Jurist Tan Dikabarkan Pindah Kewarganegaraan, Begini Respons Kejagung

Jurist Tan, mantan staf khusus Mendikbudristek Nadiem Makarim, menurut Widyaprada, ahli utama di Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen, memiliki kewenangan lebih dalam bekerja. Sutanto tersebut juga mengaku sering berkomunikasi dengan Jurist Tan sehubungan dengan substansi pekerjaan.

Saat dikonfrontasikan oleh jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung, Sutanto mengakui bahwa Jurist Tan memiliki kewenangan luas dalam bekerja. "Saya pikir teman-teman di kementerian semuanya tahu karena memang Mas Menteri sendiri pernah menyampaikan bahwa Bu Jurist itu diberikan kewenangan lebih, dari sisi penganggaran, SDM, regulasi," katanya.

Jurist Tan juga memiliki kekuasaan yang luas dalam mengatur pekerjaan di Kemenbud. Menurut Sutanto, staf-staf di Kemenbud "takut" dengan Jurist Tan karena kewenangan yang dimilikinya. "Saudara mengatakan 'Jurist Tan sangat dominan mengatur di Kemenbud'. Bahkan, staf-staf di Kemenbud takut karena Nadiem Anwar Makarim selalu mengatakan, ‘Apa yang dikatakan staf khusus Jurist Tan sama dengan yang saya katakan’," tuturnya.

Jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung juga meminta Sutanto untuk menambahkan, "Iya betul. Jadi, Mas Menteri beberapa kali menyampaikan itu, 'Apa yang disampaikan Jurist itu sama dengan yang saya omongkan', seperti itu."
 
Gue pikir kalau ini masalah tentang siapa yang tahu apa di dalam kemenbud, tapi sebenarnya yang penting adalah hasil pekerjaan dan bagaimana bisa mengoptimalkan kekuasaan yang ada nih, bukan siapa yang tahu siapa.
 
Aku pikir ini juga keren sekali aja, tapi aku khawatir sih. Jika Jurist Tan memang punya kewenangan luas di Kemenbud, itu berarti ada kesan perebutan kekuasaan di dalam kementerian. Aku tidak ingin terjadi situasi dimana seseorang dijamin akan menang karena dipercaya oleh Menteri. Tapi aku juga paham bahwa Jurist Tan bisa membantu Menteri dalam membuat keputusan yang lebih baik, apalagi jika dia punya pengetahuan yang luas tentang pendidikan. Tapi, harus ada batasan dan transparansi, ya... 🤔
 
Gue pikir kayaknya bujurin dari kantor di Kemenbud ini memang dimiliki oleh jurist tan. siapa tahu nanti gue juga bisa jadi staf khusus kayaknya. mending kan sambil nyaman aja di tempat kerjanya, bukannya berulang-ulang di kantornya. tolong tujuan utama nggak salah, kalau nggak sapa yang beda sih.
 
🤔 Aku pikir sih kalau ini salah strategi, kan? Menteri harus jujur dan transparan, bukan mencampur aduk. Jika Menteri benar-benar percaya pada Jurist Tan, maka tidak perlu ada kerumunan seperti ini. 🙄 Sutanto yang bilang banyak tentang kewenangan Jurist Tan sebenarnya mau memberikan bukti, kan? 🤷‍♂️
 
Makarim kayaknya udah punya tim penasehat sendiri 😂 Kalo Menteri sendiri bilang "apa yang dikatakan staf khusus, sama aja dengan apa yang saya katakan", siapa lagi yang bisa berantai? 😅
 
Makasih bro, kalau buka-buka ke kewenangan Jurist Tan di Kemenbud, kayaknya kita harus nyesel juga. Mending jadi transparan sih, nggak perlu takut-takuan jaksa penuntut umum. Apa yang dimaksud 'kekuasaan luas' itu, bro? Kalau seperti itu, kira-kira bagaimana kalau ada oposisi di dalamnya?
 
masaknyah, aku penasaran apa yang dibicarakan di dalamnya... sepertinya ada masalah di dalam kementerian ya, tapi aku tidak paham apa yang terjadi secara spesifik. tapi yang penting adalah jurist tan memiliki otoritas yang luas di dalam kemenbud. aku rasa itu sesuatu yang perlu dipantau dan aku harap kebenaran akan keluar dari semua itu... 🤞🏻💯
 
Kita benar-benar harus lihat dari mana-mana kekuasaan itu. Apa sih kalau semua orang di Kemenbud malah menutup mulut dan hanya berikutan apa yang diutarai Menteri? Ini bukan tentang demokrasi, tapi lebih kepada 'kekuasaan yang tak terbatas'. Bayangkan jika Jurist Tan bisa mengatur segalanya tanpa ada pengawasan dari siapa pun. Kita harus bertanya, apakah itu benar-benar untuk kebaikan umum atau hanya untuk memenuhi kepentingan pribadi? 🤔💡
 
Pagi-paginya ibu, nggak percaya dengerin kabar ini ya! Makarim sendiri bilang kejurisannya punya kuasa yang luas di Kemenbud. Kalau emang benar, apa artinya? Ngomong-ngomong kalau dia itu bisa bikin staf-staf kemenbud takut-takuan. Tapi nggak masuk akal sih, karena kita tahu makarim ini selalu bilang 'aku tidak peduli dengan pekerjaan Jurist Tan' dan semua yang dialaminya. Padahal, kalau benar-benarnya ada kuasa yang luas itu, jelas dia gak akan bilang demikian. Jadi, nggak bisa dipercaya sih kabar ini 🤔
 
kembali
Top