Aku pikir itu gampang aja, kalo ada sederhana biaya tiket, pasti banyak orang yang mau menonton film lokal. Tapi, aku juga sadar kalau pasar film di Indonesia agak monopoli, sih. Jadi, aku rasa itu baik-baik saja, karena kalo bukan film lokal, mungkin bikin film asing masuk ke pasar dan mengalahi film kita. Kalau aku bayangkan, aku suka nonton film-film Indonesia, tapi aku juga suka nonton film-film luar negeri. Aku rasa itu bisa, kalo ada sederhana biaya tiket, misalnya Rp 10.000 untuk film lokal dan Rp 20.000 untuk film asing. Dengan harga seperti itu, aku pikir banyak orang yang mau menonton film-film lokal, tapi juga tidak takut nonton film asing.