Presiden Jokowi meminta partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menjaga solidaritas dan persatuan di tengah-tengah semakin banyaknya kader baru yang bergabung. Dia berharap PSI bisa menjadi party yang lebih inklusif, sehingga banyak orang dari berbagai lini dapat bergabung.
Dalam pidato di Rakernas PSI di Makassar, Jokowi menyatakan bahwa PSI sudah semakin terbuka dan akan semakin banyak lagi kader yang bergabung. Eks Wali Kota Solo itu mengatakan, kader baru ini berasal dari berbagai lini, mulai dari tokoh nasional, provinsi, kabupaten/kota, dan lebih banyak lagi.
Dalam hal ini, Ayah dari Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, menyatakan bahwa semakin banyak kader yang bergabung akan membuat partai menjadi lebih beragam. Jokowi sendiri menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesolidan di dalam partai, karena perbedaan selera, keinginan, kepentingan, dan perbedaan lainnya akan semakin banyak.
Dengan demikian, dia meminta kader PSI untuk berhati-hati dalam menghadapi perbedaan-perbedaan ini.
Dalam pidato di Rakernas PSI di Makassar, Jokowi menyatakan bahwa PSI sudah semakin terbuka dan akan semakin banyak lagi kader yang bergabung. Eks Wali Kota Solo itu mengatakan, kader baru ini berasal dari berbagai lini, mulai dari tokoh nasional, provinsi, kabupaten/kota, dan lebih banyak lagi.
Dalam hal ini, Ayah dari Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, menyatakan bahwa semakin banyak kader yang bergabung akan membuat partai menjadi lebih beragam. Jokowi sendiri menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesolidan di dalam partai, karena perbedaan selera, keinginan, kepentingan, dan perbedaan lainnya akan semakin banyak.
Dengan demikian, dia meminta kader PSI untuk berhati-hati dalam menghadapi perbedaan-perbedaan ini.