Dusun Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, menjadi salah satu daerah yang berjuang dengan bencana longsor. Selama ini, kejadian ini masih melanda kehidupan masyarakat setempat. Menurut informasi terbaru, masih ada 65 orang yang dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.
Sejak longsor terjadi, tim SAR (SAR) dan organisasi-organisasi lainnya telah melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Tim gabungan ini dipimpin oleh Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, di mana mencakup tim dari Basarnas, TNI/POLRI, Kementrian PU, BNPB, Kementrian Kesehatan, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Relawan dan Komunitas SAR.
Hingga saat ini, sudah terdampak 25 kantung jenazah dan lebih dari 65 orang masih dalam pencarian. Namun, proses identifikasi korban masih berlangsung.
Dalam penggunaan metode manual, alkon, hingga penggunaan alat berat, tim gabungan ini melaksanakan pencarian terhadap Sektor A dan Sektor B yang berada di wilayah Desa Pasirlangu. Pencarian hari ini dipimpin oleh Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yudhi Bramantyo.
Hingga saat ini, sudah dievakuasi sekitar 25 kantung jenazah. Namun masih banyak hal yang belum jelas terkait identitas korban yang hilang, sehingga tim DVI sedang melakukan identifikasi terhadap kantung jenazah tersebut.
Tentu saja pihak pemerintah juga berupaya untuk memaksimalkan pencarian korban yang masih hilang disertai dengan pendampingan bagi keluarga korban serta warga yang terdampak dan harus direlokasi.
Sejak longsor terjadi, tim SAR (SAR) dan organisasi-organisasi lainnya telah melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Tim gabungan ini dipimpin oleh Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, di mana mencakup tim dari Basarnas, TNI/POLRI, Kementrian PU, BNPB, Kementrian Kesehatan, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Relawan dan Komunitas SAR.
Hingga saat ini, sudah terdampak 25 kantung jenazah dan lebih dari 65 orang masih dalam pencarian. Namun, proses identifikasi korban masih berlangsung.
Dalam penggunaan metode manual, alkon, hingga penggunaan alat berat, tim gabungan ini melaksanakan pencarian terhadap Sektor A dan Sektor B yang berada di wilayah Desa Pasirlangu. Pencarian hari ini dipimpin oleh Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yudhi Bramantyo.
Hingga saat ini, sudah dievakuasi sekitar 25 kantung jenazah. Namun masih banyak hal yang belum jelas terkait identitas korban yang hilang, sehingga tim DVI sedang melakukan identifikasi terhadap kantung jenazah tersebut.
Tentu saja pihak pemerintah juga berupaya untuk memaksimalkan pencarian korban yang masih hilang disertai dengan pendampingan bagi keluarga korban serta warga yang terdampak dan harus direlokasi.