Juventus Tampil Dominan, Khephren Thuram dan Weston McKennie Menjebak Benfica
Di pertandingan Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Allianz, Juventus menunjukkan performa yang konsisten sejak menit awal. Meskipun sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu, Juventus berhasil mencetak dua gol yang pecah ke gawang Benfica.
Khephren Thuram adalah pemain Juventus yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tembakan kaki kanan akurat dari tengah kotak penalti yang bersarang di pojok kiri bawah gawang Anatoliy Trubin. Ini adalah momen yang berubah sejarah bagi Juventus dan menambahkan tanda tangan baru dalam skor 1-0 untuk tim asuhan Luciano Spalletti.
Tidak lama kemudian, Juventus menggandakan keunggulan ini dengan skor 2-0. Berawal dari assist Jonathan David, Weston McKennie melepaskan tembakan mendatar yang kembali gagal diantisipasi oleh kiper Benfica. Skor ini membuat publik Turin bergemuruh dan meningkatkan kesan bahwa Juventus menangani pertandingan dengan sangat baik.
Namun, skor 2-0 untuk Juventus tidak menjadi hal yang stabil. Di menit ke-81, Benfica memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui titik putih. Vangelis Pavlidis berhasil mencetak penalti untuk tim tamu, namun eksekusinya gagal membuahkan hasil. Ini memberikan kesempatan berharga bagi Juventus untuk menjaga keunggulan mereka.
Dengan kemenangan ini, Juventus berhasil menambahkan satu poin lebih kepada koleksi 12 poin mereka dalam klasemen Liga Champions. Sebaliknya, Benfica semakin terpuruk di papan bawah dengan skor nol dan hanya memiliki peluang tipis untuk lolos ke babak sistem gugur.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Juventus memiliki kemampuan besar untuk menghadapi musuh top. Dengan performa yang konsisten, tim asuhan Luciano Spalletti mempertahankan posisi mereka di klasemen Liga Champions dan menambahkan harapan bagi para penggemar Juventus untuk melanjutkan permainan mereka dengan sangat baik di pertandingan berikutnya.
Di pertandingan Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Allianz, Juventus menunjukkan performa yang konsisten sejak menit awal. Meskipun sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu, Juventus berhasil mencetak dua gol yang pecah ke gawang Benfica.
Khephren Thuram adalah pemain Juventus yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tembakan kaki kanan akurat dari tengah kotak penalti yang bersarang di pojok kiri bawah gawang Anatoliy Trubin. Ini adalah momen yang berubah sejarah bagi Juventus dan menambahkan tanda tangan baru dalam skor 1-0 untuk tim asuhan Luciano Spalletti.
Tidak lama kemudian, Juventus menggandakan keunggulan ini dengan skor 2-0. Berawal dari assist Jonathan David, Weston McKennie melepaskan tembakan mendatar yang kembali gagal diantisipasi oleh kiper Benfica. Skor ini membuat publik Turin bergemuruh dan meningkatkan kesan bahwa Juventus menangani pertandingan dengan sangat baik.
Namun, skor 2-0 untuk Juventus tidak menjadi hal yang stabil. Di menit ke-81, Benfica memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui titik putih. Vangelis Pavlidis berhasil mencetak penalti untuk tim tamu, namun eksekusinya gagal membuahkan hasil. Ini memberikan kesempatan berharga bagi Juventus untuk menjaga keunggulan mereka.
Dengan kemenangan ini, Juventus berhasil menambahkan satu poin lebih kepada koleksi 12 poin mereka dalam klasemen Liga Champions. Sebaliknya, Benfica semakin terpuruk di papan bawah dengan skor nol dan hanya memiliki peluang tipis untuk lolos ke babak sistem gugur.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Juventus memiliki kemampuan besar untuk menghadapi musuh top. Dengan performa yang konsisten, tim asuhan Luciano Spalletti mempertahankan posisi mereka di klasemen Liga Champions dan menambahkan harapan bagi para penggemar Juventus untuk melanjutkan permainan mereka dengan sangat baik di pertandingan berikutnya.