu semua modal utama, apa-apa pun itu bisa dipake sektor swasta bantuin. Kita jangan lupa, UKM itu tulang punggung nasional, kan?
 
๐Ÿ˜Š๐Ÿค” Lihatnya gampang banget nih, kalau kita mau aja kasih dana kepada para pelaku UKM dan mereka bisa masuk ke rantai pasok ya? tapi apa sih yang salah dengan program KUR itu? ๐Ÿค‘๐Ÿ‘€ Mungkin karena pemerintah nggak terlalu fokus pada hal ini. Dan kalau sektor swasta mau ngajak UKM, mungkin ada yang nggak puas duitnya nih? ๐Ÿ˜… tapi sepertinya Aviliani benar-benar ingin membantu para pelaku UKM ya... mungkin kita bisa cari solusi together aja. ๐Ÿ’ก
 
Gue rasa pemerintah harus memberikan lebih banyak kebijakan yang mendukung para pelaku UKM nih, mereka sangat penting buat ekonomi kita. Seperti dia katakan, karena kurangnya permintaan, aspek penawaran tidak bisa seimbang, dan ini menyebabkan kredit macet di perbankan. Gue rasa sektor swasta harus menjadi lebih proaktif, seperti menggandeng UKM untuk membangun close look di supply chain. Ini akan membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UKM. Dan juga, pemerintah harus mendukung sektor manufaktur agar lebih banyak melibatkan UKM nih. Karena ini akan membuat kita semakin mandiri dan tidak tergantung pada impor. ๐Ÿค‘๐Ÿ’ผ
 
aku pikir Aviliani benar-benar salah faham tentang kurangnya permintaan di kalangan UKM. aku pikir apa yang perlu dilakukan adalah meningkatkan akses ke pasar dan memperbarui strategi pemasaran agar bisa menarik lebih banyak pelanggan! kalau kita bisa menghubungkan UKM dengan platform online seperti Tokopedia atau Shopee, pasti akan semakin mudah untuk mereka untuk masuk ke rantai pasok.
 
Duh, kalau mau ngerasa penting, gak perlu jadi ukm, bikin sesuatu yang bermanfaat dulu, ya? Kadin harus ngajak swasta untuk nggabungin diri dengar ukm, kalau gak ada kerja sama, gak bisa naikin pendapatan. Manufaktur di sini dia katakan potensial, tapi kalau mau ngerjain, perlu kerja sama yang serius. Maka dari itu, para pengusaha swasta harus coba nggabungin diri dengar ukm, supaya bisa naikin pendapatan dan membantu perekonomian nasional. ๐Ÿ˜Š
 
๐Ÿค” Saya pikir Aviliani benar-benar menggambarkan kondisi nyata para pelaku UKM di Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ†“. Kredit macet memang menjadi masalah besar bagi mereka. ๐Ÿ˜• Dan saya setuju bahwa sektor swasta perlu mulai berinvestasi lebih pada UKM, terutama melalui program manufaktur ๐Ÿ› ๏ธ. Bayangkan kalau kita bisa melihat lebih dalam bisnis pangan, itu bisa membantu kita meningkatkan kemandirian pangan dan memulihkan daya saing Indonesia ๐ŸŒŽ. Saya juga percaya bahwa kerja sama antara Kadin dan sektor swasta dapat membawa perubahan yang signifikan pada pendapatan para pelaku UKM ๐Ÿ’ผ.
 
aku pikir kalau pemerintah dan industri swasta harus bekerja sama lebih baik lagi buat UKM. sekarang mereka udah ada program kur untuk membantu, tapi masih banyak yang belum bisa mendapatkan kredit. aku rasa ada cara lain yang perlu dicoba, seperti membuat sistem yang lebih mudah dan cepat untuk pengajuan kredit, atau bahkan membuat komunitas online untuk UKM agar bisa berbagi pengalaman dan saran.

saya juga percaya kalau manufaktur adalah salah satu sektor yang paling potensial untuk melibatkan UKM. tapi kita perlu memastikan bahwa tidak hanya menyerap modal, tapi juga memberikan akses ke teknologi dan pengetahuan yang tepat agar bisa meningkatkan kualitas produk mereka.

dan aku pikir kalau Kadin harus lebihaktif dalam mengkoordinasikan hubungan antara UKM dengan sektor swasta. kita perlu membuat jaringan yang lebih kuat dan stabil agar bisa membantu UKM meningkatkan pendapatan mereka dan menjadi bagian dari rantai pasok yang lebih maju ๐Ÿ“ˆ
 
rasanya kita liat lagi bagaimana ukm-ukm itu banyak mengalami kesulitan dalam memasuki rantai pasokan ya... tapi gampangnya apa sih? kita harus ingat bahwa ada satu keajaiban yang bisa membuat semuanya berjalan dengan lancar yaitu kerjasama antara pemerintah dan swasta... kalau kita lihat hal ini, rasanya kita tidak akan menemukan masalah yang terus muncul ya... tapi mungkin sebenarnya ada satu hal lagi yang menjadi rintangan utamanya... apakah itu kita semua?
 
Wahhhhh ๐Ÿ˜Š aku pikir itu ide yang bikin UKM lebih bergerak dan bisa masuk ke rantai pasoknya ๐Ÿค‘! Kamu tahu kayakanya kalau aku pernah kuning-kuningan dengan bahan-bahan kuliner, tapi nanti ternyata keren banget sama klien ๐Ÿ’ฏ. Aviliani benar banget kalau program KUR tidak bikin banyak keuntungan bagi UKM ๐Ÿค”. Aku rasa jadi harus ada kerja sama antara swasta dan UKM untuk bisa membangun close look ๐Ÿš€! Dan aku setuju dengin kata bahwa manufaktur salah satu sektor yang bisa membuat UKM lebih seru ๐Ÿ˜„!
 
Gue pikir kalau kerja sama antara sektor swasta dan UKM itu bisa bikin banyak perubahan besar. Misalnya gue lihat ada beberapa kecil ngebut di desa, gue tahu kalau mereka udah memiliki ide dan produksi yang kaya, tapi karena kurang modal, mereka tidak bisa terus berlanjut. Jadi, jika kita bisa menghubungkan mereka dengan sektor swasta, maka mungkin mereka bisa mendapatkan pendapatan yang lebih stabil.
 
pikiran saya sih kalau pemerintah gak usah bikin kurangnya kredit bagi ukm apa lagi jika sudah ada program kur... kalau gak ada kur, bagaimana caranya masyarakat bisa mendapatkan kredit untuk bisnis mereka? ๐Ÿค”

tapi gak cuma itu, saya rasa kita perlu memikirkan bagaimana cara agar ukm bisa menjadi lebih berdaya saing di pasar. karena kalau gak, makanan yang diproduksi oleh para petani dan nelayan akan lebih murah dari hasil produksi pabrik... ๐Ÿ˜”
 
Gue pikir kalau pemerintah harus lebih berani untuk bantu pelaku UKM, tapi juga sektor swasta harus mau bekerja sama dengannya, seperti yang dikatakan oleh Aviliani. Kalau gak ada kerja sama, apalagi ukm masih banyak yang menghadapi kesulitan ekonomi, itu akan sangat buruk. Mereka bisa jadi kelompok tulang punggung nasional yang terus dihina.
 
aku pikir kalau kita mau UKM masuk ke rantai pasok perekonomian, harus ada jaminan dari pemerintah tentang keamanan dan kestabilan itu sendiri ๐Ÿค”. Kalau tidak ada jaminan yang cukup, para pelaku UKM pasti akan ragu-ragu untuk masuk ke rantai pasok. aku juga pikir manufaktur adalah salah satu sektor yang bisa membantu UKM meningkatkan pendapatan mereka, tapi kita harus fokus pada hal ini agar tidak hanya menjadi 'eksklusif' bagi perusahaan besar, ya? ๐Ÿค—
 
gak berapa lama lagi semuanya akan ada perubahan ini, tapi apa yang ditawarkan oleh pemerintah masih belum cukup efektif ๐Ÿค”. aku pikir pihak swasta harus lebih giat dalam mencari kebuntuan di dunia bisnis sampingan, bukan hanya fokus pada pasar utama. dan wajib ada rasa tanggung jawab juga dari perusahaan besar agar mereka tidak melewatkan peluang ini ๐Ÿค‘.
 
Aku pikir kalau pemerintah harus lebih banyak nantu ke industri manufaktur buat masukin UKM, terutama kalau pangan itu udah mulai banyak dijadikan supply chain. Kalau mau nggak, aku rasa semua strategi kurang efektif. Mungkin kalau industri swasta bisa kerjasama dengan UKM di manufaktur, maka itu akan lebih menabak.
 
kembali
Top